Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2023-06-19 11:26:21  •  252 klik

PENANAMAN TEBU (Saccarum officinarum L.) DI PT. PG CANDI BARU
disusun oleh ABDURRAHMAN `ULUWIY

Subyek: TEBU
Kata Kunci: TEBU

[ Anotasi Abstrak ]

Perkebunan di Indonesia memiliki komoditas unggulan yang menjadi sektor penting dalam meningkatkan perekonomian daerah dan nasional. Karet, kelapa sawit, tebu, teh dan tembakau adalah komoditas perkebunan yang memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan negara (BPS, 2021). Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) yang termasuk kedalam jenis rerumputan dan merupakan famili Graminae serta dikenal sebagai penghasil gula (Kementerian Pertanian, 2015). Gula sebagai salah satu kebutuhan pokok merupakan sumber kalori yang relatif murah. Gula yang dihasilkan oleh tebu merupakan salah satu komoditas strategis dalam perekonomian Indonesia. Industri gula berbasis tebu secara umum di Indonesia sangat bergantung pada pasokan bahan baku tebu yang sebagian besar masih mengandalkan tebu rakyat (Kementerian Pertanian, 2015). Saat ini kebutuhan gula di Indonesia terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia. Gula termasuk salah satu dari sembilan bahan pangan utama yang dianggap penting, karena itu pemerintah berkewajiban menyediakan gula dalam jumlah yang cukup dengan harga terjangkau (Khusrizal, 2020). Pemerintah melakukan upaya-upaya untuk memenuhi kebutuhan gula, diantaranya dengan mendirikan pabrik gula (PG) serta memfasilitasi pihak swasta untuk melakukan kegiatan serupa. Akibat dari upaya tersebut Indonesia dikenal sebagai salah satu negara produsen gula, dan gula dijadikan sebagai bahan pangan strategis. Namun produksi gula nasional semakin menurun, saat kebutuhan gula mengalami meningkatan. Sejalan dengan data BPS (2021) mengenai produksi gula pada tahun 2016 hingga 2020 yang cenderung menurun. Produksi gula mengalami penurunan karena terjadi penurunan luas areal. Pada tahun 2020 produksi gula sebesar 2,12 juta ton menurun sebesar 55,32 ribu ton (4,65%) dibandingkan tahun 2019. Selama lima tahun terakhir peningkatan hanya terjadi pada tahun 2019, produksi gula sebesar 2,23 juta ton meningkat sebesar 55,33 ribu ton (2,55 persen) dibandingkan tahun 2018 (BPS, 2021). Produksi gula terbesar tahun 2020 berada di 5 provinsi yaitu Provinsi Jawa Timur, Lampung, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan (BPS, 2021). Pada tahun 2020 produksi gula terbesar berasal dari Provinsi Jawa Timur yaitu sebesar 1,00 juta ton atau 47,24 persen dari total produksi gula Indonesia(BPS, 2021). PT. PG Candi Baru Sidoarjo merupakan salah satu pabrik gula terbesar dan tertua yang berlokasi di Jawa timur. Pabrik gula yang tergabung kedalam BUMN RNI ini terletak di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur. Proses pembuatan gula di PT PG Candi baru dilakukan semaksimal dan seefisien mungkin agar dapat memproduksi gula dalam jumlah yang diinginkan. Salah satu proses dalam pembuatan gula yaitu pengadaan bahan baku berupa tebu. Tebu yang baik akan menghasilkan rendemen yang banyak dan dapat menghasilkan gula kristal putih yang banyak pula. Salah satu aspek yang mempengaruhi hasil rendemen tebu yaitu proses penanaman tebu.

Kontributor: Mohammad Syafii S.P., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-05-23
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100083
No Koleksi: 200311100083


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27397-200311100083-Abdurrahman Uluwiy_083_Laporan PKL.pdf - 5901 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar