Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2023-06-23 10:12:44  •  135 klik

PEMANENAN OKRA HIJAU (Abelmoschus esculentus L.) DI PT. MITRATANI DUA TUJUH, JEMBER, JAWA TIMUR
disusun oleh PUTRI SABARITA BR GIAWA

Subyek: OKRA
Kata Kunci: OKRA

[ Anotasi Abstrak ]

Tanaman okra hijau atau Abelmoschus esculentus L. adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang sudah banyak ditanam dan dipanen diberbagai wilayah termasuk negara Indonesia, okra termasuk tanaman sayuran komersial milik keluarga Malvaceae yang juga termasuk dalam keluarga dari beberapa tanaman seperti tanaman jarak, kakao dan kapas. Malvaceae Okra mempunyai bagian vegetatif seperti akar, batang dan daun. Akar okra termasuk kedalam jenis akar tunggang yang kuat dan dapat tumbuh sangat panjang, batang okra berbentuk tegak, bercabang dan dapat tumbuh mencapai ketinggian 2-3 meter dan daun okra berbentuk jari-jari dengan ujung meruncing dan tepi bergigi. Tanaman okra (Abelmoschus esculentus L.) termasuk ke dalam golongan tanaman berbunga, hal ini dapat dilihat dari bunga yang berkembang dan menghasilkan biji tertutup (Sorapong B, 2013). Tanaman okra dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang berhawa panas dengan curah hujan yang cukup berkisar 500-800 mm per tahun, dengan pola hujan yang teratur dan terdistribusi fengan baik. Meskipun tanaman okra dapat tumbuh di daerah yang panas dan lembap, tanaman ini juga dapat tumbuh di daerah yang relatif dingin dengan curah hujan yang sesuai. Tanaman okra dapat bertahan pada suhu udara antara 10-35 derajat Celsius, dengan suhu optimal sekitar 25-30 derajat Celsius. Namun, jika suhu udara terlalu rendah atau terlalu tinggi, pertumbuhan tanaman okra dapat terhambat dan produksi buahnya dapat menurun. Pertumbuhan tanaman okra (Abelmoschus esculentus L.) saat ini sudah cukup tersebar luas di seluruh dunia dan hampir dapat tumbuh di seluruh bagian dunia yang memiliki cukup air dan suhu yang cukup hangat. Okra (Abelmoschus esculentus L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh manusia karena okra mengandung potensi yang baik untuk kesehatan tubuh. Hal ini karena okra mengandung berbagai macam mineral, seperti kalium, magnesium, tembaga, seng, fosfor dan kalsium. Juga mengandung berbagai jenis vitamin, mulai dari vitamin A, B, C, hingga vitamin K selain itu okra juga bagus dikonsumsi bagi penderita diabetes sehingga bisa merunkan kadar gula dalam darah, okra juga dapat berguna dalam menstabilkan kadar gula darah (Kumar et al.2013). Pada dasarnya teknik dan waktu pemanenan tanaman okra juga berpengaruh untuk menentukan kualitas dan nilai jual okra. Nilai jual okra yang berbeda didasarkan pada kesegaran, kelembutan, warna, bentuk, pembusukan, bekas luka, memar, luka, serangga, kotoran dan lainnya, maka dari itu pada saat melakukan pemanenan harus lah dilakukan dengan hati-hati, proses panen juga harus diselesaikan pada waktu terdingin hari itu, yang biasanya di pagi hari, dan hasil okra yang sudah di panen harus tetap dinaungi di lapangan. Dalam proses panen hingga pascapanen produk harus ditangani dengan lembut, jika pada saat melakukan pemanenen kita hati-hati maka akan berdampak besar bagi perusahaan yakni akan terjadi Efisiensi pemasaran dan pengembalian dari produksi okra dipertimbangkan. Dalam budidaya okra proses serta teknik pemanenen sangat penting agar kita mengetahui buah okra yang siap untuk dipanen seperti apa kriterianya, buah okra dipanen ketika masih muda dan belum terlalu keras, karena pada saat itu bijinya masih lunak dan tekstur daging buahnya masih empuk. (Aplug et al. 2019)

Kontributor: Dr. Ir. Gita Pawana, M Si
Tanggal tercipta: 2023-05-30
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100027
No Koleksi: 200311100027


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27454-200311100027-Laporan PKL_Putri Sabarita Br Giawa.pdf - 8976 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar