Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2023-06-23 14:18:29  •  434 klik

TEKNIK PERAWATAN PADA TANAMAN ANGGREK CATTLEYA (Cattleya sp.) DI DD ORCHID NURSERY DESA DADAREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU
disusun oleh SITI NURKORIAH

Subyek: ANGGREK
Kata Kunci: ANGGREK

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia mempunyai keanekaragaman hayati yang banyak. Salah satunya adalah tanaman anggrek. Tanaman anggrek memiliki beragam jenis nya dan sudah hampir tersebar luas secara merata di seluruh pulau di Indonesia. Tanaman anggrek merupakan komoditas yang bernilai ekonomi tinggi dan mempunyai peluang untuk dibudidayakan. Tanaman anggrek mempunyai keunikan yang bisa dilihat dari warna bunga, jenis bunga, bentuk bunga, warna daun, jumlah daun, bentuk daun, besar tanaman dan besar batangnya. Anggrek tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman kebun akan tetapi dapat juga digunakan untuk upacara keagamaan, upacara selamat, hiasan, dekorasi ruangan dan lain sebagainya. Pertumbuhan pada tanaman anggrek termasuk lambat sehingga memerlukan perawatan yang cukup intensif. Perawatan anggrek meliputi penyiraman, pemupukan dan pemberantasan hama penyakit. Perawatan yang intensif dapat menggunakan pemupukan dan penggunaan media tanam yang sesuai selain itu penyiraman harus benar karena dengan cara yang keliru dapat mengakibatkan anggrek rusak atau mati. Penyiraman pada tanaman anggrek dapat ditentukan dengan melihat kondisi cuaca pada saat itu. Pada musim hujan penyiraman jarang dilakukan sedangkan pada musim kemarau penyiraman sering dilakukan. Cara penyiraman yang baik yaitu dengan melalui penyemprot yang memiliki nozel karena dapat mempermudah pengaturan butiran air, sehingga tidak menghanyutkan media tumbuh, merusak batang dan bunga (Rohman, 2019). Perkembangan dan pertumbuhan tanaman anggrek dapat dipacu dengan proses pemupukan yang mengandung unsur hara makro dan mikro. Pemupukan dapat melalui akar dan daun. Penyerapan hara melalui pemupukan pada daun lebih efektif dibandingkan melalui akar karena biasanya pengaplikasian pupuk dilakukan dalam bentuk larutan sehingga dapat diserap oleh organ-organ tanaman yang terekspos saat pemupukan itu dilakukan seperti daun,batang dan akar (Ayuningtyas et al, 2020) Tanaman anggrek juga dapat terserang hama dan penyakit, sehingga perlunya pengendalian. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara mekanis, perbaikan sanitasi, kultur jaringan. Jika dari ketiga cara tersebut kurang berhasil maka dapat dilakukan pengendalian dengan cara kimiawi yaitu dengan menggunakan pestisida yang aman bagi tanaman.

Kontributor: Dr. Catur Wasonowati, S.P., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-05-02
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100084
No Koleksi: 200311100084


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27466-200311100084-Siti Nurkoriah_200311100084_Laporan PKL .pdf - 1001 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar