Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-06-23 15:42:30 • 967 klik
BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA JUMBO (Annona squamosa L.) DI UD. SABILA FARM YOGYAKARTA
disusun oleh ZULIA DWI RAHMAWATI
| Subyek: | SRIKAYA |
| Kata Kunci: | SRIKAYA |
[ Anotasi Abstrak ]
Salah satu jenis tanaman buah tropis di Indonesia adalah srikaya. Srikaya adalah tanaman yang masuk pada famili Annonaceae yang berasal dari daerah tropis yakni Amerika Tengah dan Amerika Selatan (Maidayana, et al 2019). Di Indonesia sendiri srikaya termasuk buah lokal yang memiliki sebaran daerah yang luas tetapi belum ada data pasti mengenai daerah penyebarannya. Di ketahui di pulau Jawa telah tumbuh tanaman srikaya di daerah Jakarta dan sekitarnya, Tangerang, Sukabumi, Cirebon, jalur Subang-Indramyu, Surakarta, Yogyakarta dan Kudus (Setiono, et al 2013). Srikaya memiliki potensi sebagai komoditas hortikultura unggulan karena memiliki kandungan gizi yang tinggi dan hampir semua bagian dari tanaman ini memiliki manfaat (Kementan, 2012; Setiono, et al 2013). Srikaya memiliki kandungan antioksidan yang tinggi seperti vitamin C yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Kalium dan magnesium yang terkandung dalam buah juga mencegah penyakit jantung (Setiono, et al 2013). Tetapi masyarakat Indonesia belum terbiasa menikmati manisnya daging buah srikaya karena buah ini sulit dikonsumsi. Srikaya lokal memiliki ukuran buah yang relative kecil dan mengandung banyak biji yang sulit dipisahkan dari daging buahnya. Sekarang masalah ini telah teratasi dengan adanya srikaya jumbo. Srikaya jumbo yang berkembang di Indonesia merupakan hasil introduksi dari Thailand pada tahun 2000. Pada waktu diintroduksi buah ini belum memiliki nama. Karena ukuran buah yang besar maka disebut srikaya jumbo. Keunggulan buah ini adalah ukuran buahnya besar dengan bobot mencapai 800g/buah, daging buah tebal lembut dan tidak berserat, jumlah biji sedikit dan memiliki rasa yang lebih manis daripada srikaya lokal (Tim Mitra Agro Sejati, 2017). Srikaya jumbo termasuk tanaman genjah yang mulai berbuah pada usia 2 tahun, sangat produktif dan bisa berbuah 2-3 kali/tahun dengan jumlah buah 40 butir/pohon dan sangat adaptif yang artinya bisa tumbuh pada daerah dataran rendah maupun tinggi. Daging buah memiliki tekstur lembut dan tidak berpasir seperti buah srikaya lokal, beraroma harum dan memiliki biji relative sedikit. Kelebihan buah srikaya jumbo ini menjadikan tanaman srikaya jumbo layak untuk dijadikan tanaman kebun maupun tanaman koleksi (Tim Mitra Agro Sejati, 2017). Metode perbanyakan menggunakan penyambungan yakni dengan menyatukan pucuk (scion) yang berfungsi sebagai calon batang atas dengan calon batang bawah (rootstock), nantinya diperoleh tanaman baru yang memiliki sifat sama seperti induknya (Yuliyanto et al., 2015). Tanaman ini dikembangkan dengan cara okulasi, sambung susu atau sambung pucuk. Untuk okulasi, sambung susu, dan sambung pucuk digunakan batang bawah (seedling) dari buah mulwo. Batang dari tanaman srikaya lokal juga bisa digunakan. Namun dengan menggunakan mulwo dapat mempercepat pertumbuhan srikaya jumbo (Maisarah, 2019). Proses budidaya srikaya jumbo meliputi pemilihat bibit, pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Proses penanaman dimulai dengan pengolahan tanah dengan membuat gundukan. Tanaman srikaya membutuhkan perawatan yang intensif untuk menghasilkan buah yang bagus dengan memperhatikan unsur-unsur hara dan syarat tumbuh yang dibutuhkan oleh tanaman srikaya jumbo (Anam et al., 2017). Tanaman srikaya biasanya masih dibudidayakan pada usaha tani dengan skala kecil pada usaha pekarangan dan tidak menerapkan teknologi maju. Pengelolaan yang dilakukan juga bersifat sederhana sehingga belum mampu memenuhi target pasar. Maka perlu diterapkan sistem usaha tani dengan skala besar dan diterapkan teknologi modern dalam produksi, pasca panen dan pemasaran. Teknologi produksi yang dilakukan dengan menerapkan bagaimana cara mempercepat tanaman berbuah dan bagaimana cara meningkatkan kualitas buahnya (Maisarah, 2019).
| Kontributor | : Ir. Suhartono., M.P. |
| Tanggal tercipta | : 2023-05-30 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200311100080 |
| No Koleksi | : 200311100080 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27470-200311100080-Zulia Dwi Rahmawati_200311100080_Laporan PKL.pdf - 6780 KB
Dokumen sejenis...- PENGARUH KONSENTRASI PENYEMPROTAN GIBERELIN TERHADAP KUALITAS BUAH SRIKAYA(Annona squamosa L.)
- PENGARUH KONSENTRASI IBA (Indole Butyric Acid) TERHADAP KEBERHASILAN PERTAUTAN SAMBUNG SAMPING (Side Grafting)TANAMAN SRIKAYA (Annona squamosa L.)
- BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA JUMBO (Annona squamosa L.) DI UD. SABILA FARM
- BUDIDAYA SRIKAYA JUMBO (Annona squamosa L.) DI UD. SABILA FARM, SLEMAN, YOGYAKARTA
Dokumen yang bertautan...- PENGARUH KONSENTRASI PENYEMPROTAN GIBERELIN TERHADAP KUALITAS BUAH SRIKAYA(Annona squamosa L.)
- PENGARUH KONSENTRASI IBA (Indole Butyric Acid) TERHADAP KEBERHASILAN PERTAUTAN SAMBUNG SAMPING (Side Grafting)TANAMAN SRIKAYA (Annona squamosa L.)
- BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA JUMBO (Annona squamosa L.) DI UD. SABILA FARM
- BUDIDAYA TANAMAN SRIKAYA JUMBO (Annona squamosa L.) DI UD. SABILA FARM YOGYAKARTA
- BUDIDAYA SRIKAYA JUMBO (Annona squamosa L.) DI UD. SABILA FARM, SLEMAN, YOGYAKARTA
Kembali ke Daftar 