Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-06-25 16:12:33 • 258 klik
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PENGERINGAN TEMBAKAU DI KOPERASI KARYAWAN REDRYING BOJONEGORO (KAREB)
disusun oleh NURUL KHOSIDATUL FITRIA
| Subyek: | KOPERASI |
| Kata Kunci: | KOPERASI |
[ Anotasi Abstrak ]
Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro (KAREB) merupakan suatu perusahaan jasa pengeringan tembakau krosok dan rajangan. Tembakau merupakan tanaman hasil bumi dan daun tembakau yang nantinya diproses menjadi sebuah produk. Tanaman tembakau terutama adalah Nicotiana tabacum dan Nicotiana rustica, meskipun beberapa anggota Nicotiana lainnya juga dipakai dalam tingkat sangat terbatas dan tembakau merupakan produk hasil pertanian dan termasuk tanaman semusim serta bukan termasuk dalam komoditas tamaman pangan melainkan termasuk dalam komoditas perkebunan. Produk yang dihasilkan nantinya ini dikonsumsi bukan untuk dimakan langsung akan tetapi dikonsumsi sebagai bahan baku rokok dan cerutu serta dapat dikunyah yang biasanya untuk menemani waktu luang atau (Sabri, 2022). Tembakau (Nicotiana spp.L.) adalah salah satu komuditas dari perkebunan yang memiliki peran yang cukup penting dalam pembangunan pada sub sektor perkebunan. Berbagai macam persoalan yang telah dialami oleh para petani tembakau Indonesia, tidak dapat menyebabkan penurunan kontribusi tembakau terhadap perekonomian Indonesia. Semua itu disebabkan karena adanya kenaikan jumlah permintaan tembakau dari luar negeri terus menerus mengalami peningkatan. Kondisi ini tercermin pada tingkat kenaikan eksport tembakau Indonesia (Fuziyah et al., 2010). Koperasi KAREB sendiri yang bergerak pada bidang jasa pengeringan tembakau yang diproses untuk dikeringankan menerima beberapa jenis tembakau. Tembakau yang biasa dan banyak dikeringan yaitu jenis tembakau krosok, tembakau rajangan, tembakau virginia, dan tembakau kasturi. Implementasi Teknologi Informasi disuatu organisasi atau perusahaan yaitu untuk meningkatkan efektivitas proses, efisiensi waktu dan keunggulan bersaing disuatu perusahaan. Pada zaman seperti sekarang ini teknologi sangat berperan penting pada kehidupan manusia. Suatu perusahaan tentunya sangat menginginkan efisiensi dan efektivitas dalam semua kegiatanya. Semua itu tentunya diharapkan agar perusahaan selalu daat bersaing serta selalu unggul dari perusahaan pesaing lainnya. Oleh karena itu pengukuran produktifitas sangatlah penting untuk mengetahui apakah semua teknologi, pertauran, kebijakan dan proses produksi yang telah ditetapkan sudah dinilai dapat mendukung kemajuan dan keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan (Alfi et al., 2022). Menurut Ardiansyah (2017) Produktivitas adalah hubungan antara masukan (input) dan keluaran (output) suatu sistem produksi, jika dalam proses produksi menghasilkan lebih banyak output dengan input yang sama maka disebut memiliki peningkatan produktivitas, begitupun juga walaupun hanya dapat menghasilkan output yang sama akan tetapi input yang dibutuhkan lebih rendah dapat juga dikatakan sebagai peningkatan produktivitas. Perkembangan industri saat ini sangat berkembang pesat yang berdampak pada daya saing yang semakin meningkat dan kompetitif. Tingkat persaingan ini membuat perusahaan mengevaluasi proses bisnisnya agar tetap bisa bersaing dengan kompetitor. Dengan adanya monitoring pencapaian produktivitas dapat mengevaluasi agar kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan sudah sesuai dengan rencana dan target yang diinginkan. Salah satu indikator keberhasilan sebuah perusahaan untuk memberdayakan sumber daya yang dimiliki agar menghasilkan produk yang sesuai dengan yang sudah ditargetkan adalah dengan adanya prduktivitas. Produktivitas akan selalu berhubungan dengan efisiensi produksi yang berupa rasio antar produk yang nantinya dihasilkan dengan sumberdaya yang digunakan pada proses produksi. Rasio ini akan menunjukkan tingkat produktivitas suatu perusahaan dan dapat digunakan untuk bahan evaluasi manajemen terhadap proses operasional yang telah berjalan dalam menciptakan kegiatan perusahaan yang lebih efektif dan efisien. Maka dari itu dalam laporan PKL kali ini dengan menghitung dan mengukur produktivitas tenaga kerja ini guna mengetahui seberapa produktif pada tenaga kerja dalam bagian produksi pengeringan tembakau. Setelah mengetahui produktivitas tengga kerja perusahaan dapat mengetahui seberapa efisien dan efektif pada proses produksi dan tugas para pekerja yang telah dijalankan selama ini (Ramayanti et al., 2020). Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro ini beroperasi setiap hari senin hingga sabtu dengan waktu kerja yaitu 15 jam perhari setiap hari senin hingga kamis untuk hari jum’at dan sabtu sendiri selama 13 jam. Selama proses produksi pengeringan tembakau menggunakan 2 shif. Tembakau kering yang dihasilkan atau tembakau yang diproses setiap harinya adalah sekitar paling kecil 12kg hingga 60kg perhari. Untuk hasil produksi setiap bulannya sekitar 800-1.000 kg atau bahkan bisa lebih jika permintaan pengeringan tembakau sedang melonjak atau saat sedang musim tembakau. Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro merupakan suatu perusahaan jasa pengeringan tembakau krosok dan rajangan yang dimana banyak perusahan yang sudah mempercayainya dalam pengeringan tembakau perusahaanya. Banyak perusahaan yang telah menggunakan jasa koperasai KAREB mulai dari perusahaan dari lokal bojonegoro sendiri maupun dari luar kota atau luar jawa. Maka dari itu permintaan jasa Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro yang cukup tinggi ini membuat menarik untuk diteliti pada permasalahan produktivitasnya.
| Kontributor | : Dr. Ir. Raden Faridz, M.P |
| Tanggal tercipta | : 2023-06-16 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200331100028 |
| No Koleksi | : 200331100028 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27479-200331100028-Nurul Khosidatul Fitria_200331100028_Laporan PKL.pdf - 1139 KB
Dokumen sejenis...- Organisasi koperasi : pokok-pokok pikiran mengenai organisasi koperasi dan kebijakan pengembangannya di negara-negara berkembang
- Model Prediksi Status Kredit Nasabah Koperasi Simpan Pinjam “Mitra Usaha” Syariah
- PERUMUSAN STRATEGI BISNIS DI KOPERASI BMT MANDIRI SEJAHTERA JAWA TIMUR
- Strategi Pengembangan Koperasi Jasa Keuangan Syariah BMT-UGT Sidogiri Cabang Sidodadi Surabaya
- SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KOPERASI SIMPAN PINJAM (Studi Kasus KUD-SUKA Kalianget Timur)
Dokumen yang bertautan...- Organisasi koperasi : pokok-pokok pikiran mengenai organisasi koperasi dan kebijakan pengembangannya di negara-negara berkembang
- Model Prediksi Status Kredit Nasabah Koperasi Simpan Pinjam “Mitra Usaha” Syariah
- PERUMUSAN STRATEGI BISNIS DI KOPERASI BMT MANDIRI SEJAHTERA JAWA TIMUR
- Strategi Pengembangan Koperasi Jasa Keuangan Syariah BMT-UGT Sidogiri Cabang Sidodadi Surabaya
- SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KOPERASI SIMPAN PINJAM (Studi Kasus KUD-SUKA Kalianget Timur)
Kembali ke Daftar 