Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2023-06-25 16:15:19  •  760 klik

TEKNIK PENGOLAHAN BENIH PADI (Oryza sativa L.) DI UPT PENGEMBANGAN BENIH PADI DAN PALAWIJA
disusun oleh ISTIZADATUL MAIMUNAH

Subyek: BENIH PADI
Kata Kunci: BENIH PADI

[ Anotasi Abstrak ]

UPT Balai Pengembangan benih padi dan palawija merupakan institusi yang mempunyai kompetensi di bidang pangan dan palawija. UPT Pengembangan Benih Padi dan Palawija merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah naungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur yang bertugas melaksanakan sebagian tugas Dinas di bidang pengelolaan, penangkaran, pemasaran, pendistribusian, pengembangan benih padi dan palawija, ketatausahaan dan pelayanan masyarakat. Salah satu komoditas unggulan di UPT Pengembangan Benih Padi dan Palawija ialah padi. Benih padi yang unggul akan terus dicari oleh petani karena selain untuk mendapatkan kualitas yang tinggi, juga komoditas padi salah satu komoditas yang mayoritas dibudidayakan di Indonesia. Padi (Oryza sativa) merupakan komoditas tanaman pangan penghasil beras yang memegang peranan penting dalam kehidupan dunia, karena beras dijadikan sebagai makanan pokok bagi penduduk dunia terutama di Benua Asia hingga saat ini khususnya Indonesia. Tanaman padi merupakan salah satu tanaman budidaya yang sangat penting bagi umat manusia karena lebih dari setengah penduduk dunia tergantung pada tanaman ini sebagai sumber bahan pangan khususnya petani di Indonesia, yang mayotitas berbagai wilayah membudidayakan padi. Saat ini, terdapat beberapa masalah dalam proses budidaya tanaman padi seperti alih fungsi lahan, perubahan musim dan lain sebagainya sehingga produksi padi semakin menurun dan menjadikan pemerintah harus menimpor beras dalam pemenuhan bahan pangan. Penyediaan benih unggul merupakan salah satu factor yang dapat menentukan keberhasilan dalam pengembangan pangan masa depan, sehingga dengan adanya varietas yang unggul ini dapat menjadi penunjang untuk meningkatkan produktivitas padi kembali. Dalam teknik budidaya produksi padi untuk dijadikan benih dengan produksi padi untuk dijadikan konsumsi sedikit berbeda dalam beberapa hal, perbedaannya terkait untuk produksi benih memiliki tuntutan pengendalian mutu benih yang tinggi. Pada proses produksi benih perlu diupayakan agar kemunduran genetis tidak terjadi dan benih yang dihasilkan memiliki kemurnian yang tinggi, sehingga membutuhkan perawatan yang intensif salah satunya dalam pengolahan benih. Pengolahan benih padi tersebut meliputi dari proses panen, pasca panen hingga penyimpanan. Syarat panen dalam produksi benih padi pada dasarnya sama dengan syarat panen padi umumnya, seperti keserempakan pematangan gabah dengan ciri-ciri malai sudah menguning, butiran benih telah keras, kadar air sekitar 18-25% dan lain sebagainya (Abadi et al., 2022). Yang sedikit berbeda ialah dalam proses pasca panennya, pakecing hingga penyimpanan benih padi karena menerapkan pengendalian mutu untuk mencegah terjadinya kontaminasi benih dari luar dan melindungi viabilitas benih.

Kontributor: Dr. Ir. Siti Fatimah, M.Si.
Tanggal tercipta: 2023-05-30
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100046
No Koleksi: 200311100046


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27480-200311100046-Istizadatul Maimunah_200311100046_Laporan PKL.pdf - 13714 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar