Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Minggu , 08 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-06-26 07:22:37  •  221 klik

KAJIAN PERBANDINGAN ANALISIS PASANG SURUT MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN R DAN ADMIRALTY DI PANTAI MARINA ANCOL
disusun oleh KIRANA RIZKI RAMADHAN

Subyek: Air Laut
Kata Kunci: Air Laut

[ Anotasi Abstrak ]

Kemajuan bidang teknologi yang sangat pesat tentunya diikuti dengan pengaruh yang signifikan terhadap bidang teknologi, khususnya di bidang ilmu geodesi pada kegiatan survei hidrografi yaitu peninjauan mengenai pengukuran dan pemetaan pasang surut air laut salah satunya (Denafiar et al., 2017). Dalam kegiatan perancangan manajemen kekayaan laut serta berkontribusi dalam aktivitas masyarakat daerah pesisir sangat memerlukan informasi perihal hidrografi oseanografi. Pada beberapa parameter oseanografi, Pasang surut menjadi salah satu parameter yang sangat berpengaruh. Pasang surut merupakan fenomena naik turunnya permukaan laut yang disebabkan oleh aktivitas benda langit seperti matahari dan bulan. Informasi mengenai pasang surut sangat penting dalam perencanaan, pembangunan dan pengembangan wilayah pesisir (Syahputra dan Nugraha, 2016). Salah satu proses pengolahan data yang dapat digunakan untuk mengolah data pasang surut ialah menggunakan bahasa pemrograman R (Kelley et al., 2022). R adalah bahasa atau kaidah pemrograman komputer yang mengizinkan pengguna bahasa pemrogram untuk melakukan memprogram algoritme dan memanfaatkan perangkat yang telah pengguna lain kembangkan melalui R. R adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi dan lingkungan untuk analisis data dan grafik (Winarto, 2013). R dapat digunakan secara interaktif, sehingga hasil dari kalkulasi dapat langsung ditampilkan. Apabila kalkulasi yang dilakukan rumit, instruksi R dapat ditulis dahulu dalam editor teks dan setelahnya memanggil instruksi dengan menggunakan fungsi source (Yudistira, 2013). Pada prosedur pengukuran pasut dapat menghasilkan komponen harmonik yang kontinu, dimana komponen tersebut sangat dimanfaatkan dalam memprediksi pasut. Metode pengolahan data pasang surut dalam memprediksi yang umum atau kebanyakan digunakan yaitu metode Admiralty, karena metode ini digunakan untuk mengkalkulasi komponen harmonik pasut dari pengamatan elevasi air (Pasaribu et al., 2022). TelukkJakartaamerupakanndaerah atau areasstrategis nasional, oleh sebab itu banyak aktivitas pabrik atau industri, domestik dan lainnya yang dapat mencemari sehingga perairan tercemar dan kotor. Perairan dengan keadaan sudah tercemar, tapi disamping itu Teluk Jakarta ialah area yang diplomatis secara nasional, kedapatan banyak aktivitas pabrik atau industri, rumah tangga dan lain-lain yang berdampak mencemari dan mengotori perairan tersebut (Puspitasari, 2014). Teluk Jakarta juga berperan besar dalam bidang perekonomian DKI Jakarta. Hal ini telahhdimanfaatkan oleh beberapa sektor seperti pabrik, pertambangan, transportasi, bisnis, kependudukan, perikananndan ekopariwisata (Puspasari, 2018). Sektor-sektor tersebut tentu memerlukan informasi mengenai fenomena oseanografi seperti pasang surut (Sri et al., 2014). Pengetahuan perihal kondisi pasang surut air laut sangat berguna dalam berbagai aktivitas yang berkaitan perihal laut atau pesisir, seperti pelayaran antarpulau, pencemarannlaut, pengolahan sumber daya hayati di perairan atau pelestarian dan pemeliharaan lahan. Praktik Kerja Lapang (PKL) pada Program studi Ilmu Kelautan diselenggarakan sebagai mata kuliah yang memberikan pasca asesmen, pelatihan dan pengalaman kerja di lembaga yang menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja. Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut merupakan badan institusi yang melakukan penelitian mengenai Hidrografi dan Oseanografi, dan salah satu tempatnya berada di perairan Teluk Jakarta, sehingga pengolahan data pasang surut dilakukan di Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut. Hal itu juga didukung oleh seluruh infrastruktur Pusat Hidrografi dan Kelautan TNI AL yang mendukung proses observasi. (Septyana et al., 2022).

Kontributor: Ary Giri Dwi Kartika, S.Kel., M.Si.
Tanggal tercipta: 2023-05-24
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200341100045
No Koleksi: 200341100045


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27483-200341100045-Kirana Rizki R_200341100045_Ilmu Kelautan.pdf - 2002 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar