Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-06-26 07:53:22 • 205 klik
TEKNIK PEMANGKASAN TEH (Camellia sinensis L.) DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA XII WONOSARI MALANG
disusun oleh Nurlaili Sudarwati
| Subyek: | TEH |
| Kata Kunci: | TEH |
[ Anotasi Abstrak ]
Sektor pertanian memiliki peran penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia. Salah satunya yaitu dalam bidang perkebunan, banyak komoditas dibidang perkebunan yang dapat tumbuh subur dan dikembangkan di Indonesia. Kontribusi sub sektor perkebunan dalam Produk Domestik Bruto (PDB) 3,63% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) dan 26,5 terhadap sektor Pertanian, Kehutanan, dan perikanan. Tanaman teh merupakan salah satu tanaman perkebunan yang memiliki keuntungan atau nilai ekonomi yang tinggi dan dapat dikembangkan dengan luas. Hal tersebut terbukti dengan meningkatnya jumlah devisa negara karena telah diekspor ke luar negeri (Kusumo, 2010). Teh juga memiliki manfaat yang cukup besar bagi tubuh. Hal tersebut dapat dilihat dari kandungan teh yang terdiri dari mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Vitamin yan terdapat diteh dianaranya adalah vitamin C, vitamin B, vitamin A. Pemanfaatan teh yang tidak hanya sebagai bahan minuman juga merupakan peluang dalam pengembangan tanaman teh. Perkebunan teh di Indonesia menurut pengusahaannya dapat dibedakan menjadi Perkebunan Besar (PB) dan Perkebunan Rakyat (PR). Perkebunan Besar (PB) dibedakan menjadi Perkebunan Besar Negara (PBN) dan Perkebunan Besar Swasta (PBS). Pada tahun 2018 luas areal PBN Teh Indonesia tercatat seluas 32.684 hektar, naik menjadi 37.205 hektar pada tahun 2019 atau terjadi penaikan sebesar 13,8 persen. Begitu juga pada tahun 2020 naik sebesar 3,03 persen dari tahun 2019 menjadi 38.332 hektar. Sedangkan luas areal PBS Teh Indonesia pada tahun 2018 tercatat seluas 25.475 hektar, turun menjadi 22.581 hektar pada tahun 2019 atau terjadi penurunan sebesar 11,36 persen dan namun pada tahun 2020 menaik sebesar 0,7 persen dibandingkan tahun 2019 menjadi 22.740 hektar. Pada tahun 2018 luas areal yang diusahakan oleh PR seluas 51.777 hektar, menurun sekitar 0,57 persen menjadi seluas 51.484 hektar pada tahun 2019, dan menjadi 51.235 hektar pada tahun 2020 atau terjadi penurunan sekitar 0,48 persen. Dengan menurunnya luasan perkebunan teh di Indonesia dikhawatirkan karena menurunnya produksi teh. Proses budidaya memiiki peran yang penting dalam peningkatan produksivitas tanaman teh. Salah satu proses budidaya yang dilakukan mempertahankan tanaman pada fase vegetatif, merangasang pertumbuhan tunas muda sehingga menghasilkan pucuk lebih banyak, membentuk bidang petik, mengganti dan mempermudah percabangan tanaman ialah pemangkasan (Suwarto dan Octavianty 2010). Proses pemangkasan diharapkan dapat memiliki manfaat yang besar dalam peningkatan produktivitas tanaman teh.
| Kontributor | : Ir. Achmad Djunaedy |
| Tanggal tercipta | : 2023-05-23 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200311100079 |
| No Koleksi | : 200311100079 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27492-200311100079-NURLAILI SUDARWATI_200311100079_Laporan PKL.pdf - 1419 KB
Dokumen sejenis...- KOCCA TENGGHI SEBAGAI FASHION DAN IDENTITAS BLATER DI DESA SAWAH TENGAH KECAMATAN ROBATAL KABUPATEN SAMPANG MADURA
- ANALISIS KAPABILITAS PROSES PENGERINGAN PADA PENGOLAHAN TEH HITAM CTC (Crushing Tearing Curling)(Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara XII (PERSERO) Wonosari – Lawang, Malang)
- ANALISIS KESESUAIAN EKOWISATA BAHARI SNORKLING DI DESA JATEH DAN DESA BANMALENG PULAU GILI RAJA KECAMATAN GILI GENTING KABUPATEN SUMENEP
- ANALISIS STRATEGI SEGMENTING, TARGETING DAN POSITIONING TERHADAP FAKTOR-FAKTOR KEPUTUSAN PEMBELIAN TEH CABE JAWA (Piper retrafractum Vahl.) CELUP
- ANALISIS KARAKTERISTIK DAN UJI SENSORIS TEH HERBAL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum) PADA PERBEDAAN LETAK DAUN DAN LAMA PENGERINGAN
Dokumen yang bertautan...- KOCCA TENGGHI SEBAGAI FASHION DAN IDENTITAS BLATER DI DESA SAWAH TENGAH KECAMATAN ROBATAL KABUPATEN SAMPANG MADURA
- ANALISIS KAPABILITAS PROSES PENGERINGAN PADA PENGOLAHAN TEH HITAM CTC (Crushing Tearing Curling)(Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara XII (PERSERO) Wonosari – Lawang, Malang)
- ANALISIS KESESUAIAN EKOWISATA BAHARI SNORKLING DI DESA JATEH DAN DESA BANMALENG PULAU GILI RAJA KECAMATAN GILI GENTING KABUPATEN SUMENEP
- ANALISIS STRATEGI SEGMENTING, TARGETING DAN POSITIONING TERHADAP FAKTOR-FAKTOR KEPUTUSAN PEMBELIAN TEH CABE JAWA (Piper retrafractum Vahl.) CELUP
- ANALISIS KARAKTERISTIK DAN UJI SENSORIS TEH HERBAL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum) PADA PERBEDAAN LETAK DAUN DAN LAMA PENGERINGAN
Kembali ke Daftar 