Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-06-27 09:16:17  •  318 klik

ANALISIS LAJU SEDIMENTASI DI DAERAH PELABUHAN MALAHAYATI ACEH MENGGUNAKAN DATA BATIMETRI
disusun oleh EDWIN RISKIANTO

Subyek: PELABUHAN
Kata Kunci: PELABUHAN

[ Anotasi Abstrak ]

Pelabuhan Malahayati merupakan pealbuhan internasional yang berperan penting dalam kegiatan bongkar muat barang di Provinsi Aceh (Kasvia dan Abdi, 2018). Pelabuhan Malahayati, Telah berdiri di Provinsi Aceh pada tahun 1970 dan menjadi tanggung jawab PT. Pelindo I. Tahun 2016, pelabuhan tersebut mengalami perubahan menjadi pelabuhan petikemas dengan luas dermga 384 meter (Fatimah et al., 2021). Secara geografis pelabuhan Malahayati terletak di daerah Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya dengan titik koordinat 5° 35 50” LU dan 95° 30 35” BT (Rahmat et al., 2017). Pembangunan pelabuhan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian di suatu daerah. Namun, pembangunan pelabuhan tersebut dapat memicu laju sedimentasi disekitar pelabuhan. Pembangunan pelabuhan melibatkan aktivitas seperti penggalian, reklamasi, dan pekerjaan konstruksi bangunan. Peningkatan laju sedimentasi dapat memperpendek umur pelabuhan dan berdampak pada ekosistem laut di sekitarnya. Karena itu, pelu dilakukan perencanaan mengenai pengelolaan yang tepat dalam pembangunan pelabuhan agar dapat mengurangi dampak negatif lainnya pada ekosistem laut (Kudale, 2010). Laju sedimentasi di area pelabuhan dapat menjadi perhatian serius bagi pengusaha, nelayan dan pengelola pelabuhan. Sedimentasi terjadi karena material sedimen seperti pasir, lumpur, dan batuan kecil terbawa oleh air dan terendapkan di dasar perairan. Hal ini dapat menyebabkan pendangkalan pada area pelabuhan, sehingga kedalaman air semakin berkurang dan kapal tidak dapat melewati pelabuhan tersebut. Selain itu, sedimentasi juga dapat mempengaruhi kualitas air dan ekosistem laut di sekitar pelabuhan. Karena itu, perlu dilakukan pengukuran laju sedimentasi secara teratur dan pengelolaan yang tepat untuk mengendalikan pendangkalan di area pelabuhan (Tanto et al., 2017).

Kontributor: Ashari Wicaksono, S.Kel., M.Si.,
Tanggal tercipta: 2023-05-30
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200341100103
No Koleksi: 200341100103


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27514-200341100103-LAPORAN PKL_EDWIN RISKIANTO (1)_FIX (1)-digabungkan.pdf - 1531 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar