Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2023-06-27 09:25:57  •  237 klik

TEKNIK BUDIDAYA ORGANIK TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea L) DI PT ORGO ORGANIK FARM INDONESIA
disusun oleh ALFAN SYAHRIL

Subyek: KAILAN
Kata Kunci: KAILAN

[ Anotasi Abstrak ]

Sayuran merupakan sumber nutrisi dan mineral, di dalam sayuran mengandung A, B, C, zat kapur, dan zat besi yang diperlukan untuk pertumbuhan tulang, gigi dan melancarkan peredaran darah serta alat pencernaan. Saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya sayuran organik semakin meningkat, untuk itu peningkatan produksi sayuran organik perlu dilakukan. Sayuran organik adalah sayuran yang sehat, mengingat dalam budidayanya lebih mengandalkan bahan-bahan alami, seperti menggunakan pupuk organik dan tidak menggunakan pestisida kimia sintesis. Salah satu sayuran organik yang umum dibudidayakan adalah kailan (Sinaga et al., 2014). Kailan (Brassica oleracea L) merupakan salah satu jenis sayuran famili kubis- kubisan (Brassicaceae) yang berasal dari negeri China. Tanaman ini masuk ke Indonesia sekitar abad ke-17, sayuran ini sudah cukup populer dan diminati dikalangan masyarakat karena kalian merupakan sumber vitamin (Ali et al., 2021). Selain sebagai bahan sayuran yang mengandung zat gizi cukup lengkap, kailan sangat baik untuk kesehatan karena kaya vitamin A, kalsium dan asam folat yang bermanfaat untuk perkembangan otak pada janin. Kailan juga mengandung lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata, memperlambat proses penuaan, dan mengurangi resiko penyakit kanker dan tumor (Naiborhu et al., 2021). Kailan termasuk dalam kelompok tanaman sayuran daun hijau umur panen yang singkat dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Di Indonesia kailan hanya ditanam sebagai tanaman sela atau tumpang gilir dengan tanaman cabe merah atau kentang, sehingga produksinya masih rendah. Permintaan Kailan juga tinggi terutama untuk restoran, rumah sakit, sehingga keadaan ini mendorong untuk mencari alternatif lain budidaya dalam sayuran tersebut. Sistem pertanian organik dengan penggunaan kombinasi media tanam dan pupuk organik cair merupakan cara alternatif untuk budidaya Kailan. Pemakaian pupuk dan pestisida kimia sintesis yang tidak terkendali dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan tanah dan kerusakan lingkungan. Pertanian organik merupakan jawaban atas revolusi hijau yang digalakkan pada tahun 1960. Sistem pertanian berbasis high input energy seperti pupuk kimia dan pestisida dapat merusak tanah yang akhirnya dapat menurunkan produktivitas tanah, sehingga berkembang pertanian organik (Mayrowani, 2012). Oleh karena itu, budidaya tanaman kailan secara organik perlu dilakukan untuk meningkatkan hasil produktivitas dan menghindari penggunaan pupuk pestisida sintetis, mengingat di PT. Orgo Organik Farm Indonesia menggunakan sistem pertanian organik.

Kontributor: Ir. Slamet Supriyadi, M.Si
Tanggal tercipta: 2023-05-23
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100094
No Koleksi: 200311100094


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27518-200311100094-ALFAN SYARIL_200311100094_laporan PKL.pdf - 4271 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar