Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-06-27 14:52:05  •  160 klik

ANALISIS POLA PERGERAKAN ARUS TERHADAP SEBARAN KLOROFIL -A DI SELAT SUNDA PADA TAHUN 2022
disusun oleh Siti Nur Hanifa

Subyek: KLOROFIL
Kata Kunci: KLOROFIL

[ Anotasi Abstrak ]

Menurut Nontji (2005), arus adalah gerakan massa air yang diakibatkan oleh perbedaan kerapatan air, pasang surut laut, gelombang laut dan angin. Di perairan terbuka, arus dipengaruhi oleh arah dan kekuatan angin. Terdapat angin musim yang melakukan pembalikan arah dua kali dalam setahun yaitu angin musim barat dan musim timur di Indonesia. Pembalikan arah angin ini menyebabkan terjadinya arus musim di beberapa daerah di Indonesia. Selat Sunda memiliki luas wilayah ± 8.138 km2 (Mawaddah, 2022). Kondisi oseanografi di Selat sunda menarik yaitu, berkaitan dengan pertukaran massa air selain sebagai penghubung laut Jawa dan samudera. Bercampurnya massa air yang terjadi di perairan Selat Sunda memberikan dampak positif terhadap kualitas massa air (Tarigan et al., 2020). Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kandungan zat hara (nutrien), klorofil dan fitoplankton. Konsentrasi klorofil-a menjadi parameter yang dikembangkan secara luas untuk mengukur kualitas pada suatu perairan. Klorofil-a merupakan kandungan utama fotosintesis dari tumbuhan. Hal ini bermanfaat untuk mengindikasi adanya fitoplankton dan eutrofikasi di dalam air. Perairan Selat Sunda pada bagian tengahnya terdapat tubir sebagai daerah pembatas dasar antara perairan dangkal dan perairan dalam yang memiliki pola memanjang dari utara ke selatan sehingga dapat mengakibatkan terjadinya upwelling di musim timur dan musim peralihan dua. Upwelling adalah proses terjadinya massa air yang naik dan membawa air dingin yang mengandung nutrien tinggi untuk kehidupan fitoplankton sehingga daerah ini menjadi subur seiring meningkatnya produktivitas perikanan yang tinggi. Umumnya, daerah upwelling ditandai dengan suhu permukaan yang rendah sekitar 2 ̊C dibanding sekitarnya dengan kandungan klorofil-a tinggi berkisar 0,4 mg/m3 (Yuhendrasmiko, et al 2016). Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai pergerakan arus pada setiap musim dan persebaran klorofil-a di Selat Sunda pada tahun 2022.

Kontributor: Dr. Zainul Hidayah, S.Pi
Tanggal tercipta: 2023-05-19
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200341100070
No Koleksi: 200341100070


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27529-200341100070-Siti Nur Hanifa#200341100070#Laporan PKL .pdf - 6772 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar