Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-07-01 04:11:49 • 1133 klik
TAHAPAN PROSES PRODUKSI TEH HIJAU DI PT. CANDI LOKA PERKEBUNAN TEH GIRIKERTO NGAWI
disusun oleh ABDUL HALIM
| Subyek: | TEH |
| Kata Kunci: | TEH |
[ Anotasi Abstrak ]
Teh merupakan salah satu jenis minuman yang didapat dari proses penyeduhan daun atau pucuk yang berasal dari keluarga tumbuhan Camellia sinensis dengan dengan menggunakan seduhan air panas. Aroma dan cita rasa khas yang dikekuarkan dari teh menjadi daya tarik sendiri bagi para penikmatnya. Awal mulanya, penyebutan teh diberikan pada hasil produk tanaman Camellia sinensis semata, layaknya teh hitam, teh hijau, dan teh oolong. Pemilihan daun teh sebagai produk olahan diambil dari 2 -3 pucuk daun teh pucuk paling ujung (terminal leaves) dengan batang muda (growing apex) yang selanjutnya diproses melalui metode penanganan tertentu (Astawan dan Kasih, 2008). Teh hijau diproduksi melalui tahapan proses fermentasi yang berlangsung lewat proses penonaktifan enzim fenolase pada pucuk daun teh (Handayani et al., 2014). Teh hijau dapat juga dijadikan sebagai tanaman obat dengan tindakan farmakologis, sebagai agen antimikroba, penurun berat badan ataupun kadar kolesterol, pencegah kerusakan gigi, dan memiliki efek anti- mutagenik (Martina dan Abdillah, 2020). Teh hijau didapat dengan melalui cara pengukusan daun teh yang baru dipanen untuk mencegah terjadinya proses fermentasi pada daun teh. Tahapan proses ini bertujuan untuk menghasilkan produk pupus daun teh yang kering dan stabil. Tahapan proses pengukusan ini mampu menghancurkan enzim yang berperan dalam proses pemecahan pigmen warna pada daun teh dan memungkinkan teh mempertahankan warna hijaunya selama proses penggulungan dan pengeringan berikutnya. Adapun manfaat lain dari tahapan proses ini adalah mampu mempertahankan kandungan polifenol alami yang dapat bermanfaat bagi kesehatan. Polifenol oksidase yang terdapat dalam kandungan teh hijau merupakan enzim yang bersifat labil akan perlakuan panas. Aktivitas enzim ini berkurang ketika dipanaskan dengan uap selama proses fermentasi, itulah sebabnya teh hijau mengandung lebih banyak senyawa polifenol. Hal tersebut juga menjelaskan mengapa teh hijau memegang nilai aktivitas antioksidan lebih tinggi jika dibandingakan dengan teh lainnya (Yan et al,, 2020). Teh hijau memiliki komposisi kimia kompleks yang meliputi, protein (15%-20%), asam amino (1%-4%), asam glutamat, tripofan, glisin, karbohidrat (5%-7%) seperti selulosa, pektin, glukosa, fruktosa, dan sukrosa, mengandung kalsium, magnesium, dan berbagai komponen lainnya. Sebagian besar komponen teh hijau yaitu senyawa flavonoid yang dikenal sebagai katekin (Chacko et al., 2010). PT. Candi Loka merupakan salah satu perusahaan teh yang terletak di lereng gunung lawu sebelah utara. Perusahaan ini berada pada ketinggian 800 meter diatas ketinggian laut (MDPL). Secara administratif, perusahaan ini berlokasi di Desa Girikerto wilayah Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi.Perkebunan pada perusahaan ini dikenal sebagai perkebunan teh jamus yang memiliki luas wilayah 478,20 hektar. PT. Candi Loka telah berdiri sejak tahun 1928 yang bergerak di bidang pengolahan teh hijau, serta terkadang pengolahan teh putih, teh hijau, dan teh kopi. Produksi memegang peran penting sebagai pusat keberjalanan kegiatan yang utama dalam pengadaan produk teh hijau di PT. Candi Loka. PT. Candi Loka dalam melakukan proses pengolahan teh hijau telah menggunakan standar pengolahan dengan baik. Hal ini, bertujuan untuk menghasilkan produk teh dengan kualitas tinggi. Proses produksinya, perusahaan senantiasa memberikan perhatian dan pengelolaan yang tepat terkait faktor-faktor produksi yang memberikan pengaruh nyata akan produk yang dihasilkan agar perusahaan dapat mecapai tujuannya. Faktor-faktor produksi tersebut berkaitan dengan bentuk lahan, bahan baku yang dihasilkan, modal yang dikeluarkan, perlakuan SDM, perlakuan SDA dan teknologi yang tersedia. PT. Candi Loka adalah perusahaan yang memproduksi beberapa jenis teh, salah satunya adalah teh hijau. Bahan baku yang digunakan dalam proses pengolahan teh hijau di perusahaan ini memperhatikan standar bahan baku teh yang baik, sehingga menghasilkan produk teh berkualitas dan aman dikonsumsi. Selain penerapan standar yang baik, perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian mutu pada bahan baku teh hijau. Tindakan pengawasan dan pengendalian mutu pada bahan baku teh diterapkan untuk mendapatkan hasil produk yang baik dan aman dikonsumsi, serta dapat dijadikan sebagai tindakan perbaikan apabila ditemukan bahan baku teh yang belum memenuhi standar. Pengendalian mutu dikenal sebagai upaya untuk memantau, mengevaluasi dan menindak lanjuti sistem yang berlaku guna tercapainya persyaratan mutu sesuai dengan ketetapan pada produksinya. Mutu produk dan produktivitas memegang peran penting sebagai kunci kesuksesan bagi sektor produksi di suatu industri. Hal konkrit yang membutuhkan perhatian lebih dalam suatu proses produksi adalah pengendalian mutu pada bahan baku karena, poin krusial pada produksi dan pengadaan produk serta mutu produk terletak pada bahan baku yang kedepannya akan mempengaruhi kualitas produk akhir. Tingkatan kualitas teh didasarkan pada mutu pucuk dan teknik penanganannya berawal dari pemetikan, pengumpulan di loss pucuk, pengemasan dan distribusi hingga diterima pabrik (Azizah et al., 2020).
| Kontributor | : Dian Farida Asfan, S.T., M.T. |
| Tanggal tercipta | : 2023-06-23 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200331100091 |
| No Koleksi | : 200331100091 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27549-200331100091-ABDUL HALIM_200331100091_Laporan PKL.pdf - 10523 KB
Dokumen sejenis...- KOCCA TENGGHI SEBAGAI FASHION DAN IDENTITAS BLATER DI DESA SAWAH TENGAH KECAMATAN ROBATAL KABUPATEN SAMPANG MADURA
- ANALISIS KAPABILITAS PROSES PENGERINGAN PADA PENGOLAHAN TEH HITAM CTC (Crushing Tearing Curling)(Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara XII (PERSERO) Wonosari – Lawang, Malang)
- ANALISIS KESESUAIAN EKOWISATA BAHARI SNORKLING DI DESA JATEH DAN DESA BANMALENG PULAU GILI RAJA KECAMATAN GILI GENTING KABUPATEN SUMENEP
- ANALISIS STRATEGI SEGMENTING, TARGETING DAN POSITIONING TERHADAP FAKTOR-FAKTOR KEPUTUSAN PEMBELIAN TEH CABE JAWA (Piper retrafractum Vahl.) CELUP
- ANALISIS KARAKTERISTIK DAN UJI SENSORIS TEH HERBAL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum) PADA PERBEDAAN LETAK DAUN DAN LAMA PENGERINGAN
Dokumen yang bertautan...- KOCCA TENGGHI SEBAGAI FASHION DAN IDENTITAS BLATER DI DESA SAWAH TENGAH KECAMATAN ROBATAL KABUPATEN SAMPANG MADURA
- ANALISIS KAPABILITAS PROSES PENGERINGAN PADA PENGOLAHAN TEH HITAM CTC (Crushing Tearing Curling)(Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara XII (PERSERO) Wonosari – Lawang, Malang)
- ANALISIS KESESUAIAN EKOWISATA BAHARI SNORKLING DI DESA JATEH DAN DESA BANMALENG PULAU GILI RAJA KECAMATAN GILI GENTING KABUPATEN SUMENEP
- ANALISIS STRATEGI SEGMENTING, TARGETING DAN POSITIONING TERHADAP FAKTOR-FAKTOR KEPUTUSAN PEMBELIAN TEH CABE JAWA (Piper retrafractum Vahl.) CELUP
- ANALISIS KARAKTERISTIK DAN UJI SENSORIS TEH HERBAL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum) PADA PERBEDAAN LETAK DAUN DAN LAMA PENGERINGAN
Kembali ke Daftar 