Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2023-07-01 05:48:08  •  173 klik

NERACA MASSA DAN PENGENDALIAN MUTU PROSES PENGGILINGAN KARET TBC (Thin Brown Crepe) DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA XII NGRANGKAH SEPAWON KEDIRI JAWA TMUR
disusun oleh YUSMANIDA PUJIK EKS TRANS INHU

Subyek: KARET
Kata Kunci: KARET

[ Anotasi Abstrak ]

Perkebunan Sepawon merupakan perusahaan yang didirikan oleh Belanda pada tahun 1889, yang mana dimiliki oleh NV. Cultuur Matschappy TVK (Tiederman Van Kerchen). Seiring berjalannya waktu pada tahun 1957 berdasarkan Undang-Undang Nasionalis seluruh aset/perusahaan yang dikuasai oleh Belanda akan diambil alih oleh Pemerintah Indonesia, sehingga Perkebunan Sepawon dan Satak menjadi milik Pemerintah Indonesia. Saat ini Perkebunan Sepawon merupakan salah satu bagian dari PT Perkebunan Nusantara XII yang terletak di Ngrangkah-Kediri, Jawa Timur. Perkebunan Nusantara XII memiliki beberapa komoditi seperti karet, kopi robusta, kopi arabika, teh, tebu, kakao edel, kakao bulk, dan aneka kayu. Tumbuhan karet menghasilkan beberapa olahan karet alam konvensional salah satunya adalah Ribbed Smoked Sheet dan Thin Browm Crepe. Perkebunan Sepawon saat ini memproduksi karet alam konvensional berupa Thin Brown Crepe. Jenis karet ini merupakan jenis karet yang diproduksi dengan proses penggilingan hingga tipis. Menurut Setiawan dan Andoko, (2010) dalam penelitian Adiputra dan Ahmad (2015), proses pembuatan karet jenis TBC lebih mudah dari jenis RSS, karet jenis TBC tidak memerlukan proses pengasapan tetapi menggunakan ruang pengering baik menggunakan mesin atau tidak, dan pada proses penyekatan tidak menggunakan ukuran khusus. Proses produksi merupakan kegiatan yang memerlukan bantuan tenaga manusia, material dan peralatan yang mana hal tersebut bertujuan untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah (Sudarso 2022). Salah satu proses pembuatan karet jenis TBC adalah proses penggilingan. Proses penggilingan TBC merupakan proses inti yang bertujuan untuk mengeluarkan kandungan air yang terdapat didalam lateks, mengeluarkan sebagian serum, membilas karet, dan membentuk lembaran tipis untuk mempermudah proses pengeringan (Adiputra dan Ahmad, 2015). Proses produksi yang berlangsung akan terdapat bahan yang hilang yang mana hal tersebut menjadi salah satu kelemahan dari manajemen proses yang diterapkan, sehingga dapat menyebabkan kinerja produksi kurang efektif dan efisien. Kehilangan bahan pada saat proses produksi dapat dievaluasi dan diidentifikasi jenis bahannya dengan menggunakan perhitungan neraca massa (Ilham Dewantoro dan Harnesa Putri (2022). Banyaknya pesaing pasar membuat perusahaan harus melakukan upaya yaitu strategi pengalihan pasar. Salah satu strategi pasar yang dapat dilakukan adalah meningkatkan mutu produk atau jasa. Pengendalian mutu merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk dapat mempertahankan atau meningkatkan mutu suatu produk (Nurkholiq et al., 2019). Berdasarkan latar belakang diatas terdapat beberapa ruang lingkup pembahasan dalam pelaporan pelaksaan PKL terkait dengan proses penggilingan dan kinerja mesin crepe mangel di PT Perkebunan Nusantara XII Sepawon yaitu neraca massa proses penggilingan, perubahan lateks setelah proses penggilingan, dan proses pengendalian mutu pada proses penggilingan karet TBC.

Kontributor: Dr. Darimiyya Hidayati, S.TP., M.P.
Tanggal tercipta: 2023-05-20
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200331100052
No Koleksi: 200331100052


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27561-200331100052-Yusmanida Pujik Eks Trans Inhu_200331100052_Laporan PKL.pdf - 1368 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar