Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh imam pada 2023-07-01 05:55:13  •  235 klik

PENDATAAN PRODUKSI PERIKANAN TANGKAP SEBAGAI BAHAN PELAYANAN DATA DAN INFORMASI PADA PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PRIGI KABUPATEN TRENGGALEK, JAWA TIMUR
disusun oleh FARAH GUSTIA JANA

Subyek: PELABUHAN PERIKANAN
Kata Kunci: PELABUHAN PERIKANAN

[ Anotasi Abstrak ]

Pelabuhan perikanan mempunyai tugas pokok yaitu memfasilitasi produksi dan pemasaran hasil perikanan di wilayahnya, pengawasan dan pemanfaatan sumberdaya ikan untuk pelestariannya dan kelancaran kegiatan kapal perikanan serta pelayanan kesyahbandaran di pelabuhan perikanan. Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.08/MEN/2012 tentang Kepelabuhan Perikanan dalam rangka melaksanakan kegiatan pelabuhan perikanan memiliki dua fungsi yaitu fungsi pemerintahan dan fungsi pengusahaan. Fungsi pemerintahan merupakan fungsi untuk melaksanakan pengaturan, pembinaan, pengendalian, pengawasan serta keamanan dan keselamatan operasional kapal perikanan di pelabuhan perikanan. Sedangkan fungsi pengusahaan berupa penyediaan dan pelayanan jasa kapal perikanan dan jasa terkait di pelabuhan perikanan. Pelabuhan perikanan sebagai pusat ekonomi perikanan merupakan satu komponen penting dalam sistem perikanan laut yang perlu dimanfaatkan, diorganisir dan dikelola dengan sebaik-baiknya. Peran pelabuhan perikanan terhadap kapal-kapal penangkap ikan adalah terkait dengan fungsinya sebagai tempat yang aman bagi kapal-kapal yang datang untuk mendaratkan hasil tangkapannya di pelabuhan perikanan. Dalam hal ini, pelabuhan harus menyiapkan dermaga, kolam pelabuhan dengan kedalaman yang cukup agar kapal besar dapat bergerak leluasa. Pelabuhan perikanan sangat berperan penting dalam penanganan hasil tangkapan yang didaratkan. Proses penanganan merupakan suatu hal yang penting untuk hasil tangkapan ikan segar mulai saat ikan didaratkan di pelabuhan perikanan sampai selama transportasi pendistribusian. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat penanganan hasil tangkapan antara lain, pengontrolan suhu ikan selama penanganan agar selalu dingin, penanganan dilakukan dengan cepat dan tepat, memperkecil sentuhan fisik secara langsung dengan ikan dan menghindari sengatan langsung sinar matahari pada tubuh ikan dan memperkecil terjadinya kontaminasi terhadap ikan (Lubis, 2011). Faktor-faktor yang menjadi semakin pentingnya peran pelabuhan perikanan karena luasnya perairan Indonesia dan besarnya potensi sumberdaya ikan yang ada. Hal tersebut menuntut pelabuhan perikanan dapat berperan penting sebagai pusat dan tukar-menukar informasi antar para pengguna di pelabuhan. Salah satu permasalahan perikanan Indonesia adalah keterbatasan data dan informasi yang dapat dijadikan rujukan perencanaan dan pengelolaan sumberdaya perikanan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan pasal 46 ayat 2 menyatakan bahwa pemerintah daerah perlu mengadakan pusat data dan informasi perikanan untuk menyelenggarakan sistem informasi dan data statistik perikanan. Pemanfaatan data perikanan dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan, tanpa data yang akurat sebuah kebijakan atau program bisa salah sasaran dan akhirnya tidak memberikan manfaat (Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2019). Pendataan hasil tangkapan merupakan salah satu hal yang berperan penting dalam dunia perikanan tangkap. Dalam meningkatkan usaha penangkapan ikan di Indonesia perlu untuk dikembangkan dan dioptimalkan dengan melihat batas-batas kemampuan dan daya dukung dari potensi sumberdaya ikan di suatu perairan. Data hasil tangkapan dibutuhkan dalam kegiatan penangkapan ikan untuk digunakan sebagai dasar perencanaan, pengembangan dan pengambilan keputusan atau kebijakan perikanan. Data hasil tangkapan yang akurat dan tersedia secara berkelanjutan menjadi salah satu pertimbangan dalam pemanfaatan sumberdaya perikanan yang tepat dan bijaksana. Ketersediaan data berguna untuk mengetahui potensi dan pemanfaatan sumberdaya ikan pada suatu wilayah perairan, seberapa besar hasil tangkapan yang didaratkan di suatu pelabuhan yang berasal dari satu atau beberapa wilayah perairan Khairani et al., (2022). Pelabuhan perikanan sebagai infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah dengan orientasi pelayanan kepada para pengguna pelabuhan guna memperlancar kegiatan pemasaran produk perikanan dengan harapan kesejahteraan nelayan dapat terwujud. Aktivitas pelabuhan perikanan tidak terlepas dari proses saling mempengaruhi bukan hanya dengan masyarakat di sekitar pelabuhan namun juga dengan pelabuhan perikanan lainnya. Pelabuhan perikanan harus mampu melayani pengguna pelabuhan dalam proses pendaratan ikan sampai proses distribusi, maka dari itu pelabuhan perikanan harus mempunyai fasilitas-fasilitas yang menunjang kegiatan-kegiatan pada bidang perikanan tangkap. Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi sebagai pelabuhan perikanan nusantara harus dapat melayani kapal-kapal ikan yang mendaratkan ikan dengan memberikan pelayanan yang baik dengan adanya fasilitas yang tersedia. Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi memiliki berbagai macam jenis pelayanan publik, salah satunya adalah pelayanan data dan informasi. Pelayanan data dan informasi penting diketahui oleh para nelayan dan stakeholder yang berguna untuk keberlangsungan atau keperluan dari masing- masing yang membutuhkan. Beberapa informasi pastinya berkaitan dengan data hasil tangkapan, nilai produksi dan laporan statistik tahunan. Oleh sebab itu, Praktik Kerja Lapang (PKL) ini bertujuan untuk mengetahui terkait pendataan produksi perikanan tangkap sebagai bahan pelayanan data dan informasi pada Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Kontributor: Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, M. Sc.
Tanggal tercipta: 2023-03-16
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200351100028
No Koleksi: 200351100028


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27563-200351100028-FARAH GUSTIA JANA_200351100028_LAPORAN PKL.pdf - 6950 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar