Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-07-01 06:09:09 • 412 klik
TEKNIK PENGAMBILAN DATA PERSENTASE PENUTUPAN LAMUN DI KAWASAN PERAIRAN SELAT SEMPU UPT PPP PONDOKDADAP MALANG
disusun oleh Linda Indriyani
| Subyek: | SELAT SEMPU |
| Kata Kunci: | SELAT SEMPU |
[ Anotasi Abstrak ]
Pulau Sempu merupakan sebuah pulau kecil dengan memiliki luas 877 hektar. Selat sempu ini terletak perbatasan dengan daerah sendang biru dan samudera hindia dibagian selatan. Pulau sempu sendiri berfungsi sebagai pemecah ombak alami dikarenakan perbatasan langsung dengan samudera hindia yang dikenal dengan ombaknya yang cukup besar. Kawasan selat sempu merupakan pasar ekonomi yang besar khususnya pada hasil perikanan laut dan kawasan yang digunakan kapal – kapal untuk bersandar. Selat sempu merupakan tempat mata pencaharian bagi warga lokal seperti nelayan karena banyaknya potensi kelautan yang berada dikawasan tersebut (Andrimida dan Fauzul, 2022). Kawasan selat sempu memiliki tiga komponen yang menyusun ekosistem pesisir itu sendiri yang meliputi ekosistem mangrove, ekosistem lamun, dan ekosistem terumbu karang. Ketiga ekosistem saling berkaitan satu sama lain dan apabila semua ekosistem tersebut dapat berkontribusi secara baik maka Kawasan pesisir dapat tumbuh secara produktif dan berkembang secaa baik. Ekosistem yang sangat menonjol dalam fungsi fisik dan biologis dalam Kawasan pesisir adalah ekosistem lamum. Ekosistem lamun memiliki peran yang cukup besar dalam Kawasan pesisir dikarenakan berhubungan dengan aktivitas masyarakat pesisir yaitu dibidang peternakan, ekonomi, dan pelabuhan. Ekosistem lamun dapat rusak apabila aktivitas manusia yang dapat mengganggu komunitas lamun yang berfungsi sebagai penunjang pada kawasan pesisir (Isdianto et al., 2022). Lamun mempunyai kemampuan yang cukup baik dalam ekologi sebagai tempat hidup biota lain yang meliputi biota ikan, hewan tidak bertulang belakang, gastropoda, dan epifit yang menepel pada bagian daun lamun. Lamun merupakan tumbuhan berbiiji yang mengalami pembuahan ganda dan mampu menciptakan padang lamun. Tumbuhan lamun struktur yang meliputi akar, rhizoma, buah, bunga, dan daun serta lamun merupakan tumbuhan monokotil yang artinya tumbuhan yang memiliki satu biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pengambilan data persentase penutupan lamun di kawasan perairan selat sempu UPT PPP Pondokdadap Malang. Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap malang memiliki kewenangan untuk melakukan tugas teknis pada bagian pelayanan teknis Pelabuhan, pelayanan usaha dan tata kelola, dan pelayanan masyarakat. Wilayah UPT PPP Pondokdadap memiliki berbagai ekosistem yang meliputi ekosistem lamun, ekosistem terumbu karang, dan ekosistem mangrove (Syukur, 2015).
| Kontributor | : Dr. Maulina Kusumo Wardani, S.Kel., M. Si |
| Tanggal tercipta | : 2023-05-24 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200341100039 |
| No Koleksi | : 200341100039 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27567-200341100039-Linda Indriyani#200341100039#Ilmu Kelautan.pdf - 7090 KB
Dokumen sejenis...- Estimasi Simpanan Karbon Pada Lamun Di Perairan Selat Sempu Kabupaten Malang
- IDENTIFIKASI JENIS IKAN KARANG DI PERAIRAN SELAT SEMPU, KABUPATEN MALANG
Dokumen yang bertautan...- Estimasi Simpanan Karbon Pada Lamun Di Perairan Selat Sempu Kabupaten Malang
- IDENTIFIKASI JENIS IKAN KARANG DI PERAIRAN SELAT SEMPU, KABUPATEN MALANG
- TEKNIK PENGAMBILAN DATA PERSENTASE PENUTUPAN LAMUN DI KAWASAN PERAIRAN SELAT SEMPU UPT PPP PONDOKDADAP MALANG
Kembali ke Daftar 