Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2023-07-01 06:38:58  •  498 klik

TEKNIK PEMELIHARAAN TANAMAN PAPRIKA (Capsicum annuum var. grossum L.) DI PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PERDESAAN SWADAYA (P4S) ARBORETUM FARM BUMIAJI BATU
disusun oleh Intan Nurul Hidayah

Subyek: PAPRIKA
Kata Kunci: PAPRIKA

[ Anotasi Abstrak ]

Pusat Pelatihan Pertanian Dan Perdesaan Swadaya (P4S) Arboretum Farm Bumiaji Batu merupakan lembaga swadaya pelatihan pertanian perdesaan yang bergerak dibidang usaha pertanian. Jenis komoditas yang dibudidayakan di P4S Arboretum Farm Bumiaji Batu adalah tomat cherry, sawi putih, Strawberry, kentang, wortel dan paprika. Lahan dan Green House P4S terdapat dibeberapa tempat antara lain Green House Bankluer untuk tanaman paprika, Green House Putu’an untuk pembibitan kentang G0, lahan di tower untuk budidaya kentang, dan wortel, yang terakhir lahan di cangar untuk budidaya sawi putih dan cabai merah. Total luas lahan dan Green House yang digunakan untuk kegiatan pertanian merupakan lahan sendiri dengan luasan kurang lebih 5 Hektar. Paprika (Capsicum annum var. grosumm L.) tergolong jenis tanaman hortikultura sayuran yang biasanya dimanfaatkan untuk keperluan pangan, paprika dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga dan dalam skala besar untuk industry makanan. Budidaya paprika memiliki peluang dan keuntungan yang besar dan terjamin karena kebutuhan atau permintaan dari dalam maupun luar negeri yang terus meningkat (Andriyani, et al. 2018). Tanaman paprika baru dikenal di Indonesia pada tahun 1990-an, pada umumnya paprika digunakan sebagai penyedap bahan makanan, terutama yang berasal dari Eropa dan Amerika. Paprika selain bermanfaat untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga, juga bermanfaat dalam industri farmasi sebagai bahan dasar obat-obatan, kosmetik, pewarna bahan makanan serta bahan campuran pada berbagai industri pengolahan makanan. (Aviantara Sarjana, 2018). Paprika dapat dibudidayakan pada suhu 20°C-29°C yaitu pada siang hari dan 14°C-19°C pada malam hari, sehingga untuk mendapatkan kondisi tersebut paprika dapat dibudidayakan didalam greenhouse dengan lingkungan cuaca yang dapat dikendalikan dengan struktur dinding dan atap terbuat dari bahan transparan, seperti plastik atau kaca, dengan iklim yang dapat dikendalikan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman (Fitriawan, et al., 2018). Pada greenhouse faktor-faktor eksternal seperti suhu udara, pengairan, kelembapan serta hama dan penyakit dapat dikontrol dengan baik sehingga mampu menekan jumlah tanman yang sakit dan mati (Oktaviati Juang, 2019). Mutu dan kualitas tanaman paprika dapat dilihat dari teknik pemeliharaannya. Pemeliharan yang dilakukan baik dan konsisten dapat menghasilkan buah yang berkualitas. Pemeliharaan adalah serangkaian aktivitas untuk menjaga fasilitas dan peralatan pada kegiatan budidaya agar selalu dalam keadaan siap pakai untuk melaksanakan produksi seecara efektif dan efisien sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan berdasarkan standar (fungsional dan kualitas). Tujuan pemeliharaan adalah kemampuan produksi dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan rencana produksi, menjaga kualitas pada tingkat yang tepat untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh produk itu sendiri dan kegiatan produksi tidak terganggu, sehingga dapat diperoleh keuntungan yang maksimal.

Kontributor: Dr. Agr. Eko Setiawan S.P., M. Si
Tanggal tercipta: 2023-05-02
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100011
No Koleksi: 200311100011


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27574-200311100011-Intan Nurul Hidayah_200311100011_Laporan PKL.pdf - 5019 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar