Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-07-04 07:55:27  •  335 klik

APLIKASI PROBIOTIK PADA PEMBESARAN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI INSTALASI BUDIDAYA AIR PAYAU PROBOLINGGO
disusun oleh IQBAL RIZA FADILAH

Subyek: UDANG VANNAMEI
Kata Kunci: UDANG VANNAMEI

[ Anotasi Abstrak ]

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) adalah salah satu jenis udang yang menjadi primadona ekspor di Indonesia. Negara pengeskpor udang terbesar di dunia salah satunya yakni Indonesia yang menduduki posisi ketiga setelah Thailand dan India. Udang vaname mempunyai konstribusi (share) volume ekspor hingga sebesar 85%, oleh karena itu budidaya udang vaname sangatlah penting untuk dilakukan guna untuk meningkatkan produktivitas dalam sektor perikanan. Udang vaname di Indonesia telah dibudidayakan di 15 provinsi salah satunya di Provinsi Jawa Timur yang menduduki urutan ketiga dengan nilai share produksinya sekitar 13,02% (Farionita et al., 2018). Udang vaname tergolong mudah untuk dibudidayakan karena memiliki beberapa keunggulan seperti memiliki toleransi salinitas yang relatif luas, dapat dibudidayakan dengan padat penebaran yang tinggi dan waktu pemeliharaan yang relatif singkat. Pemeliharaan udang vaname yang relatif singkat tersebut tentunya dipengaruhi oleh faktor pemberian pakan yang efektif dan efisien guna untuk mencapai pertumbuhan dan sintasan yang maksimal. Pakan dapat dibedakan menjadi dua macam yakni pakan buatan dan pakan alami. Pakan buatan ialah pakan yang terbuat dari campuran beberapa bahan baku dan bahan tambahan lainnya, sedangkan pakan alami dapat berupa fitoplankton atau zooplankton yang dapat tumbuh pada perairan setelah adanya pemberian probiotik (Nuntung et al., 2018). Probiotik merupakan sel-sel mikrobial hidup yang digunakan sebagai komplemen pada pakan dan berkontribusi terhadap sistem pencernaan serta dapat menekan populasi bakteri patogen. Probiotik juga dapat menjadi pemicu pertumbuhan dan dapat menguraikan senyawa-senyawa sisa metabolisme sehingga nilai kualitas air dapat meningkat. Penggunaan probiotik bertujuan untuk meningkatkan Kesehatan dan keseimbangan mikroorganisme yang berguna untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan udang (Gunarto et al., 2009). Pemberian probiotik sebagai sumber suplemen dalam budidaya udang vaname yang dilakukan di beberapa lokasi menggunakan komposisi dan konsentrasi yang berbeda-beda. Menurut (Gunarto dan Hendrajat, 2008) menjelaskan bahwa probiotik sebelum diaplikasikan pada tambak terlebih dahulu dilakukan fermentasi yang terdiri dari beberapa bahan diantaranya dedak halus, molase, tepung ikan, ragi dan air tambak. Pemberian probiotik di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Probolinggo juga dilakukan dengan hal yang sama yakni pengkulturan probiotik dengan menggunakan beberapa bahan seperti molase, dedak halus, ragi dan yakult. Hal inilah yang melatar belakangi kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) dengan judul “Aplikasi probiotik pada Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Probolinggo dilakukan.

Kontributor: Eka Nurrahema Ning Asih, S.Kel., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-05-31
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200341100014
No Koleksi: 200341100014


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27602-200341100014-Laporan PKL Iqbal Riza Fadilah.pdf - 4469 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar