Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-07-04 09:34:10  •  170 klik

TEKNIK PEMBESARAN UDANG VANNAME (Litopenaeus vannamei) MENGGUNAKAN KOLAM BETON OUTDOOR DI BPBAP SITUBONDO
disusun oleh ELYANA NABILA SYAFA’ATUL HIDAYAH

Subyek: UDANG VANNAME
Kata Kunci: UDANG VANNAME

[ Anotasi Abstrak ]

Menurut Syadillah et al., (2020) udang vaname merupakan jenis udang yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan juga merupakan salah satu komoditas unggulan nasional yang sedang tren. Pada tahun 2012 jumlah ekspor udang vaname sebanyak 112.066 ton BPS RI (2012). Udang vaname memiliki keunggulan diantara komoditas yang lainnya, beberapa kelebihan tersebut yakni dapat beradaptasi terhadap perubahan lingkungan, memiliki pertumbuhan yang cepat dan dapat dibudidayakan dengan kepadatan tinggi baik pada tambak tradisional maupun intensif (Wijayanto et al., 2020). Akhir-akhir ini di Indonesia sudah banyak berkembang berbagai jenis tambak untuk budidaya, baik dari pola intensif maupun super intensif. Jenis-jenis tambak tersebut yakni tambak beton, dan juga tambak plastik HDPE, secara teknis maupun ekonomis jenis tambak diatas memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Kondisi lingkungan yang kurang mendukung dapat mengakibatkan tingkat serangan penyakit yang tinggi, sehingga penggunaan HDPE dapat dijadikan sebagai alternatif yang cocok (Suriawan et al., 2019). Pembesaran udang vaname menjadi aspek penting dalam menunjang keberhasilan suatu budidaya, dalam budidaya pembesaran udang terdapat beberapa kegiatan atau tahapan yang dilakukan guna memperoleh hasil budidaya yang baik. Kegiatan tersebut yaitu di mulai dari persiapan tambak, penebaran benur, manajemen pakan, manajemen kualitas air hingga pemanenan. Aspek- aspek tersebut perlu diperhatikan agar kegiatan budidaya udang menghasilkan kuota panen sesuai dengan yang diharapkan. Menurut Wijayanto et al., (2020) Pengembangan budidaya udang dapat dilakukan dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas menggunakan beberapa metode yakni padat tebar tinggi, pemberian pakan yang optimal dan tanpa penggunaan antibioik. Pemilihan lokasi budidaya yang sesuai dapat menjadi faktor penentu dalam keberhasilan kegiatan budidaya. Lokasi tempat budidaya berpengaruh terhadap struktur dan kontruksi tambak yang akan dibuat. Pendirian lahan budidaya biasanya ditentukan setelah dilakukan analisis terhadap data atau informasi tentang topografi tanah, pengairan, ekosistem dan iklim (Suharyadi 2011). Faktor penting dalam kegiatan budidaya udang vaname ialah pakan, karena dapat menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang. Pemberian pakan umumnya disesuaikan dengan sifat dan tingkah laku udang tersebut, umur dan jumlah padat tebar juga menjadi salah satu penentu dalam pemberian pakan udang. Pakan yang sesuai akan membantu menghasilkan udang yang baik (Arief et al., 2014). Praktik Kerja Lapang ini dilakukan untuk memperdalam ilmu dan pengetahuan terkait teknik pembesaran udang vaname. Jenis udang ini merupakan salah satu komoditas andalan dalam sektor budidaya, oleh karena itu dengan adanya praktik kerja lapang dengan berjudul ”Teknik Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Menggunakan Kolam Beton Outdoor di BPBAP Situbondo” diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait cara atau teknik pembesaran udang vaname sesuai dengan standar yang ada.

Kontributor: Dr Apri Arisandi, S.Pi., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-05-31
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200341100041
No Koleksi: 200341100041


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27603-200341100041-Elyana Nabila_200341100041 Laporan PKL.pdf - 7558 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar