Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Sabtu , 07 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-07-04 09:38:27  •  174 klik

TEKNIK PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN WISATA KECAMATAN TEJAKULA BULELENG UTARA BALI
disusun oleh Khofifah Indah Rahmawati

Subyek: SAMPAH
Kata Kunci: SAMPAH

[ Anotasi Abstrak ]

Industri yang dapat meningkatkan ekonomi salah satunya adalah pariwisata. Wisata pantai menjadi salah satu pilihan kegiatan untuk mengisi waktu liburan. Wisata pantai banyak diminati karena dapat menyaksikan keindahan alam laut dan pesisir. Selain itu kegiatan seperti snorkeling, berenang, memancing dan menikmati panorama bawah laut juga dapat dilakukan oleh wisatawan (Rif’an, 2012). Keindahan alam yang terkenal di Indonesia salah satunya Pulau Bali. Bali merupakan sebuah pulau yang terkenal akan keindahan pariwisatanya, salah satunya pariwisata bahari. Kecamatan Tejakula termasuk kecamatan yang berada di Kabupaten Buleleng Utara Provinsi Bali. Kecamatan ini berada pada ketinggian 3000 meter di atas permukaan laut. Kecamatan Tejakula berbatasan langsung dengan Laut Bali pada bagian utara. Kabupaten Karangasem terletak pada perbatasan bagian timur. Kabupaten Bangli berada pada bagian selatan berbatasan dengan Kintamani. Pada bagian barat berbatasan dengan Desa Kubutambahan. Kelengkapan pariwisata di Kecamatan Tejakula dilengkapi dengan fasilitas umum yang memadai. Adapun fasilitas umum tersebut berupa area parkir, balai pertemuan, cafetaria, wifi area, restaurant, kios souvenir dan kamar mandi umum (Kadek, 2020). Seiring dengan peningkatan wisatawan maka akan menimbulkan salah satu problematika baru, yakni penumpukan sampah. Sampah merupakan permasalahan yang penting untuk ditangani. Dampak pencemaran sampah bukan berdampak hanya pada lingkungan, tetapi juga berdampak pada wisatawan. Pengelolaan sampah yang buruk pada daerah wisata dapat mempengaruhi minat berkunjung wisatawan. Pada lokasi pariwisata suatu kualitas kebersihan merupakan parameter kenyamanan bagi wisatawan di lokasi tersebut. Adapun kebersihan daerah wisata diciptakan oleh pengelolaan yang baik pada daerah wisata itu sendiri. Pengelolaan kebersihan daerah wisata dapat dikelola oleh penduduk lokal, wisatawan maupun pemerintah setempat demi terjaganya kualitas kebersihan. Peningkatan jumlah wisatawan dapat menyebabkan terjadinya penumpukan sampah apabila tidak ditangani dengan baik (Sara et al., 2016). Daya tarik suatu wisata dapat diukur melalui kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih dapat menciptakan daya tarik wisatawan untuk berkunjung pada daerah tersebut. Peningkatan jumlah wisatawan dapat meningkatkan ekonomi dan pembangunan pada daerah tersebut. Sehingga penanganan sampah bukan menjadi tanggung jawab pemerintah namun juga menjadi tanggung jawab masyarakat, wisatawan dan seluruh elemen agar tercipta lingkungan yang bersih dan terbebas dari tumpukan sampah penyebab penyakit (Ricky et al., 2022). Kegiatan Praktik Kerja Lapang ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan warga setempat terkait kebersihan wisata di Kecamatan Tejakula.

Kontributor: Maulina Kusumo Wardani, S. Kel., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-05-24
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200341100061
No Koleksi: 200341100061


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27605-200341100061-khofifah pkl.pdf - 11629 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar