Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh imam pada 2023-07-04 14:09:48  •  436 klik

TEKNIK PEMBIBITAN SAWI PUTIH (Brassica rapa subsp. pekinensis) DI PUSAT PENELITIAN PERTANIAN DAN PERDESAAN SWADAYA (P4S) ARBORETUM FARM BUMIAJI, BATU
disusun oleh AINUN ERNAWATI

Subyek: SAWI PUTIH
Kata Kunci: SAWI PUTIH

[ Anotasi Abstrak ]

Kebutuhan produk pertanian semakin meningkat dengan seiring berkembangnya jumlah populasi penduduk. Salah satu jenis komoditas tanamanholtikultura dengan tingkat konsumsi yang tinggi dan bagus untuk di Indonesia adalah sawi putih. Sawi putih merupakan jenis sayuran yang berasal dari Tiongkok (China) yang tergolong dalam famili Brassicaceae yang dimanfaatkanbagian daun dan bunganya sebagai bahan pangan sayuran. Sawi putih sering dimanfaatkan atau diolah menjadi masakan Tionghoa, oleh karena itu sebagian masyarakat menyebut sawi putih dengan sawi cina atau petsai. Dalam setiap 100 g berat basah tanaman sawi putih mengandung protein2.3 g, lemak 0.3 g, kalsium 220.0mg, fosfor 38.0 g, Fe 2.9 g, karbohidrat 4.0 g,vitamin A 1.940 mg, vitamin B 0.09 mg dan vitamin C 102 mg (Alifiah et al.,2019). Manfaat dalam mengonsumsi sawi putih dapat menjaga kesehatan tubuh,penyembuhan penyakit kepala, menghilangkan gatal pada tenggorokan, penyakit ginjal, melancarkan pencernaan makanan, dan menjaga aliran darah tetap terjaga (Prambudi, 2019). Produktivitas sawi putih pada tahun 2017-2019 di Indonesia cenderung mengalami peningkatan. Pada tahun 2017 produktivitas sawi putih berjumlah 627.598 ton/tahun menjadi 635.990 ton /tahun pada tahun 2018 sehingga mengalami peningkatan sebanyak 2,63% dari tahun 2018 dan 4% dari tahun 2017 (Badan Pusat Statistik, 2020). Konsumsi sawi putih pada tahun 2017 mengalami peningkatan dari 1,043 kg/kapita/tahun menjadi 2,086 kg/kapita/tahun. Upaya peningkatan produksi sawi putih dalam memenuhi kebutuhan konsumen dan permintaan pasar diperlukan teknologi produksi yang tepat supaya memperoleh hasil yang maksimal (Ma’arif et al., 2022). Dalam proses sebelum melakukan budidaya sawi putih harus memperhatikan tingkat kualitas benih yang digunakan guna menghasilkan bibit tanaman yang unggul. Proses pembibitan pada sawi putih termasuk faktor penting dalam menunjang hasil budidaya. Salah satu wilayah di Kota Batu yang memproduksi sayuran sawi putih adalah Kecamatan Bumiaji yaitu Pusat Pelatihan dan Pedesaan Swadaya (P4S) Arboretum, Farm. Kegiatan yang meliputi budidaya sawi putih dan tanaman hortikultura sayuran lainnya. Proses budidaya yang meliputi dari kegiatan penyiapan lahan hingga penanganan pasca panen. Sebelum melakukan kegiatan budidaya tanaman diperlukan bibit tanaman yang unggul. Hal ini mempengaruhi hasil budidaya tanaman, oleh sebab itu, teknik pembibitan yang tepat sangat diperlukan untuk menunjang hasilkegiatan budidaya. Kegiatan PKL yang dilakukan di P4S Arboretum Farm terkait pembibitan sawi putih yang meliputi proses penyemaian benih sawi putih pada tray, pemeliharaan tanaman,hingga penanaman bibit sawi putih.

Kontributor: Ir. Slamet Supriyadi, M.Si
Tanggal tercipta: 2023-05-30
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100033
No Koleksi: 200311100033


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27614-200311100033-Ainun Ernawati_200311100033_Laporan PKL.pdf - 6191 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar