Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2023-07-06 08:21:52  •  208 klik

MAINTENANCE MESIN PERALATAN INDUSTRI DI PT KAKAO BHINEKA SEJAHTERA BATU PADA PENGOLAHAN CHOCOLATE BAR
disusun oleh AGUSTIN OLDRI PRASASTI

Subyek: KAKAO
Kata Kunci: KAKAO

[ Anotasi Abstrak ]

Komoditi kakao yang melimpah selain digunakan sebagai eksport, kakao juga dijadikan bahan olahan dalam negeri, misalnya pada PT Kakao Bhineka Sejahtera yang terletak pada PT Kakao Bhinneka Sejahtera Jl. Sultan Agung 16, Sisir, Kota Batu, Jawa Timur, Indonesia.yang bergerak pada bidang pengolahan pangan coklat yang menggunakan biji kakao nusantara yang rendah gula dengan kadar maksimum 25 dan tanpa lemak nabati atau tanpa bahan penambahan bahan makanan (bebas 5P) Pewarna, Pemanis, Perasa, Pengenyal, Penyedap. PT Kakao Bhineka Sejahtera bekerjasama dengan beberapa daerah di Indonesia untuk pengadaan biji kakao fermentasi, selain itu PT Kakao Bhineka Sejahtera juga bekerja sama dengan Kementrian Koperasi dan UKM. PT Kakao Bhineka Sejahtera memiliki brand yang cukup terkenal di wisata kota Batu yaitu Moodco yang berisikan produk coklat, tempe coklat, dan aneka produk coklat lainya yang rendah lemak. PT Kakao Bhinneka Sejahtera memiliki tujuan untuk membangun brand awareness masyarakat Indonesia tentang cokelat setelah di pasarkan. PT Kakao Bhinneka Sejahtera memiliki Visi cokelat yang mencerdaskan bangsa, dan Misi Konsumsi cokelat sehat rendah gula sejak dini mencerdaskan generasi muda Indonesia. Proses penanganan komoditi coklat pada PT Kakao Bhineka Sejahtera, yaitu dengan mendatangkan biji kopi fermentasi dari berbagai daerah di nusantara, lalu dilakukan proses pembuatan cokelat bar dengan menggunakan alat bantuan mesin mesin canggih. Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, setiap perusahaan dituntut untuk mampu bersaing dengan perusahaan lain, karena banyaknya perusahaan yang bergerak dalam bidang industri yang sama. Kemajuan teknologi mesin-mesin baru dengan kualitas yang lebih baik dan kapasitas produksi yang lebih besar, sangat menunjang perusahaan untuk beroperasi lebih produktif. Dengan adanya mesin yang bekerja secara produktif akan menyebabkan kerusakan (Rodhi 2013). Faktor yang dapat menjadi penyebab timbulnya kerusakan atau gangguan pada mesin yaitu kelalaian dalam memenuhi kebutuhan pemeliharaan dasar yang sangat dibutuhkan oleh mesin, seperti kebutuhan akan pelumasan yang harus diisi secukupnya dan tepat waktu, kebutuhan kebersihan mesin, pengencangan baut dan lain-lainnya. Kesalahan dalam mendeteksi dan menjaga kondisi operasi mesin, getaran, tekanan dan kecepatan mesin, yang seharusnya tetap dalam kondisi yang wajar (normal). Kurangnya kepedulian dan keterampilan operator dalam menangani mesinnya atau adanya kesalahan teknis yang dilakukan oleh petugas rawat mesin. Kondisi mesin yang memang kurang baik atau adanya komponen yang usang karena kinerja mesin merupakan faktor penting dalam proses produksi,

Kontributor: Prof. Ir. Umi Purwandari,M. App.Se. P.hD
Tanggal tercipta: 2023-06-23
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200331100077
No Koleksi: 200331100077


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27645-200331100077-Agustin Oldri Prasasti_200331100077_Laporan PKL.pdf - 3104 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar