Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agribisnis
di-posting oleh imam pada 2023-07-06 08:25:42  •  164 klik

SISTEM AGRIBISNIS BERAS PRIMA TIGA (P-3) DI KOTA MADIUN
disusun oleh Pretty Carolina Agustin; Luluk Fitria Khoiru Ulya

Subyek: BERAS
Kata Kunci: BERAS

[ Anotasi Abstrak ]

Beras merupakan komoditas pangan yang utama bagi masyarakat Indonesia. Menurut data (BPS, 2022), konsumsi beras oleh penduduk Indonesia diperkirakan sebesar 32,07 ton. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 718,03 ribu ton atau 2,29% dibandingkan pada konsumsi beras pada tahun 2021 sebesar 31,36 ton. Dengan demikian dapat dijelaskan jika beras merupakan komoditas yang strategis bagi roda perekonomian nasional, selain itu juga dapat digunakan untuk menunjang ketahanan pangan nasional. Namun pada ketahanan pangan tidak hanya meliputi ketersediaan pangan dan tercukupinya pangan, tetapi juga menekankan pada mutu dan gizi yang seimbang, aman untuk dikonsumsi dan dapat dengan mudah dijangkau oleh individu. Dalam menghadapi era global, tuntutan dalam skill dunia kerja juga meningkat. Kebutuhan tenaga kerja dalam bidang pertanian tentunya juga semakin naik, terutama dalam bidang pangan. Namun, hal-hal tersebut terkadang masih lalai diperhatikan dalam upaya ketahanan pangan. Dalam mewujudkan ketahanan pangan, keamanan pangan merupakan aspek yang penting. Keamanan pangan merupakan hal yang penting mengingat sudah banyaknya pangan yang telah terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia. Bahan-bahan kimia yang digunakan seperti penggunaan pupuk kimia ataupun pestisida yang berlebih memiliki dampak yang tidak baik jika digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Penggunaan pupuk anorganik dengan jangka waktu yang panjang dapat memengaruhi kesuburan pada tanah dan jika penggunaan natrium (N) yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan iklim, hal ini dikarenakan natrium yang diberikan kepada tanaman hanya dapat diserap sebesar 50% dari pemberian dan selebihnya menguap di udara. Bahan organik memiliki fungsi yang berkebalikan pada bahan anorganik yaitu memiliki sifat memperbaiki sifat yang ada pada tanah baik dari sifat fisik, kimiawi, dan hayati. Tanaman yang menggunakan bahan organik memiliki produksi yang lebih baik dan nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan bahan anorganik. Salah satu upaya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun untuk menggalakkan keamanan pangan yaitu melalui pengembangan program beras sehat. Beras sehat merupakan produk dari pertanian berkelanjutan yang menggunakan bahan kimia dengan kadar yang kecil atau bahkan sama sekali tidak menggunakan bahan-bahan kimia. Pada pertanian tersebut lebih menekankan bahan-bahan organik untuk mengelola usahataninya.

Kontributor: Dian Eswin Wijayanti, SP., M.Sc
Tanggal tercipta: 2023-06-21
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200321100015
No Koleksi: 200321100015


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27646-200321100015-PRETTY CAROLINA AGUSTIN#200321100015#AGRIBISNIS.pdf - 1603 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar