Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-07-06 09:00:16 • 422 klik
PENGUJIAN KUALITAS MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH DI PERKEBUNAN PT. TJANDI SEWU BARU KABUPATEN BLITAR, JAWA TIMUR
disusun oleh SITI MABRUROH
| Subyek: | MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH |
| Kata Kunci: | MINYAK ATSIRI DAUN CENGKEH |
[ Anotasi Abstrak ]
Cengkeh (Syzigum aromaticum) merupakan salah satu jenis komoditas perkebunan yang banyak ditemukan di Indonesia. Komoditas ini banyak dibudidayakan karena tanaman cengkeh merupakan tanaman yang hanya dapat tumbuh di negara tropis. Cengkeh menjadi salah satu komoditas penting dalam pembangunan nasional. Harga cengkeh di pasar nasional mengalami pasang surut. Hal ini tentunya menyangkut dengan biaya panen cengkeh yang cukup tinggi. Cengkeh memiliki kontribusi terhadap penyediaan kebutuhan beberapa industri seperti industri rokok serta berkontribusi pada peningkatan devisa negara. (Arinda dan Yantu, 2015). Tingginya biaya panen cengkeh yang tidak diimbangi dengan pemanfaatan tanaman cengkeh dengan baik akan merugikan petani cengkeh. Pemanfaatan tanaman cengkeh umumnya hanya sebatas bagian tangkai bunganya. Tangkai bunga biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan rokok. Tangkai bunga selain digunakan pada industri rokok juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan minyak atsiri cengkeh. Pemanfaatan bagian tanaman cengkeh yang terbatas pada tangkai bunga menyebabkan bagian lain dari tumbuhan cengkeh seperti daun cengkeh dibuang begitu saja. Kandungan senyawa kimia pada daun cengkeh hampir sama dengan kandungan kimia pada bunga cengkeh. Salah satu pemanfaatan daun cengkeh adalah dengan mengolahnya menjadi bahan baku minyak atsiri cengkeh. Cengkeh menghasilkan minyak atsiri sekitar 14-21% dengan komponen utamanya adalah senyawa eugenol sekitar 95%. Eugenol adalah senyawa kimia yang memiliki sifat dapat larut dalam pelarut orgaik serta memiliki rasa dan bau yang khas. Bagian tanaman cengkeh yang dimanfaatkan dalam pembuatan minyak atsiri adalah bunga cengkeh (Clove Oil), tangkai bunga (Clove Steam Oil), dan daun cengkeh (Clove Leaf Oil). Minyak atsiri cengkeh menjadi salah satu bahan antibakteri alami yang mudah diperoleh. Pemanfaatan minyak atsiri cengkeh salah satunya sebagai bahan pembuatan vanilin yang merupakan bahan pemberi aroma pada produk makanan (Hadi, 2012). Daun dari tumbuhan cengkeh juga dapat diolah menjadi produk minyak atsiri. Senyawa kimia pada daun cengkeh tidak kalah dengan kandungan pada tangkai bunga cengkeh sehingga daun menjadi salah satu alternatif bahan baku minyak atsiri cengkeh. Kandungan minyak atsiri daun cengkeh sekitar 1-4% dengan kadar eugenolnya sebesar 70-80% (Prasetyo, 2018). Minyak atsiri daun cengkeh umumnya didapatkan dari daun cengkeh yang sudah gugur. Komposisi minyak atsiri daun cengkeh yang diperoleh ditentukan oleh sifat dan senyawa kimia yang ada di dalamnya serta ditentukan oleh proses destilasinya. Salah satu tempat produksi minyak atsiri daun cengkeh yakni pada Perkebunan PT. Tjandi Sewu Baru yang terletak di wilayah Blitar, Jawa Timur. Perusahaan ini tidak hanya memproduksi minyak atsiri daun cengkeh tetapi juga memiliki perkebunan cengkeh dengan luas kurang lebih 159.79 Ha. Minyak atsiri daun cengkeh sebelum didistribusikan kepada konsumen umumnya dilakukan tahap pengujian terlebh dahulu. Hal ini tentunya juga dilakukan oleh Perkebunan PT. Tjandi Sewu Baru di mana dilakukan pengujian kualitas terhadap minyak atsiri daun cengkeh. Pengujian kualitas minyak atsiri daun cengkeh yang dilakukan oleh Perkebunan PT. Tjandi Sewu Baru meliputi uji warna, uji aroma, dan uji berat jenis. Pengujian kualitas bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas dari minyak atsiri daun cengkeh yang diproduksi apakah sudah sesuai standar yang telah ditetapkan.
| Kontributor | : Dr. Banun Diyah Probowati, STP., M.Si |
| Tanggal tercipta | : 2023-03-16 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200331100072 |
| No Koleksi | : 200331100072 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27654-200331100072-SITI MABRUROH_LAPORAN PKL PENGUJIAN KUALITAS.pdf - 1835 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- PENGARUH NAUNGAN DAN PUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN MINYAK ATSIRI PADA TANAMAN SELASIH (Ocimum basilicum L.)
- PENGARUH PEMBERIAN PUPUK FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN MINYAK ATSIRI DUA KULTIVAR SELASIH
- PENGARUH APLIKASI PUPUK SENG TERHADAP PRODUKSI DAN KANDUNGAN MINYAK ATSIRI PADA TIGA AKSESI TANAMAN SELASIH (Ocimum basilicum L.)
- ANALISIS KANDUNGAN MINYAK ATSIRI PADA TANAMAN KUNYIT (Curcuma domestica val.) DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN BANGKALAN
- KERAGAAN PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN MINYAK ATSIRI TANAMAN SIRIH (Piper betle L.) DENGAN PERLAKUAN PUPUK ORGANIK GUANO
Kembali ke Daftar 