Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-07-06 09:06:13  •  256 klik

TEKNIK DAN PROBLEMATIKA KONSERVASI IKAN HIU KARANG SIRIP HITAM (Carchrhinus melanopterus) DI PERAIRAN BANGSRING UNDERWATER BANYUWANGI
disusun oleh Endra Mega Lutama

Subyek: IKAN HIU
Kata Kunci: IKAN HIU

[ Anotasi Abstrak ]

Konservasi ekosistem pesisir sangat diperlukan mengingat masih cukup banyaknya kegiatan masyarakat yang tidak sesuai dengan peraturan tentang tata cara penangkapan ikan yang baik. Konservasi daerah pesisir pantai dan laut secara bertahap akan mengembalikan kondisi ekosistem menjadi lebih baik sehingga menjadi layak untuk ditempati oleh biota laut dan pesisir (Prihanta et al., 2020). Kegiatan konservasi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir karena dapat dijadikan sebagai daerah ekowisata (Mamengko dan Kuntari, 2020) Bangsring Underwater merupakan kawasan ekowisata yang ada di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi yang berfokus pada kegiatan pariwasata yang peduli terhadap kondisi lingkungan. Kepedulian tersebut dapat dilihat dari kegiatan konservasi yang dilakukan seperti konservasi terumbu karang, pembiatan keramba jarring apung dan pelestarian lingkungan pesisir (Lailatufa et al., 2019). Sector ekowisata di Bangsring sangat didukung oleh Lembaga masyarakat setempat, Lembaga pemerintah serta dengan penyediaan infrastruktur yang memadai seperti toilet, taman baca, rumah apung dan system pengelolaan yang baik (Zulianto et al., 2020). Pelestarian ikan hiu yang ada di perairan dangkal terutama pada daerah terumbu karang merupakan kegiatan yang sangat perlu dilakukan karena ikan hiu sendiri menjadi spesies kunci dalam menjaga keseimbangan ekosistem yang ada di perairan.(Azizah Charir dan Lestari, 2018). Kegiatan pelestarian telah dilakukan oleh lembaga pemerintahan seperti dengan penerbitan PERMEN KP No. 61 Tahun 2019 tentang pemanfaatan jenis ikan yang dilindungi dan PERMEN KP No. 10 Tahun 2021 tentang standar kegiatan badan usaha dan produk. Peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam upaya pelestarian ikan hiu yang ada di Indonesia meskipun hambatan terbesar yaitu kurangnya dalam hal pelacakan dan pemetaan lokasi serta jalur migrasi ikan hiu masih belum dapat dilakukan dengan baik (Fitriyani, 2018). Mengingat masih kurangnya pemahaman akan pelestarian biota laut maka Bangsring Underwater merupakan tempat yang cocok untuk memperdalam pengetahuan tentang pelestarian biota laut. Pelestarian yang berupa kegiatan konservasi ikan hiu menjadi salah satu poin penting dalam menambah wawasan masyarakat dan mahasiswa untuk lebih mengenal dan memahami tentang cara dan permasalahan yang akan terjadi dalam kegiatan konservasi.

Kontributor: Wahyu Andy Nugraha, ST., M.Sc., Ph.D
Tanggal tercipta: 2023-05-24
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-180341100123
No Koleksi: 180341100123


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27656-180341100123-indra pkl.pdf - 20992 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar