Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2023-07-07 08:14:33  •  429 klik

PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT TIRTA SUKSES PERKASA NGANJUK
disusun oleh RIZQY RAWHATY RAJABIYAH

Subyek: PT TIRTA SUKSES PERKASA NGANJUK
Kata Kunci: PT TIRTA SUKSES PERKASA NGANJUK

[ Anotasi Abstrak ]

Air minum dalam kemasam yaitu air baku yang telah melalui proses pengolahan dan dikemas baik dalam kemasan botol maupun cup yang siap dikonsumsi. Proses pembuatan air minum dalam kemasan melalui 3 tahapan yaitu penyaringan, disinfeksi dan pengisian. Ketiga tahapan proses tersebut harus terlaksana dengan baik agar menghasilkan air minum dalam kemasan yang layak dikonsumsi berdasarkan standar mutu yang ada (Gafur et al., 2016). Air merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat dalam melaksakan aktivitasnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dikategorikan dalam kategori air bersih. Kebutuhan air bersih semakin meningkat akan bertambahnya jumlah manusia di bumi ini. Hal tersebut menyebabkan adanya krisis air bersih bagi kehidupan manusia sehingga terjadi perebutan penggunaan air bersih untuk berbagai pemakaian. Adanya perebutan penggunaan air mengakibatkan beberapa orang kehilangan akses untuk penggunaan air bersih. Selain itu, perilaku boros air bersih bagi sebagian orang juga menyebabkan beberapa orang kehilangan akses untuk penggunaan air bersih (Wicaksono et al., 2019). Dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, penggunaan air salah satunya yaitu sebagai air minum. Air yang dikonsumsi sebagai air minum harus memperoleh perhatian yang utama mengenai kualitas air tersebut. Air minum harus terbebas dari cemaran mikroba yang melebihi dari standar yang telah ditentukan. Air dapat dikonsumsi sebagai air minum harus memenuhi beberapa syarat diantaranya yaitu secara fisik air otidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa (Amelia, 2019). Terdapat berbagai cara untuk pengolahan air menjadi air minum. Salah satunya yaitu pengolahan air dengan menggunakan metode penyaringan atau filtrasi. Merose filtrasi merupakan proses pengolahan air menggunakan media sand filter dan carbon filter. PT Tirta Sukses Perkasa Nganjuk merupakan salah satu produsen air minum dalam kemasan yang mengolah air melalui proses filtrasi dan water treatment menggunakan proses ozonisasi. Perusahaan ini memproduksi air minum dalam kemasan dalam bentuk Cup 220 ml dan Cup 150 ml serta galon 19 L. Dalam setiap perusahaan penting adanya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk memberi perlindungan kepada pekerjanya akan resiko kecelakaan kerja yang dapat mengancam keselamatan pekerjanya. Kecelakaan kerja dapat ditimbulkan dari 3 faktor diantaranya tindakan tidak aman, kondisi tidak aman dan faktor nasib atau kejadian yang tidak bisa diramalkan dapat menimbulkan kecelakaan kerja (Aini Nuryono, 2020). Seperti halnya perusahaan pada umumnya PT Tirta Sukses Perkasa Nganjuk juga berpotensi memiliki resiko dan bahaya kecelakaan kerja. Resiko yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja di PT Tirta Sukses Perkasa Nganjuk diantaranya yaitu adanya tindakan tidak aman dari pekerja yang tidak menggunakan APD sesuai standar peraturan yang berlaku. Adanya kondisi tidak aman dari penataan barang pada gudang serta terdapat beberapa lokasi kerja yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat kerja seperti adanya paparan Gas Ozon (O3) pada ruangan filling dan paparan bahan kimia pada laboratorium dan tempat penyimpanan limbah B3. Tingginya tingkat resiko kecelakaan kerja di PT Tirta Sukses Perkasa Nganjuk mewajibkan perusahaan menerapkan K3 agar dapat memberikan perlindungan kepada para pekerjanya. Harapannya dengan adanya perlindungan dari perusahaan kepada para pekerjanya dapat meningkatkan produktivitas kinerja pekerja sehingga seluruh operasional perusahaan dapat berjalan dengan lancar. Perlindungan yang diberikan oleh perusahaan kepada pekerjanya yaitu melalui penerapan keselamatan dan kesehatan kerja untuk memberikan rasa aman, nyaman, sehat dan selamat dalam melaksanakan kegiatan kerja bagi pekerja. Sehingga dengan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dapat meningkatkan produktivitas pekerja secara optimal (Wahyuni et al., 2018). Keselamatan dan kesehatan kerja penting diterapkan pada suatu perusahaan. Faktor utama yang mendasari pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan yaitu adanya indikasi kecelakaan dan penyakit yang timbul akibat kegiatan kerja di perusahaan tersebut. Sehingga dengan adanya indikasi tersebut membuat pekerja merasa tidak nyaman dan tidak aman dalam melaksanakan aktivitas kerja. Maka, dengan adanya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dapat memberikan rasa aman, nyaman dan selamat bagi pekerja sehingga produktivitas pekerja meningkat dan seluruh operasional perusahaan dapat berjalan secara optimal (Kartikasari Swasto, 2017).

Kontributor: Cahyo Indarto, S.TP., M.P., Ph.D
Tanggal tercipta: 2023-06-21
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200331100089
No Koleksi: 200331100089


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27694-200331100089-RIZQY RAWHATY RAJABIYAH_200331100089_LAPORAN PKL.pdf - 9808 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar