Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-07-07 08:19:03 • 507 klik
PENGUJIAN STANDAR MUTU BENIH JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) VARIETAS RS 01 DI PT. WIRA AGRO NUSANTARA SEJAHTERA, KEDIRI
disusun oleh RYO ADITYA
| Subyek: | JAGUNG |
| Kata Kunci: | JAGUNG |
[ Anotasi Abstrak ]
Jagung manis merupakan sayuran yang banyak digemari karena rasanya enak, kandungan protein, karbohidrat, vitamin serta kadar gulanya relatif tinggi tetapi kandungan lemaknya rendah. Selain untuk olahan sayuran, jagung manis dapat dikonsumsi setelah direbus maupun dibakar (Sirajuddin, 2010). Rasa manis yang dimiliki oleh jagung manis (sweet corn) dikarenakan mengandung kadar gula lebih tinggi dari pada jagung biasa. Adapun kadar gula pada jagung manis adalah 5-6%, sedangkan kadar gula jagung biasa berkisar 2-3% (Silaban et al., 2013). Seiring muncul dan berkembangnya pasar-pasar modern, permintaan terhadap jagung manis di Indonesia semakin meningkat. Akan tetapi petani di Indonesia belum sepenuhnya dapat memanfaatkan besarnya peluang pasar jagung manis ini (Meriati, 2019). Pada tahun 2022, impor jagung manis sebesar 2,6 ton, sedangkan pada tahun sebelumnya sebesar 2 ton. Hal ini menandakan bahwa produksi jagung manis nasional belum dapat mencukupi permintaan pasar (BPS, 2023) Adapun upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan benih tanaman yang bermutu sehingga dapat meminimalisir kerugian yang dialami oleh petani. Untuk menetapkan standar mutu benih yang baik dapat diperoleh dengan melakukan pengujian mutu benih tanaman. Pengujian benih merupakan penilaian secara objektif mengenai mutu benih yang diproduksi atau diedarkan. Pentingnya melakukan pengujian benih yaitu untuk mengetahui informasi maupun kualitas dari benih tersebut. Mutu benih dapat dinilai dari mutu fisik, fisiologis, dan genetis, serta memenuhi persyaratan kesehatan benih. Mutu fisik benih dapat diukur dari kebersihan benih, ukuran, bentuk, dan warna yang homogen serta tidak mengalami kerusakan mekanis ataupun karena serangan hama dan penyakit. Mutu fisiologis diukur dari viabilitas benih, kadar air, dan daya simpan benih. Sedangkan mutu genetik diukur dari tingkat kemurniannya (Widajati et al., 2013). Benih yang memiliki mutu tinggi dapat dicirikan oleh mutu fisik baik, kemurnian spesies tinggi, daya berkecambah dan vigor tinggi, ukuran seragam, bebas dari biji gulma dan penyakit seedborne, serta kadar air optimal. Benih bermutu tinggi dapat diperoleh melalui pengawalan mutu benih dari tanam, panen, prosesing, dan penyimpanan. Parameter utama standar mutu benih adalah kemurnian benih, kadar air, dan daya berkecambah. Ketiga parameter tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan status benih (Sundari dan Ratri, 2018).
| Kontributor | : Fahmi Arief Rahman, S.P., M.Si |
| Tanggal tercipta | : 2023-05-23 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200311100042 |
| No Koleksi | : 200311100042 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27695-200311100042-Ryo aditya_200311100042_Laporan PKL (1).pdf - 4912 KB
Dokumen sejenis...- ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PERTANIAN JAGUNG DI KABUPATEN BANGKALAN
- pengaruh berbagai macam pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays Saccharata Strut)
- analisis daya saing komoditas jagung di kecamatan larangan kabupaten pamekasan
- FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG DI KECAMATAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN PADA TAHUN 2009-2011
- Pemilihan Varietas Jagung Hibrida Berdasarkan Kriteria Komoditas (Studi Kasus: Kecamatan Galis Kabuapten Pamekasan)
Dokumen yang bertautan...- ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PERTANIAN JAGUNG DI KABUPATEN BANGKALAN
- pengaruh berbagai macam pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays Saccharata Strut)
- analisis daya saing komoditas jagung di kecamatan larangan kabupaten pamekasan
- FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI JAGUNG DI KECAMATAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN PADA TAHUN 2009-2011
- Pemilihan Varietas Jagung Hibrida Berdasarkan Kriteria Komoditas (Studi Kasus: Kecamatan Galis Kabuapten Pamekasan)
Kembali ke Daftar 