Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-07-07 09:31:59 • 221 klik
ANALISIS PERHITUNGAN VOLUME PENGERUKAN PADA PELABUHAN MALAHAYATI MENGGUNAKAN METODE CROSS-SECTION
disusun oleh AHMAD FAHMI WAHYUDI
| Subyek: | PELABUHAN |
| Kata Kunci: | PELABUHAN |
[ Anotasi Abstrak ]
Kemajuan transportasi laut dimaksudkan untuk mengatasi pemerataan pada daerah terisolir khususnya pada daerah perairan yang memiliki akses darat terbatas. Pelabuhan merupakan bangunan atau objek vital bagi transportasi laut dan merupakan titik pindah simpul angkutan, dimana kapal dapat berlabuh, bersandar, bongkar muat barang dan pindah ke daerah lain. yang dapat meningkatkan kesejahteraan suatu daerah melalui perkembangan ekonomi (Adris. A. Putra Djalante, 2011). Pelabuhan harus dilengkapi fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang pada aktivitas bongkar angkut muatan atau perpindahan penumpang. Fasilitas penting pada Pelabuhan salah satunya adalah kolam Pelabuhan. Kolam Pelabuhan adalah bagian dari perairan yang alami maupun buatan dari segi kedalaman dan lebar yang menjadi tempat bersandarnya kapal. Kolam pelabuhan harus mempunyai kedalaman dan lebar yang cukup atau sesuai dengan syarat aman kapal agar kapal dapat bersandar dengan aman. Hal tersebut mengharuskan tersedianya informasi kedalaman laut di area tersebut (Ayu et al., 2020). Perawatan terhadap kolam alur pelayaran atau pelabuhan wajib dilakukan oleh otoritas pelabuhan. Perawatan tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan pelayaran, tata ruang perairan dan Drainase. Perawatan ini diperlukan untuk menjaga kedalaman dan keluasan cekungan pelabuhan dan rute navigasi yang membutuhkan pengerukan. Pengerukan penting dilakukan di pelabuhan dengan sedimen tinggi yang mengangkut banyak material yang tererosi atau limbah dari hulu sungai yang dapat menyebabkan kapal karam. Untuk menghindari hal tersebut dilakukan pengerukan pada kedalaman tertentu agar kapal dapat berlabuh dengan aman (Witantono Khosim, 2015). Pelabuhan Malahayati merupakan pelabuhan internasional dan pelabuhan utama di Provinsi Aceh sebagai tempat bongkar muat angkutan barang. Dalam pemanfaatan pelabuhan dengan berbagai aktivitas, maka pelabuhan harus menyediakan fasilitas yang memadai bagi penggunanya, segala komponen pelabuhan harus dapat menunjang proses perkembangan industri. Komponen pelabuhan seperti fasilitas, sumber daya manusia, dan pelayanan sebagai sumber kelancaran pergerakan roda perindustrian harus disediakan oleh pelabuhan guna memenuhi kebutuhan pengguna Pelabuhan (Kasvia Abdi, 2018). Aktivitas dan mobilitas yang cukup tinggi di Pelabuhan membuat seluruh fasilitas dan sarana prasana yang menunjang harus dalam kondisi baik dan siap pakai, oleh karena itu diperlukan perawatan yang rutin untuk menangani hal tersebut. Area kolam labuh merupakan salah satu area vital yang digunakan sebagai daerah sandar kapal-kapal yang ingin berlabuh di suatu Pelabuhan, oleh karena perlu perawatan agar tidak terjadi kecelakaan atau suatu kerugian dikemudian hari. Bentuk perawatan yang dapat dilakukan berupa pengerukan untuk menjaga kedalam kolam labuh yang disebabkan penumpukan sedimen (Anggrahini, 2017). Maka dari itu, kegiatan Praktik Kerja Lapang ini bertujuan untuk membuat desain pengerukan dan mengetahui jumlah volume pengerukan pada kolam labuh Pelabuhan malahayati.
| Kontributor | : Ashari Wicaksono, S.Kel., M.Si., |
| Tanggal tercipta | : 2023-05-31 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200341100077 |
| No Koleksi | : 200341100077 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27708-200341100077-Ahmad Fahmi Wahyudi_200341100077_Ilmu Kelautan.pdf - 8891 KB
Dokumen sejenis...- Pemetaan tanjung modung kecamatan klampis kabupaten bangkalan sebagai kawasan perencanaan pembangunan pelabuhan peti kemes dengan sistem informasi geografis (SIG)
- STRATEGI MEDIA RELATIONS HUMAS PT. PELABUHAN INDONESIA III DALAM HANDLING CRISIS PEMBERITAAN MEDIA
- Pengelolaan Informasi Di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Dalam Implementasi Undang-Undang No.14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik
- PENENTUAN WAKTU ISTIRAHAT PEKERJA BONGKAR KAPAL BEKAS BERDASARKAN ANALISIS BEBAN KERJA FISIK
- Filsafat Uang(Makna Bagi Pengemis di Pelabuhan Kamal)
Dokumen yang bertautan...- Pemetaan tanjung modung kecamatan klampis kabupaten bangkalan sebagai kawasan perencanaan pembangunan pelabuhan peti kemes dengan sistem informasi geografis (SIG)
- STRATEGI MEDIA RELATIONS HUMAS PT. PELABUHAN INDONESIA III DALAM HANDLING CRISIS PEMBERITAAN MEDIA
- Pengelolaan Informasi Di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Dalam Implementasi Undang-Undang No.14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik
- PENENTUAN WAKTU ISTIRAHAT PEKERJA BONGKAR KAPAL BEKAS BERDASARKAN ANALISIS BEBAN KERJA FISIK
- Filsafat Uang(Makna Bagi Pengemis di Pelabuhan Kamal)
Kembali ke Daftar 