Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2023-07-07 19:00:16  •  257 klik

PENERAPAN SANITASI DAN HYGIENE PADA PROSES PRODUKSI TERI NASI DI PT. MARINAL INDOPRIMA SUMENEP
disusun oleh NAUFAL HIDAYAT

Subyek: IKAN TERI
Kata Kunci: IKAN TERI

[ Anotasi Abstrak ]

Sanitasi adalah penggunaan prinsip-prinsip untuk meningkatkan, menjaga, atau mengembalikan kesehatan manusia yang optimal. Kegiatan sanitasi dalam pengolahan makanan erat kaitannya dengan sanitasi lingkungan tempat produk makanan disimpan, ditangani, diproduksi atau dipersiapkan. Sanitasi merupakan kebutuhan masyarakat umum dalam sebuah produk, sanitasi juga dapat mencegah terjadinya pencemaran makanan dan racun yang disebabkan oleh zat aditif untuk menjaga kesehatan masyarakat (Adriyani Soeprapto, 2009). Sanitasi menjadi topik yang perlu diperhatikan secara menyeluruh karena kasus keracunan makanan sering terjadi akibat konsumsi produk olahan yang tidak hygienis, disebabkan oleh mikroba patogen atau racun yang dihasilkan oleh mikroorganisme, yang kemungkinan terjadi karena sistem sanitasi yang masih kurang baik. Ada beberapa sumber kontaminasi utama dalam produk, seperti peralatan, pekerja, sampah, serangga, tikus, dan faktor lingkungan seperti udara dan air. Namun, dari semua sumber kontaminasi tersebut, peran pekerja adalah yang paling signifikan dalam menyebabkan kontaminasi pada produk (Mariatun & Jauhari, 2018). Kesehatan pada manusia harus dijaga untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menghasilkan produk yang sehat, serta bebas dari berbagai faktor penyebab penyakit, penerapan praktik sanitasi dan kebersihan yang baik sangatlah penting pada setiap tahap produksi ikan teri nasi. Hal ini melibatkan upaya untuk menjaga tempat produksi dan peralatan tetap bersih dan steril, para pekerja menerapkan kebiasaan higienis seperti mencuci tangan secara teratur, serta melakukan pemeriksaan bahan baku ikan untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan atau kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Melalui penerapan praktik sanitasi dan kebersihan yang tepat, produksi ikan teri nasi dapat dipertahankan kualitasnya dan risiko kontaminasi atau keracunan bagi konsumen dapat diminimalkan. Maraknya keracunan makanan yang terjadi akibat proses pengolahan yang tidak hygienis mengharuskan perusahaaan menerapkan standart sanitasi yang baik dan efektif. Maka, dalam Praktik Kerja Lapang ini membahas mengenai penerapan sanitasi di PT. Marinal Indoprima.

Kontributor: Askur Rahman, S.TP., MP
Tanggal tercipta: 2023-06-21
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200331100105
No Koleksi: 200331100105


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27723-200331100105-Naufal Hidayat_200331100105_Laporan PKL_._.pdf - 1147 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar