Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2023-07-07 19:17:46  •  378 klik

PENANGANAN BAHAN (MATERIAL HANDLING) PADA PROSES PRODUKSI INDUSTRI AIR MINUM DALAM KEMASAN DI PT. SWABINA GATRA, GRESIK, JAWA TIMUR
disusun oleh MULAN ANTIKASARI ROMADLONI

Subyek: IR MINUM DALAM KEMASAN
Kata Kunci: IR MINUM DALAM KEMASAN

[ Anotasi Abstrak ]

Material Handling merupakan proses pemindahan bahan baku, bahan setengah jadi maupun bahan jadi dari tempat ke tempat yang lain secara vertikal, horizontal maupun lintasan yang tetap ataupun berubah-ubah. Material handling juga bisa diartikan sebagai penanganan bahan yang tepat dalam jumlah, waktu, kondisi, posisi dan tempat yang tujuannya untuk mendapatkan hasil maksimal dan biaya yang minimum (Mashabai, Adiasa and Ardiansyah, 2021). Menurut American Material Handling Society (AMHS), material handling merupakan sebuah seni dari ilmu yang meliputi beberapa kegiatan diantaranya yaitu penanganan (handling), pemindahan (moving), penyimpanan (storage), pembungkusan/pengepakan (packaging) dan pengawasan (controlling) dari bahan dengan segala bentuknya (Maitimu, 2016). Dalam dunia Industri, penanganan bahan harus ditangani dengan tepat agar produk tetap terjaga kualitasnya sampai pada tangan konsumen. Material handling sangat penting agar kinerja yang dilakukan lebih efektif dan efisien, dan hasil yang diperoleh bisa maksimal dengan pekerjaan yang dilakukan secara minimal. Material handling juga berguna untuk meningkatkan kapasitas produksi. Kapasitas produksi dapat ditingkatkan dengan cara mengurangi down-time pada mesin, meningkatkan produksi kerja pada jam kerja, memperbaiki lokasi dan pengaturan dalam fasilitas (Maitimu, 2016). Penanganan pemindahan bahan baku ataupun barang yang sudah jadi harus dilakukan secara baik dan efisien agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang sudah direncanakan (Kurniawan et al., 2019). Penanganan bahan memiliki tujuan utama yaitu mengurangi biaya produksi per unit. Menurut Kalim and Lukmandono (2021), besarnya biaya Material handling dipengaruhi oleh jarak perpindahan bahan. Metode yang digunakan pada perusahaan dan alat yang digunakan untuk memindahkan barang yang mana hal ini sangat dipengaruhi oleh tata letak fasilitas produksi. Ruang lingkup pada material handling salah satunya yaitu pemindahan suatu barang dari satu lokasi ke lokasi yang lain. PT Swabina Gatra atau yang lebih dikenal dengan nama SWA adalah perusahaan swasta nasional dan merupakan bagian dari Semen Indonesia Group. Perusahaan SWA ini memiliki 5 lini bisnis utama, salah satunya yaitu produksi air minum dalam kemasan (AMDK). Bahan baku merupakan bagian penting dalam dunia industri (Naibaho, 2013). Bahan baku utama pada AMDK merupakan air sedangkan bahan penunjang adalah bahan kemas. Alat yang digunakan pada PT Swabina Gatra untuk menunjang proses produksi meliputi truk tangki, tabung silica sand filter, tabung carbon active, tandon air, storage tank, tabung micro filter 1 dan 2, tabung ultraviolet, ozon generator, final storage tank, mesin proses pencucian, mesin proses pengisian, mesin proses pelabelan dan alat pengemasan.

Kontributor: Burhan, S.TP, M. T
Tanggal tercipta: 2023-06-01
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200331100054
No Koleksi: 200331100054


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27727-200331100054-200331100054_LAPORAN PKL.pdf - 3233 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar