Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-07-10 11:17:24  •  266 klik

ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL 2A DESA PEJARAKAN, KEC. GEROKGAK, KAB. BULELENG, BALI.
disusun oleh Rafdi Nur Wahyu Robby

Subyek: PANTAI
Kata Kunci: PANTAI

[ Anotasi Abstrak ]

Pantai adalah wilayah yang dipengaruhi oleh proses dinamika di darat dan di laut. Pantai umumnya menjadi tempat untuk proses dinamika yang kompleks yang dapat mengakibatkan perubahan struktur yang relatif cepat (Purwanto et al., 2014). Secara umum proses geomorfologi yang bekerja pada zona pantai dapat dibedakan menjadi dua yaitu destruktif dan konstruktif. Proses destruktif memiliki arti sebagao proses yang cenderung merusak atau merubah bentuk lahan yang ada sebelumnya, sedangkan proses konstruktif memiliki arti proses yang membentuk lahan baru (Opa, 2011). Daerah pantai memiliki potensi yang besar sebagai daerah pemukiman, pariwisata, budidaya, reklamasi, dan sarana lainnya (Opa, 2011). Zona pantai merupakan zona yang paling intensif dimanfaatkan. Pemanfaatan daerah pantai dapat memberikan dampak yang cukup besar terhadap bentuk pantai sehingga terjadi perubahan garis pantai (Triharto, 2019) Garis pantai (Shoreline) adalah garis khayal yang dibentuk dan menjadi perpotongan antara air laut dengan daratan pantai (Kusumawati et al., 2014). Garis pantai digunakan dalam kepentingan nasional untuk penentuan batas daerah dengan daerah lain dan pengelolaan laut. Udara, air, dan bebatuan di pantai saling berhubungan sehingga disebut lingkungan yang unik. Proses dinamika alami dalam pengelolaan kawasan daerah pesisir berkaitan erat dengan garis pantai (Suniada, 2015) Teknologi penginderaan jauh dapat diaplikasikan untuk mengkaji fenomena perubahan pesisir dengan keunggulan luasan area, pilihan resolusi dan waktu beragam, serta efisiensi waktu (Ladys et al., 2012). Kajian tentang jarak dan laju perubahan garis pantai telah dimanfaatkan untuk berbagai macam penelitian pesisir, seperti perencanaan dan kebijakan tata ruang dan wilayah, zonasi rawan bencana dan prediksi morfodinamika pantai. Penggunaan citra satelit Sentinel-2A juga dinilai lebih cocok dari citra Landsat yang memiliki resolusi lebih kecil. Citra resolusi yang lebih besar dapat memunculkan bentuk daratan yang lebih kecil sehingga hasil proses digitasi dapat lebih akurat (Kay et al., 2012). 2 Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perubahan garis pantai yang terjadi di Desa Pejarakan, Kab. Buleleng menggunakan citra satelit Sentinel-2A. Metode dalam penelitian ini adalah dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh yang selanjutnya diselesaikan dengan perhitungan statistik Digital Shoreline Analysis System (DSAS) pada aplikasi penginderaan jauh.

Kontributor: Ashari Wicaksono, S.Kel., M.Si., M.Sc
Tanggal tercipta: 2023-06-23
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-190341100065
No Koleksi: 190341100065


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27743-190341100065-Laporan PKL_Rafdi Nur Wahyu Robby_19-065[1].pdf - 8518 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar