Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-07-10 14:44:14 • 180 klik
SISTEM PERGUDANGAN PRODUK RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DALAM KALENG DI PT GRAHAMAKMUR CIPTAPRATAMA, GRESIK, JAWA TIMUR
disusun oleh ZURROTIN NUR ISRO’IYAH
| Subyek: | RAJUNGAN |
| Kata Kunci: | RAJUNGAN |
[ Anotasi Abstrak ]
Rajungan merupakan salah satu hasil perikanan dengan nilai jual tinggi sehingga memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas ekspor. Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor rajungan, khususnya untuk ekspor ke Jepang, Uni Eropa dan Amerika Serikat. Nilai ekspor rajungan pada tahun 2017 menempati urutan ke-3 terbesar dengan nilai penjualan sebesar US$ 152.739.72 (BPS 2018). Berdasarkan jenis komoditasnya untuk rajungan segar paling banyak diekspor ke Singapura, untuk rajungan bekudan rajungan olahan diekspor ke USA. Hal tersebut dipengaruhi oleh kuatnya dominasi negara Indonesia di pasar Amerika Serikat untuk komoditas rajungan (Luhur et al., 2020). Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memerlukan penanganan khusus dikarenakan sifatnya yang perishable food (mudah rusak/busuk). Penurunan mutu pada daging rajungan terjadi karena adanya aktivitas enzim dan bakteri. Dengan adanya kondisi tersebut maka penanganan rajungan harus terjamin perlakuan dan proses penyimpanan atau penggudangannya. Rajungan dari Indonesia yang sering diekspor berbentuk rajungan beku tanpa kepala dan kulit serta dalam bentuk olahan (dikemas dalam kaleng) (Nurmala et al., 2018). Rajungan kaleng banyak diminati oleh pasar luar negeri dikarenakan memiliki kualitas daya tahan yang sangat baik jika dibandingkan dengan produk olahan rajungan lainnya (Jacoeb et al., 2012). Proses pengalengan rajungan juga harus dilanjutkan dengan proses penyimpanan dan penggudangan yang benar. Penyimpanan dan penggudangan dalam suatu industri menjadi hal yang penting untuk dijalankan. Mengingat proses distribusi bahan baku dan proses produksi yang lama sehingga dibutuhkan penyimpanan dan pergudangan untuk menjaga kualitas produk. Pentingnya pergudangan pada produk akhir selain untuk menjaga kualitas dari rajungan kaleng dapat juga dijadikan sebagai acuan untuk mengamankan dari adanya kerusakan produk. Pergudangan diartikan sebagai langkah atau tahapan yang memiliki peran penting dalam mempertahankan bahan pangan atau suatu produk. Pergudangan adalah segala macam upaya pengelolaan yang meliputi penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, pendistribusian, pengendalian dan pemusnahan. Pergudangan yang baik dibutuhkan untuk mendapatkan kualitas bahan yang baik. Pelaksanaan pergudangan dalam pengaturan dan pengawasan barang masuk digudang dan barang yang keluar dari gudang (Makatengkeng et al., 2019). PT Grahamakmur Ciptapratama merupakan perusahaan yang berdiri pada tanggal 4 Juni 2012 yang terletak di Kabupaten Gresik. PT Grahamakmur Ciptapratama merupakan salah satu perusahaan pengekspor produk olahan seafood, khususnya pada bidang pengolahan daging rajungan pasteurisasi. Kapsitas produksi pada pabrik ini yaitu 1,5 ton perhari, dengan sumber bahan baku dalam proses pembuatan rajungan kaleng berasal dari perairan di seluruh wilayah Indonesia khususnya di pulau Jawa dan Madura. Produk olahan yang dihasilkan PT Grahamakmur Ciptapratama berupa rajungan pasteurisasi yang dikemas menggunakan kaleng. Perusahaan ini telah melakukan ekspor ke perusahaan di negara lain seperti Amerika Serikat. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis mengangkat topik “Sistem Pergudangan Produk Rajungan (Portunus pelagicus) Dalam Kaleng Di PT Grahamakmur Ciptapratama, Gresik, Jawa Timur”.
| Tanggal tercipta | : 2023-06-20 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200331100033 |
| No Koleksi | : 200331100033 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27759-200331100033-Zurrotin Nur Isroiyah_200331100033_Laporan PKL.pdf - 1381 KB
Dokumen sejenis...- Analisis Dampak Usaha Industri Rajungan Terhadap Kesejahteraan Pekerja Perempuan di Kabupaten Pamekasan (Studi Kasus Daerah Pesisir Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan)
- KAJIAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PRODUK DAGING RAJUNGAN DI MINI PLANT PANDANG LAUT PT. KELOLA MINA LAUT, BANYUSANGKAH-BANGKALAN
- STUDI HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DENGAN MENGGUNAKAN BUBU DAN GILLNET PADA SUBSTRAT YANG BERBEDA DI PERAIRAN PRAGAAN DAN BLUTO KABUPATEN SUMENEP
- PENGARUH JENIS UMPAN PADA BUBU RAJUNGAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN PADA KEDALAMAN PERAIRAN YANG BERBEDA DI LEMBUNG KABUPATEN PAMEKASAN MADURA
- UJI MUTU DANANALISISFINANSIAL NAGETIKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) TINGGI KALSIUM
Dokumen yang bertautan...- Analisis Dampak Usaha Industri Rajungan Terhadap Kesejahteraan Pekerja Perempuan di Kabupaten Pamekasan (Studi Kasus Daerah Pesisir Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan)
- KAJIAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PRODUK DAGING RAJUNGAN DI MINI PLANT PANDANG LAUT PT. KELOLA MINA LAUT, BANYUSANGKAH-BANGKALAN
- STUDI HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DENGAN MENGGUNAKAN BUBU DAN GILLNET PADA SUBSTRAT YANG BERBEDA DI PERAIRAN PRAGAAN DAN BLUTO KABUPATEN SUMENEP
- PENGARUH JENIS UMPAN PADA BUBU RAJUNGAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN PADA KEDALAMAN PERAIRAN YANG BERBEDA DI LEMBUNG KABUPATEN PAMEKASAN MADURA
- UJI MUTU DANANALISISFINANSIAL NAGETIKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) TINGGI KALSIUM
Kembali ke Daftar 