Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Teknologi Industri Pertanian
di-posting oleh imam pada 2023-07-10 15:24:34  •  303 klik

PENANGANAN BAHAN BAKU PRODUKSI DAGING RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DALAM KALENG DI PT GRAHAMAKMUR CIPTAPRATAMA, GRESIK, JAWA TIMUR
disusun oleh LENNY ISMATUL LAYLI

Subyek: RAJUNGAN
Kata Kunci: RAJUNGAN

[ Anotasi Abstrak ]

Rajungan ialah salah satu komoditas ekspor perikanan penting, saat ini menempati posisi ke-3 terbesar setelah tuna dan udang. Nilai ekspor daging rajungan Indonesia pada tahun 2017 hampir mencapai USD 411 juta. Ekspor rajungan sampai saat ini masih mengandalkan tangkapan alam yang dilakukan terus menerus bahkan rajungan bertelur ikut tertangkap dan diolah. (Yusneri et al., 2020). Penanganan bahan baku produksi rajungan kaleng ini penting untuk dilakukan sebelum diproses ke tahap selanjutnya, dimana pada tahap ini terdapat beberapa pengujian seperti uji chloramphenicol (CAP), uji mikrobiologi, dan uji organoleptik. Beberapa uji tersebut perlu dilakukan untuk memenuhi standard mutu daging rajungan yang ada di perusahaan. Bahan baku merupakan salah satu komponen penting yang akan mempengaruhi berbagai macam biaya seperti biaya penjualan, biaya produksi, bahkan biaya penyimpanan. Sehingga pemilihan supplier merupakan hal penting yang perlu diperhatikan karena sangat mempengaruhi cost dan profit perusahaan. Penanganan bahan baku sangat penting bagi kelangsungan hidup suatu perusahaan, karena akan memberikan hasil yang maksimal bagi perusahaan tersebut. Tujuan penanganan bahan baku ialah agar mutu bahan baku masih tetap terjaga kualitasnya sehingga dapat menghasilkan produk yang bagus. Adanya penanganan bahan baku, mulai dari hasil penangkapan ikan sampai proses produksi diharapkan dapat menghasilkan produk yang bermutu tinggi. Apabila penanganan bahan baku terlambat atau tidak segera dilakukan maka bahan baku rajungan akan terjadi pembusukan. PT. Grahamakmur Ciptapratama Gresik ialah perusahaan yang terletak di Kabupaten Gresik yang bergerak dibidang manufaktur dengan hasil olahan seafood, khususnya pada bidang pengolahan daging rajungan. PT. Grahamakmur Ciptapratama Gresik didirikan pada tahun 2012. Bahan baku utama yang dijadikan produk rajungan kaleng yaitu daging rajungan, bahan baku didapatkan dari supplier yang berasal dari seluruh Indonesia khususnya pulau jawa dan pulau madura, rata-rata setiap supplier mengirim daging rajungan ke perusahaan sebanyak 300-400 kg. Hasil produksi seluruhnya di ekspor dengan pasar utama Amerika Serikat yang menyerap 70% sementara 30% dikirim ke Eropa dan Asia. Proses yang dilakukan oleh PT. Grahamakmur Ciptapratama Gresik ialah proses packing. Tahapan proses pengalengan rajungan dimulai dari tahap penerimaan, sortasi, pengecekan akhir bahan baku, pencampuran (mixing), penimbangan, penutupan kaleng, pelabelan dan pemberian kode, proses pasteurisasi, pendinginan (chilling), pengepakan, penyimpanan (chill storange).

Kontributor: Dr. Iffan Maflahah S.TP., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-06-20
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200331100038
No Koleksi: 200331100038


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27761-200331100038-LENNY ISMATUL LAYLI_200331100038_LAPORAN PKL (1).pdf - 2106 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar