Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-07-12 08:09:41 • 177 klik
PROSES PENGOLAHAN BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea Canephora) DI PERKEBUNAN TEMPUR HILWA KOPI JEPARA
disusun oleh ARIFATUN NASIKHAH
| Subyek: | KOPI |
| Kata Kunci: | KOPI |
[ Anotasi Abstrak ]
Kopi robusta adalah tanaman kopi yang paling banyak ditanam di Indonesia. Terdapat kurang lebih 1,24 juta hektar perkebunan kopi di Indonesia, dengan 307 hektar perkebunan Arabika dan 933 hektar perkebunan Robusta. Jumlah produksi kopi di Indonesia secara lengkap sesuai informasi dari Badan Pusat Pengukuran (BPS) pada tahun 2019 bertambah menjadi 742 ribu ton dan meningkat pada tahun 2020 menjadi 762,38 ton (Maligan et al., 2022). Perkebunan kopi rakyat memberikan kontribusi sebesar 98,6% total produksi (731,6 ribu ton) yang salah satunya merupakan perkebunan Tempur HILWA kopi Jepara, 0,85% produksi berasal dari perkebunan besar negara (5,6 ribu ton), dan 0,6% berasal dari perkebunan besar swasta. (4,4 ribu ton). Minuman kopi terbuat dari biji kopi yang diolah sedemikian rupa melalui proses panjang yang dimulai dari panen, berlanjut hingga pasca panen, dan berujung pada penyangraian. Hasil akhirnya adalah minuman kopi yang nikmat. Kualitas kopi ditentukan oleh proses pengolahannya (Edowai E, 2018) Daerah penghasil utama kopi di Jawa Tengah meliputi beberapa daerah yaitu di kabupaten Jepara, Pati, Semarang, Magelang, Kendal, Kudus, Banjarnegara, dan Temanggung. Desa Tempur yang berada di Kabupaten Jepara yang berlokasi di lereng Gunung Muria merupakan daerah penghasil kopi yang cukup melimpah. Kopi yang ditanam di perkebunan Tempur yaitu jenis kopi robusta, excelsa dan saat ini sedang dalam tahap pengembangan pada jenis kopi Arabika. Total 700 ton kopi dapat diproduksi setiap tahunnya di perkebunan Tempuri ni. Keunggulan rasa kopi Desa Tempur sudah diakui masyarakat, terbukti dengan tingginya permintaan dari Pulau Jawa dan sekitarnya. Terlebih lagi kopi Tempur pernah memenangkan lomba kopi yang diselenggarakan di Yogyakarta dengan memperoleh penghargaan tertinggi pada uji cita rasa setelah kopi Toraja. HILWA Kopi adalah salah satu industri yang terkait dalam sektor pertanian khususnya perkebunan kopi yang terletak dikaki gunung Muria kecamatan Keling kabupaten Jepara. Tanaman pangan yang dibudidayakan adalah kopi Robusta serta produksi kopi Robusta yang berkualitas baik dan beberapa jenis kopi lainnya. Produk kopi Perkebunan Tempur HILWA Kopi Jepara bekerja sama dengan beberapa mitra untuk memenuhi pasokan produknya. Berdasarkan hal tersebut sehingga penulis tertarik untuk mempelajari bagaimana proses produksi kopi Robusta dengan kualitas yang baik yang dilakukan oleh HILWA Kopi di perkebunan Tempur Jepara.
| Kontributor | : Mojiono, S.TP., M.Si. |
| Tanggal tercipta | : 2023-07-03 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200331100047 |
| No Koleksi | : 200331100047 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-27789-200331100047-20_047_Arifatun Nasikhah_Laporan PKL-1.pdf - 1967 KB
Dokumen sejenis...- FENOMENA WARUNG KOPI PANGKON (Studi Kasus Tentang Prostitusi Ilegal Warung Kopi Pangkon Di Pasar Agrobis Desa Plaosan, Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan)
- MAKNA KEBERADAAN WARUNG KOPI (Studi Atas Makna Warung Kopi Giras 26 Bagi Masyarakat Konsumen di Jalan Banyu Urip Kelurahan Putat Jaya Kota Surabaya)
- Potret Warung Kopi Di kawasan Kota Gresik Sebagai Media Ruang Publik ( Studi Deskriptif Kualitatif Warung Kopi Di kawasan Kota Gresik )
- Moshing sebagai Media Koping Stres bagi Remaja
- PENGARUH PRODUK, HARGA, LOKASI DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI BUBUK INSTAN(Studi Kasus di Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan)
Dokumen yang bertautan...- FENOMENA WARUNG KOPI PANGKON (Studi Kasus Tentang Prostitusi Ilegal Warung Kopi Pangkon Di Pasar Agrobis Desa Plaosan, Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan)
- MAKNA KEBERADAAN WARUNG KOPI (Studi Atas Makna Warung Kopi Giras 26 Bagi Masyarakat Konsumen di Jalan Banyu Urip Kelurahan Putat Jaya Kota Surabaya)
- Potret Warung Kopi Di kawasan Kota Gresik Sebagai Media Ruang Publik ( Studi Deskriptif Kualitatif Warung Kopi Di kawasan Kota Gresik )
- Moshing sebagai Media Koping Stres bagi Remaja
- PENGARUH PRODUK, HARGA, LOKASI DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI BUBUK INSTAN(Studi Kasus di Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan)
Kembali ke Daftar 