Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh imam pada 2023-07-15 11:50:13  •  408 klik

INVENTARISASI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA BENIH IKAN KOI (Cyprinus rubrofuscus) YANG HIDUP DI BALAI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERIKANAN BUDIDAYA CANGKRINGAN YOGYAKARTA
disusun oleh Safa

Subyek: IKAN KOI
Kata Kunci: IKAN KOI

[ Anotasi Abstrak ]

Ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) adalah ikan hias air tawar yang berasal dari Jepang dan dikembangbiakan di Jepang pada abad 17 dengan sebutan “Nishikigoi” yang diartikan sebagai ikan beragam warna. Ikan koi memiliki keindahan yang terletak pada punggungnya yang memiliki warna dan pola unik dan mempunyai kurang lebih sebanyak 100 macam tipe warna Kuroki dan tamadachi. Masalah utama pada ikan koi adalah belum maksimalnya untuk membudidayakannya karena ikan koi pada tahap benih merupakan yang terpenting untuk diperhatikan. Pada fase benih ikan koi perlu pakan dan kualitas air yang baik untuk menunjang keberhasilan dalam budidaya dan terhindar dari penyakit. Pertumbuhan pada ikan koi dapat tergolong lambat, hal inilah yang mempengaruhi benih ikan koi mudah terserang hama atau parasit. Ikan koi juga rentan terhadap zat-zat yang berbahaya, oleh karena itu, kolam koi harus dipastikan aman dan nyaman (Soelistyyoadi et al., 2020). Parasit dapat mengganggu laju pertumbuhan pada ikan koi dan dapat merusak organ dalam ikan. Hasil penelitian Agustinus dan Gusliany. (2020) menyatakan bahwa pada ikan kapar yang terserang ektoparasit yaitu pada sirip ekor, insang, dan lendir. Ektoparasit yang paling banyak menginfeksi terdapat pada insang ikan. Jenis ektoparasit diperoleh 3 ektoparasit antara lain Dactylogyrus sp, Myxobolus sp, Vorticella sp. Namun Ektoparasit yang menyerang ikan Kapar lebih dominan jenis Dactylogyrus sp. Penyakit dan infeksi parasit yang menyerang merupakan suatu hal yang sering dihadapi oleh pembudidaya ikan. Penyakit yang sering menyerang ikan koi adalah patogen berupa bakteri, virus, dan jamur. Fahrozi et al. (2018) Penyakit pada ikan koi harus ditangani sejak dini agar dapat menghindari penularan penyakit ke ikan yang lain dalam satu kawanan hingga dapat menyelamatkan dari kematian, maka dari itu harus dilakukan pengecekan penyaki dan monitoring kualitas air yang dilakukan minimal satu bulan satu kali. Kualitas air pada kolam ikan hias air tawar sangat penting untuk kesehatan dan keberlangsungan hidup ikan, hal tersebut dikaitkan dengan kembangbiak ektoparasit yang dapat infeksi sekunder pada ikan. Pada laporan praktik kerja lapang ini akan membahas mengenai inventarisasi dan prevalensi parasite pada ikan koi untuk mengetahui tingkat terserangnya parasite pada ikan, untuk menyesuaikan perlakuan yang diberikan. Praktik kerja lapang ini dilakukan di Laboratorium Kesehatan dan LingkunagnBalai Pengembangan Teknologi Perairan Budidaya. Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan mempunyai tugas pokok melakukan monitoring, pembinaan, dan pengendalian penyakit ikan dan Udang di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Praktikum ini membahas keadaan yang terdapat di balai tersebut dimana harus diperhatikan mengenai Kesehatan ikan yang dibudidaya.

Kontributor: A.B. Candra, S.Si., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-04-13
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200351100043
No Koleksi: 200351100043


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-27853-200351100043-SAFA#200351100043#Manajemen Sumberdaya Perairan.pdf - 2246 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar