Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh imam pada 2023-07-24 08:39:44  •  155 klik

MANAJEMEN KUALITAS AIR PADA IKAN KERAPU CANTANG (Ephinephelus fuscoguttatus><lanceolatus) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU SITUBONDO
disusun oleh WIRANTO

Subyek: IKAN KERAPU
Kata Kunci: IKAN KERAPU

[ Anotasi Abstrak ]

Ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus&amp;gt;&amp;lt;lanceolatus) merupakan komoditas ikan kerapu yang bernilai ekonomis tinggi dan telah menjadi komoditas ekspor penting terutama Hongkong, Jepang, Singapura dan China. Pemenuhan permintaan ekspor ikan konsumsi masih tergantung dari hasil tangkapan nelayan. Kegiatan reproduksi ikan kerapu cantang belum maksimal dan masih tergantung pada benih dari alam yang dimana dari jumlah benih masih belum optimal. Pemenuhan kebutuhan benih ikan masih sangat dibutuhkan secara berkesinambungan terutama benih hasil budidaya. Usaha pembenihan ikan kerapu semakin berkembang seiring dengan berkembangnya usaha budidaya kerapu. Hal ini didukung dengan ditemukannya paket teknologi pembenihan ikan kerapu cantang, sehingga kebutuhan benih selama ini masih tergantung pada benih hasil tangkapan dari alam yang ketersediaan dan jumlahnya sangat berbeda dan menjadi kendala dalam budidaya ikan kerapu cantang (Palupi et al., 2020). Kualitas air adalah istilah yang menggambarkan kebugaran atau kesesuaian air untuk tujuan tertentu. Kualitas air dapat ditentukan dengan melakukan pengujian tertentu dalam suatu perairan dengan parameter kualitas air. Parameter kualitas air adalah siklus hidup ikan yang turut berperan dalam kelangsungan hidup ikan. Parameter kualitas air yang diukur selama penelitian adalah salinitas, suhu, DO, nitrit dan pH dan amoniak. Pengukuran kualitas air dilakukan pada pagi hari sebelum ikan diberi pakan. Kualitas air yang langsung diukur secara in situ adalah O 2 terlarut yang diukur dengan DO meter, pH air dengan pH meter dan salinitas dengan Handrefractometer (Siregar &amp;amp; Adelina, 2012). Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo merupakan unit pelaksanaan teknis (UPT) di bawah naungan Direktorat Jendral Perikanan Budidaya. BPBAP Situbondo terletak di Jl. Raya Pecaron, Kecamatan Panarukan, Pecator, Klatakan, Situbondo, Kabupaten Situbondo. Komoditas yang dikembangkan di BPBAP Situbondo yaitu induk udang vaname dan beberapa benih ikan air payau dan laut meliputi bandeng, udang vaname, kakap putih, ikan kerapu dan sedang mengembangkan teknologi kultur jaringan rumput laut. BPBAP Situbondo mempunyai tugas melakukan uji terap Teknik dan Kerja sama, produksi, pengujian laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan, bimbingan teknis dan pengelolaan sistem informasi di bidang perikanan budidaya air payau.

Kontributor: Firman Farid Muhsoni, S.Pi., M.Sc
Tanggal tercipta: 2023-06-26
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200351100006
No Koleksi: 200351100006


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-28155-200351100006-Wiranto PKL.pdf - 25880 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar