Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh imam pada 2023-07-26 07:52:06 • 227 klik
KANDUNGAN TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) PADA LIMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN PERIKANAN DAN TOTAL DISSOLVED SOLID (TDS) PADA PERTAMBANGAN PASIR KWARSA DI KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR
disusun oleh LAILATUL BADRIYAH
| Subyek: | LIMBAH |
| Kata Kunci: | LIMBAH |
[ Anotasi Abstrak ]
Air merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat diperlukan untuk kehidupan manusia atau biota. Air memiliki peran penting dalam keperluan industri, pertanian atau kegiatan rumah tangga seperti mencuci, memasak, mandi dan sebagainya. Banyaknya bahan buangan atau limbah yang terus-menerus mengakibatkan dampak negatif pada perairan yang pada akhirnya terjadi gangguan keseimbangan dalam perairan baik dari faktor fisika, kimia, maupun biologi. Air dikatakan tercemar apabila mutu ataupun komposisinya berganti baik secara langsung ataupun tidak langsung yang diakibatkan oleh kegiatan manusia. Pencemaran air ialah masuknya zat, tenaga serta komponen lain ke dalam air oleh aktivitas manusia, sehingga mutu air turun hingga ke tingkatan tertentu yang menimbulkan air tercemar (Barang Saptomo, 2019). Pengolahan air limbah yang efektif diperlukan, agar tidak mengakibatkan pencemaran air permukaan, kerusakan pada flora dan fauna yang hidup di air serta tidak mengakibatkan kontaminasi terhadap sumber air minum. Pembuangan air limbah yang bersumber dari rumah tangga maupun industri ke badan air dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apabila kualitas air limbah tidak memenuhi baku mutu. Air limbah merupakan bahan buangan yang berbentuk cair yang mengandung bahan kimia yang sulit untuk dihilangkan dan berbahaya. Air limbah harus diolah agar tidak mencemari dan tidak membahayakan kesehatan lingkungan. Air limbah umumnya berasal dari suatu daerah pemukiman, perkantoran dan industri yang telah dipergunakan untuk berbagai keperluan dan dibuang ke badan air. Air limbah industri dapat menimbulkan zat- zat yang bersifat toksik untuk perairan, yang dapat mengakibatkan kerusakan ekosistem air (Mukarromah, 2016). Limbah industri umumnya menimbulkan permasalahan pada perairan seperti kematian ikan, keracunan manusia serta hewan ternak dan kematian plankton (Supraptini, 2002). Pengujian kelayakan air limbah dapat digunakan untuk pemantauan kualitas perairan. Kualitas perairan umumnya dipengaruhi oleh berbagai macam parameter yaitu fisika, kimia maupun biologi yang sangat dibutuhkan sebagai indikator kualitas perairan. Parameter fisika dan kimia digunakan untuk mengetahui zat apa saja yang terkandung dalam perairan, sedangkan parameter biologi digunakan untuk mengetahui keberadaan organisme di perairan tersebut. Penentuan status mutu air perlu dilakukan sebagai acuan dalam melakukan pemantauan pencemaran kualitas perairan. Parameter pada dasarnya memiliki baku mutu yang telah ditetapkan (Zakaria et al., 2021). UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Tuban terletak di Jl. Veteran Sendang Harjo, Kutorejo No.27 Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban Jawa Timur 62311. Laboratorium ini digunakan untuk menganalisa parameter kualitas air dengan sampel air permukaan, air limbah, dan air bersih. Pengujian yang dilakukan oleh UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan yaitu pH, suhu, BOD (Biological Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand), Klorin, DHL (Daya Hantar Listrik), Logam Berat, Amonia, Minyak dan Lemak, DO, Phospat, TSS (Total Suspended Solid), TDS (Total Dissolved Solid) dan lainnya. UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Dan Perhubungan menerima pengujian dari industri atau perusahaan besar yang ingin menguji kadar limbah yang akan di buang ke lingkungan.
| Kontributor | : Dr. Firman Farid Muchsoni, S.Pi, M.Sc |
| Tanggal tercipta | : 2023-05-25 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200351100037 |
| No Koleksi | : 200351100037 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-28416-200351100037-LAILATUL BADRIYAH_200351100037_MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN.pdf - 1469 KB
Dokumen sejenis...- Mempelajari proses pembuatan dan pemanfaatan limbah brem di perusahaan brem seruling indah jaya Madiun
- PENGOLAHAN LIMBAH GARAM (BITTERN) MENJADI STRUVITE DENGAN PENGONTROLAN PH
- PENGOLAHAN LIMBAH GARAM (BITTERN) MENJADI PUPUK STRUVITE DENGAN JENIS BASA KUAT YANG BERBEDA
- PENGELOLAAN LIMBAH UDARA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PG. DJOMBANG BARU, JOMBANG
- PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PABRIK TAHU ATAS PEMBUANGAN LIMBAH CAIR KE LAUT
Dokumen yang bertautan...- Mempelajari proses pembuatan dan pemanfaatan limbah brem di perusahaan brem seruling indah jaya Madiun
- PENGOLAHAN LIMBAH GARAM (BITTERN) MENJADI STRUVITE DENGAN PENGONTROLAN PH
- PENGOLAHAN LIMBAH GARAM (BITTERN) MENJADI PUPUK STRUVITE DENGAN JENIS BASA KUAT YANG BERBEDA
- PENGELOLAAN LIMBAH UDARA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X (Persero) PG. DJOMBANG BARU, JOMBANG
- PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PABRIK TAHU ATAS PEMBUANGAN LIMBAH CAIR KE LAUT
Kembali ke Daftar 