Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh imam pada 2023-07-26 08:01:31  •  360 klik

MANAJEMEN PEMELIHARAAN PADA CALON INDUK IKAN KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis) PADA BUDIDAYA PERAIRAN DI BPBAP SITUBONDO
disusun oleh RENI

Subyek: IKAN KERAPU
Kata Kunci: IKAN KERAPU

[ Anotasi Abstrak ]

Ikan kerapu bebek atau juga bisa disebut dengan kerapu tikus merupakan ikan air laut. Ikan kerapu bebek mempunyai nama ilmiah (Cromileptes altivelis) yang dapat dijumpai pada perairan tropis Pasifik Barat dan Samudera Hindia. Habitat ikan kerapu bebek terdapat pada terumbu karang atau batu karang. Dody dan Dinawati (2016) menyatakan bahwa ikan kerapu bebek merupakan salah satu jenis ikan komersial yang banyak disukai oleh konsumen dan populer baik dalam negeri maupun luar negeri. Ikan kerapu bebek menjadi salah satu jenis perikanan budidaya laut yang memiliki harga jual yang cukup tinggi (Wardana dan Tridjoko, 2015). Kandungan gizi yang tinggi pada daging ikan kerapu bebek menyebabkan jumlah permintaan pasar meningkat. Ikan kerapu bebek merupakan salah satu hasil perikanan ekspor yang mengguntungkan karena kandungan gizi yang tinggi dan harga pasaran yang mahal dibandingkan dengan komoditasikan laut yang lain. Ikan kerapu bebek mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi dibandingkan dengan daging ikan kakap merah, hal ini di karenakan ikan kerapu bebek memiliki semua asam amino esensial. Manfaat pada daging ikan kerapu bebek di manfaatkan sebagai penambah sumber energi, memperkuat daya tahan tubuh, dan pemeliharaan di dalam tubuh. Kandungan gizi dan manfaat daging ikan kerapu bebek serta kualitas daging yang bertekstur lembut menjadikan ikan kerapu bebek banyak digemari oleh masyarakat,oleh karena itu permintaan pasar terhadap ikan kerapu bebek meningkat (Iskandar et al., 2022). Apabila hal ini dikembangkan dengan baik, maka dapat menjadi peluang bisnis yang cukup mengguntungkan. Kualitas air yang buruk akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan ikan kerapu bebek, salah satunya dapat menyebabkan penurunan jumlah pakan yang di konsumsi dari ikan tersebut. Fitriadi et al. (2020) menyatakan bahwa selain kualitas air, faktor lain yang harus diperhatikan dalam kegiatan budidaya ikan kerapu bebek adalah pakan. Halini dilakukan untuk mencapai target bobot ikan kerapu bebek yang diinginkan. Pemberian pakan yang optimal dan sesuai dengan pola makan ikan kerapu bebekakan menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Pakan yang diberikan harus sesuai dengan ukuran dan berat ikan serta bentuk mulut ikan. Presentasepemberian pakan harian dapat dihitung dengan menggunakan rumus FR (Feeding rate) yang dihitung denganmengetahui beratrata- rata ikan kerapu bebek (Agustonoet al., 2009). Berat ikan dapat mencapai kisaran bobot 200-380 gram, jika dosispakan yang diberikan pada ikan kerapu bebek sebesar 5 %. Selain faktor kondisi kualitas air dan pakan, parasit juga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan kerapu bebek. Parasit yang menginfeksi ikan kerapu bebek dapat menyebabkan penurunan bobot ikan karena daya nafsu makan ikan berkurang, menyebabkan kematian pada ikan dan hal ini akan berdampak pada kerugian bagi para pembudidaya ikan kerapu bebek. Kematian pada ikan sering dijumpai pada fase pembenihan, pendederan, dan induk yang sering dijumpai pada kolam pemeliharaan. Kesehatan ikan sangatlah penting untuk diperhatikan, hal ini merupakan faktor untuk menunjang keberhasilan dalam sebuah budidaya.

Kontributor: Abdus Salam Junaedi, S.Si., M.Si.
Tanggal tercipta: 2023-07-13
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200351100013
No Koleksi: 200351100013


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-28418-200351100013-Reni_200351100013_Laporan Pkl.pdf - 2729 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar