Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 210361100010 pada 2023-07-26 01:07:44 • 227 klik
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENANGKARAN BENIH BAWANG MERAH DI KABUPATEN PAMEKASAN
Shallot Seed Breeding Business Development Strategy in Pamekasan Regency
disusun oleh NOFITA INDRIYANI
| Subyek: | Analisis SWOT Bawang Merah Pengembangan Usaha |
| Kata Kunci: | SWOT Analysis Shallot Business Development |
[ Anotasi Abstrak ]
Bawang merah merupakan salah satu komoditas pangan strategis Indonesia. Swasembada bawang merah menjadi salah satu tujuan utama pembangunan pertanian di Indonesia. Hal tersebut membuat kebutuhan benih bawang merah bersertifikat semakin besar. Sehingga dibutuhkan pengembangan usaha penangkaran benih bawang merah di Kabupaten Pamekasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun strategi pengembangan usaha penangkaran benih bawang merah di Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini dilakukan pada 13 penangkar benih bawang merah di Kabupaten Pamekasan pada bulan Februari 2023. Penelitian ini menggunakan matriks IFE dan EFE untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pengembangan usaha penangkaran benih bawang merah di Kabupaten Pamekasan. Analisis SWOT digunakan untuk menyusun alternatif – alternatif strategi yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha penangkaran benih bawang merah di Kabupaten Pamekasan. Analisis QSPM digunakan untuk menentukan strategi terbaik (prioritas) yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha penangkaran benih bawang merah di Kabupaten Pamekasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan matriks IFE dan EFE didapat skor faktor internal sebesar 2,72 dan skor faktor eksternal sebesar 2,31. Sehingga berdasarkan matriks IE dan matriks SWOT penangkar benih bawang merah di Kabupaten Pamekasan berada pada posisi kuadran V, dimana mendukung strategi agresif (S – O). Strategi prioritas yang dapat digunakan oleh penangkar benih bawang merah di Kabupaten Pamekasan adalah strategi optimalisasi produksi benih bawang merah. Optimalisasi ini dapat menekan biaya dan meningkatkan profitabilitas penangkar benih bawang merah.
Deskripsi Lain
Shallot is one of Indonesia’s strategic food. Shallot self-sufficiency is one of the main goals of agricultural development in Indonesia. Thus, the need for certified shallot seeds is getting bigger. Therefore, the development of shallot seed breeding business is needed in Pamekasan Regency. The aim of this study is to develop shallot seed breeding business development strategy in Pamekasan Regency. This research will conduct on 13 shallot seed breeders in Pamekasan regency in February 2023. This study use the IFE and EFE matrices to determine the affecting faktors on shallot seed breeding business development. SWOT analysis is used to develop the alternative strategies that can be used on shallot seed breeding business development. QSPM analysis is used to determine the best (priority) strategy on shallot seed breeding business in Pamekasan Regency. The results showed that based on the IFE and EFE matrices, the internal faktor score was 2.72 and the external faktor score was 2.31. So based on the IE matrix and the SWOT matrix, shallot seed breeders in Pamekasan Regency are in quadrant V position, which supports an aggressive strategy (S – O). The priority strategy that can be used by shallot seed breeders in Pamekasan Regency is the strategy of optimizing shallot seed production. This optimization can reduce costs and increase the profitability of shallot seed breeders.
| Kontributor | : Dr.Agr. Eko Setiawan, S.P., M.Si Dr. Catur Wasonowati, S.P., M.Si |
| Tanggal tercipta | : 2023-07-26 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Thesis-28486 |
| No Koleksi | : 210361100010 |
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Thesis-28486-ABSTRACT.pdf - 288 KB
2. TRUNOJOYO-Thesis-28486-COVER.pdf - 488 KB
3. TRUNOJOYO-Thesis-28486-CHAPTER 1.pdf - 310 KB
4. TRUNOJOYO-Thesis-28486-CHAPTER 2.pdf - 424 KB
5. TRUNOJOYO-Thesis-28486-CHAPTER 3.pdf - 309 KB
6. TRUNOJOYO-Thesis-28486-CHAPTER 4.pdf - 321 KB
7. TRUNOJOYO-Thesis-28486-CHAPTER 5.pdf - 543 KB
8. TRUNOJOYO-Thesis-28486-CONCLUSION.pdf - 10 KB
9. TRUNOJOYO-Thesis-28486-FERERENCE.pdf - 499 KB
10. TRUNOJOYO-Thesis-28486-APPENDICES.pdf - 785 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 