Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh imam pada 2023-07-27 13:31:49  •  200 klik

MANAJEMEN KUALITAS AIR DAN PEMBERIAN PAKAN PADA BUDIDAYA IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus x E.lanceolatus) DI INSTALASI BUDIDAYA LAUT BONCONG TUBAN
disusun oleh Tirta De Java

Subyek: IKAN KERAPU
Kata Kunci: IKAN KERAPU

[ Anotasi Abstrak ]

Budidaya ikan merupakan salah satu upaya yang dapat mengatasi penurunan produksi ikan hasil tangkapan (Eshmat dan Abdul, 2015). Budidaya ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus x E.lanceolatus) salah satu hal menarik perhatian masyarakat karena nilai jual ikan kerapu cantang sangat tinggi baik di pasar lokal maupun internasional dan proses budidaya ikan kerapu cantang tergolong mudah dilakukan. Ikan kerapu cantang juga merupakan komoditas budidaya laut yang memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan secara luas (Valentino et al., 2018). Kerapu cantang merupakan ikan yang didapat dari hasil persilangan secara rekayasa dari 2 macam spesies ikan kerapu yaitu ikan kerapu macan sebagai induk betina dan ikan kerapu kertang sebagai induk jantan (Putra et al., 2020). Manajemen atau pengelolaan kualitas air untuk keperluan budidaya sangat penting, karena air merupakan tempat organisme yang dibudidayakan. Kualitas air juga merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya ikan, jika kualitas air yang digunakan budidaya ikan sesuai maka dapat menunjang kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan (Panggabean et al., 2016). Faktor yang menentukan dalam keberhasilan budidaya perikanan adalah kualitas air. Kualitas air yang buruk dapat menghambat pertumbuhan hidup ikan dan membuat ikan mudah terserang penyakit (Mulyani et al., 2021). Ketersediaan air yang digunakan untuk budidaya ikan kerapu cantang harus memenuhi persyaratan, persyaratan kedalaman budidaya Ikan kerapu cantang yaitu minimal 1 meter. Ikan kerapu cantang memiliki kadar toleransi rendah terhadap perubahan kualitas air, maka dari itu perubahan kualitas air harus tetap diawasi dengan baik. Rahmaningsih dan Agung (2013) menjelaskan bahwa, pertumbuhan ikan kerapu cantang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, kondisi lingkungan, jenis makanan, dan waktu pemberian pakan. Peningkatan produktivitas pertumbuhan ikan diperoleh jika pemberian pakan dilakukan dengan baik. Pakan merupakan hal yang paling utama dalam tahap budidaya karena menghabiskan 60-70% biaya operasional. Pakan pada budidaya ikan kerapu cantang yaitu ada 2 jenis pakan buatan dan pakan alami. Pakan buatan ikan kerapu cantang yaitu pellet sedangkan, pakan alami ikan kerapu cantang yaitu ikan segar atau sering disebut ikan rucah (Fitriadi et al.,2020). Ikan rucah sendiri mempunyai manfaat sebagai pakan ikan kerapu cantang yang dapat memberikan hasil pertumbuhan yang baik. Namun bila ketersediaan pakan rucah tidak dapat terpenuhi pada jumlah yang dibutuhkan maka pakan dapat menjadi salah satu faktor yang menghambat pertumuhan ikan kerapu cantang (Tumadang et al., 2016).

Kontributor: AB Chandra S.Si.,M.Si
Tanggal tercipta: 2023-06-26
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200351100063
No Koleksi: 200351100063


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-28610-200351100063-TIRTA DE JAVA LAPORAN PKL.pdf - 2184 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar