Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-07-28 13:35:49  •  227 klik

EDUKASI KONSERVASI PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) KEPADA PENGUNJUNG DI KONSERVASI PENYU TAMAN KILI-KILI TRENGGALEK
disusun oleh MOCH WAHIB HUSNI THAMRIN

Subyek: PENYU LEKANG
Kata Kunci: PENYU LEKANG

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia merupakan daerah yang memiliki daerah laut yang luas yang meliputi hingga sepertiga dari luas total wilayah Indonesia. Keberadaan penyu yang semakin lama semakin menurun menyebabkan ancaman kepunahan bagi spesies penyu. Terdapat 6 jenis penyu di dunia dan 6 diantaranya berada di Indonesia yaitu Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), Penyu Blimbing (Dermochelys cariceae), Penyu Pipih (Natator depressus) dan Penyu Tempayan (Caretta caretta) (Ario et.al 2016). Salah satu upaya dalam proses perkembangbiakan penyu, hal yang utama adalah proses reproduksi. Penyu mengalami masa kawin yang berbeda-beda diantaranya satu atau dua kali dalam setahun. Proses yang riskan dalam reproduksi penyu adalah peletakan telur yang terdapat pada pantai yang disinggahi penyu untuk bertelur. Kondisi pada tempat peletakkan dan kedalaman dalam meletakkan telur berpegaruh pada keberhasilan penetasan telur penyu. Faktor lain adalah adanya pedator yang biasa menggali pada tanah seperti tikus dan hewan pengerat lainnya. Telur yang dihasilkan oleh penyu tidak selamanya akan berhasil seratus persen karena terdapat gangguan pada saat penetasan telur. Telur yang telah diletakkan akan dikubur dan ditinggal oleh induk dan tukik yang baru keluar akan kembali ke lautan (Aldhian et.al 2015). Konservasi merupakan tempat yang bertujuan untuk melindungi dan membantu suatu organisme untuk dapat pulih dari ancaman kepunahan. Konservasi memiliki fasilitas untuk memelihara suatu organisme untuk dapat dilepaskan kembali ke perairan. Edukasi diperlukan agar masyarakat umum mengetahui pentingnya menjaga biota laut khususnya penyu lekang. Edukasi sendiri dapat berupa materi ataupun panduan yang mengajarkan pengetahuan atau himbauan kepada masyarakat umum. Konservasi Taman Kili-Kili membantu memelihara anakan penyu untuk dapat hidup dalam peluang tinggi tanpa adanya gangguan dari beberapa faktor dan setelah cukup besar dan dapat hidup sendiri akan dilepas pada perairan. Konservasi Taman Kili-Kili Trenggalek, Jawa Timur merupakan salah satu konservasi yang bergerak dibidang kelautan khususnya penyu. Penyu yang dirawat atau dikembangkan adalah penyu lekang. Penyu lekang adalah spesies yang mulai jarang ditemui maka dari itu diperlukan perawatan dan penjagaan agar spesies ini tidak punah dan dapat terus dilestarikan, maka dari itu PKL edukasi ini memilki tujuan sehingga materi yang disampaikan dapat digunakan dan sebagai sarana bagi pengunjung Konservasi Taman Kili-Kili Trenggalek, Jawa Timur dan masyarakat pada umumnya untuk ikut serta menjaga spesies penyu lekang dan menjaga alam.

Kontributor: Insya Fitri S.Pi. M.si
Tanggal tercipta: 2023-01-21
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-160341100038
No Koleksi: 160341100038


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-28690-160341100038-laporan_PKL_Wahib.pdf - 2196 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar