Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh imam pada 2023-07-31 13:58:13  •  311 klik

DISTRIBUSI HASIL TANGKAPAN IKAN LAYANG (Decapterus sp.) MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI PASONGSONGAN
disusun oleh ALIFIA SYAHIRAH FARHANI

Subyek: IKAN LAYANG
Kata Kunci: IKAN LAYANG

[ Anotasi Abstrak ]

Pelabuhan Perikanan Pasongsongan dibangun pada tahun 2004 dengan nama UPPPI Pasongsongan diresmikan pada tanggal 3 juli 2013 oleh Gubernur Jawa Timur. Pelabuhan Perikanan Pasongsongan berada di pantai utara Jawa tepatnya di Dusun Lebak Desa Pasongsongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep (Ruhah et al., 2022). Pelabuhan Perikanan Pasongsongan adalah sentra aktivitas kegiatan perikanan tangkap terbesar di pulau madura. Aktifitas yang dikelola oleh pelabuhan umumnya dimulai dari aktivitas penagkapan ikan, pendaratan ikan, pengelolaan ikan, dan aktivitas pemasaran ikan. UPT PPP Pasongsongan merupakan pelabuhan yang membutuhkan sarana dan prasarana untuk mendukung pengelolaannya (Ruhah et al., 2022). Pasongsongan memiliki daya tarik untuk implementasikan di antaranya meningkatkan produksi perikanan, segmentasi pasar, penertiban penjualan ikan, pembangun usaha di lingkungan pelabuhan, peningkatan dan menstabilkan pasokan BBM. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Pasongsongan merupakan aktivitas kegiatan perikanan tangkap yang menjadi tempat akses pembelian dan penjualan ikan dari hasil tangkapan masyarakat Pasongsongan. Alat tangkap yang digunakan nelayan masyarakat Pasongsongan umumnya menggunakan jenis alat tangkap pukat cincin (purse seine). Purse Seine (pukat cincin) merupakan alat tangkap yang dilengkapi dengan tali cincin atau tali kerut, pukat cincin digunakan untuk menangkap ikan pelagis kecil yang bergerombol. Tali kerut atau tali kolor pada pukat cincin penting terutama pada waktu pengoperasian jaring, sebab dengan adanya tali kerut akan membentuk kantong jaring pada tiap akhir penangkapan. Alat tangkap purse seine termasuk alat tangkap yang ramah lingkungan dan selektif sehingga dapat berupaya penangkapan yang lebih efisien terhadap kelangsungan sumberdaya ikan di perairan agar tetap lestari dan juga akan berdampak terhadap sumberdaya ikan yang berkelanjutan (Rambun et al., 2016). Pukat cincin dalam penangkapan tidak perlu diragukan karena pukat cincin besar daerah penangkapannya sudah menjangkau tempat-tempat yang jauh (Rosita et al., 2017) Sumberdaya perikanan di WPP 712 Laut Jawa sangat beragam jenis ikan yang tertangkap oleh nelayan. Ikan pelagis kecil yang paling dominan tertangkap yaitu ikan layang, ikan tembung dan ikan tembang. Ikan layang termasuk ikan pelagis kecil yang memiliki sifat suka bergerombol dan memiliki daya tarik yang dapat mudah ditangkap menggunakan alat tangkap yang ada di UPT PPP Pasongsogan seperti pukat cincin (Purse seine). Hasil tangkapan ikan layang (Decapterus sp.) terdapat 60% dari jumlah total produksi yang didapatkan menggunakan alat tangkap pukat cincin atau purse seine. Ikan layang mudah ditemukan diperairan laut dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, ikan layang menjadi sumber yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat untuk menjadi sumber protein utama bagi masyarakat, penggerak perekonomian masyarakat terutama terutama masyarakat pesisir Pasongsongan, dan juga sebagai penggerak pasar yang sudah dikenal dipasaran yang menjadikan ikan layang sebagai penggerak pasar (Wahyudi Syah, 2022)

Kontributor: A. Bobby Chandra, S.Si., M.Si
Tanggal tercipta: 2023-06-23
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200351100004
No Koleksi: 200351100004


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-28811-200351100004-Alifia Syahirah Farhani-200351100004-Laporan PKL.pdf - 6026 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar