Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh imam pada 2023-08-02 07:40:40  •  240 klik

PENGUKURAN KUALITAS AIR TAMBAK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI LABORATORIUM PT. TANJUNG BUMI AKUAKULTUR INDONESIA (TBAI) BANGKALAN, JAWA TIMUR
disusun oleh Desti Yulia Radika Prameswari

Subyek: AMBAK
UDANG VANAME
Kata Kunci: AMBAK
UDANG VANAME

[ Anotasi Abstrak ]

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas hasil perikanan Indonesia yang unggul di Indonesia. Hal ini didukung oleh pernyataan Kusumasyari dan Achyani (2022) yang menyatakan bahwa Udang vaname menjadi salah satu hasil komoditas perikanan dengan tingkat konsumsi yang banyak dan bernilai ekonomis. Udang termasuk dalam kategori hewan air yang mudah dan memiliki tingkat panen yang cepat dalam kegiatan budidaya. Budidaya udang vaname di Indonesia telah menjadi sektor yang menjanjikan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan telah menjadi komoditas ekspor andalan bagi Indonesia. Iskandar et al., (2022) menyebutkan ekspor udang Indonesia ke Amerika pada tahun 2015 mencapai 77.000ton dan pada tahun 2018 permintaan udang dunia tercatat mencapai 4.000.000ton. Budidaya udang vaname telah berkembang dengan pesat di berbagai wilayah Indonesia dan menjadi kegiatan untuk meningkatkan jumlah produksi perikanan yang meliputi kegiatan penetasan dan pembesaran. Kegiatan budidaya udang dapat mencapai hasil panen dengan mutu yag baik perlu memperhatikan faktor-faktor yang berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangbiakan hewan budidaya. Faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangbiakkan dapat berasal dari faktor dari dalam yaitu umur, genetik dan penyakit serta faktor dari luar meliputi pakan dan kualitas air media budidaya. Adipu (2019) menyatakan bahwa produktivitas udang vaname sangat dipengaruhi oleh kualitas air pada media budidaya yang digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan. Kualitas air yang buruk dan tidak dalam kondisi yang optimal dapat menyebabkan penyakit pada udang budidaya karena mengalami stress akibat ketidakstabilan air dalam mendukung pertumbuhan udang. Kualitas air pada media budidaya sangat berperan dalam mendukung proses keberlangsungan hidup dan keberhasilan budidaya udang vaname. Kualitas air merupakan kondisi mutu air yang memenuhi syarat sesuai dengan tujuan penggunaannya yang dapat dilihat dari parameter fisik, kimia dan biologinya. Kualitas air menjadi faktor yang banyak menyebabkan kegagalan usaha budidaya udang vaname sehingga perlu perhatian khusus untuk memantau dan mengendalikannya. Kualitas air pada kegiatan budidaya udang vaname penting untuk diketahui dan diukur secara rutin dengan tujuan untuk memantau dan mengendalikan mutu air agar tetap dalam kondisi yang optimal untuk mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup organisme budidaya (Putra dan Manan, 2014). Parameter kualitas air dalam kegiatan budidaya perikanan meliputi parameter firika, kimia dan biologi. Parameter kualitas air meliputi pH, salinitas, kecerahan, suhu, oksigen terlarut, nitrit, amonia, kesadahan air (hardness), alkalinitas, plankton dan sebagainya. Nilai kualitas air yang tidak stabil dan seimbang dapat menyebabkan pertumbuhan udang vaname tidak optimal, penyakit bahkan gagal panen. Hal tersebut didukung oleh pernyataan Faruqy et al., (2021) yang menyatakan bahwa udang memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap parameter kualitas air yang berubah secara mendadak, hal ini karena keberlangsungan hidup udang vaname sangat dipengaruhi oleh kandungan pH dan salinitas pada air. Kualitas air yang buruk juga dapat menyebabkan penurunan nafsu makan udang, pertumbuhan dan perkembangan udang menjadi terhambat serta sistem ketahanan tubuh udang menurun sehingga rentan terhadap serangan penyakit (Samura et al., 2018). Kualitas air dalam kegiatan budidaya udang vaname memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan usaha budidaya. Kajian mengenai pengukuran kualitas air berupa alkalinitas dan kesadahan pada tambak udang vaname telah dilakukan oleh Sitanggang dan Amanda (2019) di Laboratorium Animal Health Service binaan PT. Central Proteina Prima Tbk. Medan, sedangkan penelitian mengenai pengukuran kualitas air tambak udang vaname di Laboratorium PT. Tanjung Bumi Akuakultur Indonesia (TBAI) belum pernah dilakukan sebelumnya. Kualitas air pada tambak budidaya udang vaname di lokasi yang berbeda dapat memiliki perbedaan nilai. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka Praktik Kerja Lapang (PKL) mengenai kajian pengukuran kualitas air terkait pH, salinitas, kecerahan, kesadahan dan alkalinitas air tambak udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Laboratorium PT. Tanjung Bumi Akuakultur Indonesia (TBAI) Bangkalan, Jawa Timur penting untuk dilakukan.

Kontributor: Hafiluddin, S.Pi., M.Si.
Tanggal tercipta: 2023-06-27
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200351100024
No Koleksi: 200351100024


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-28909-200351100024-DESTI YULIA RADIKA PRAMESWARI#200351100024#MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN.pdf - 801 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar