Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Kelautan
di-posting oleh imam pada 2023-08-03 15:34:24  •  192 klik

PRAKTIK KERJA LAPANG DI PT. ECOSAINS INDONESIA IDENTIFIKASI NEKTON DI DAERAH PEMULIHAN BEKAS TAMBAK UDANG LEMBUNG PASESER BANGKALAN
disusun oleh ADELIA RAMADHANTY ARIEF

Subyek: TAMBAK
Kata Kunci: TAMBAK

[ Anotasi Abstrak ]

Hutan adalah kawasan yang didalamnya berupa pepohonan persekutuan alam lingkungannya, tidak dapat dipisah satu dengan lainnya. Lahan dengan sumberdaya alam hayati yang memiliki satu kesatuan. Pada tahun 2005 luasan hutan Mangrove mencapai 3.062.300 ha atau 19% di Indonesia dan menjadi hutan mangrove terluas serta terbesar melebihi Australia (10%) dan Brazil (7%). Indonesia memiliki Kawasan Mangrove hutan sejenis yang paling beragam di dunia. Hutan bakau adalah julukan yang dipakai untuk menjabarkan suatu variates komunitas hutan tropik yang ditempati oleh sebagian spesies pohon yang khas atau semak-semak yang memiliki potensi untuk tumbuh dalam perairan asin. Gunarto (2004), mengatakan bahwa Mangrove hidup subur di kawasan muara sungai atau estuari yang merupakan kawasan tujuan akhir dari partikel-partikel organik ataupun endapan lumpur yang tergiring dari kawasan hulu karena adanya pengaruh erosi. Mangrove berfungsi sebagai pengamanan terhadap daratan dan sebagai land stabilizer. Adanya tanah yang muncul adalah akumulasi dari lumpur ialah pengaruh dari fungsi perakaran mangrove yang dapat menghalangi kembalinya lumpur pada saat air surut. Kawasan berlindung bagi biota-biota perairan pada saat surut dan kawasan berlindung bagi biota untuk menjauhi mangsanya. Peranan lumpur, perakaran, dengan faktor fisik kimia mangrove menjadikan kualitas setiap habitat mangrove tidak sama meskipun berada pada satu garis pantai. Sumanto dan Sarmini (2013) menyimpulkan bahwa Mangrove di pantai Utara Jawa Tengah walaupun luas dan garis pantainya tidak terlampau besar jika dibandingkan mangrove di luar Jawa, akan tetapi memiliki perbedaan kualitas habitat yang tinggi. Nekton adalah organisme yang bergerak aktif dan berenang kemanapun tujuannya, contohnya ikan, amfibi dan serangga air besar (Odum, 1994). Banyaknya spesies nekton di suatu perairan dapat memberikan deskripsi terhadap komunitas nekton yang kompleks di perairan tersebut. Komunitas merupakan gabungan dari berbagai jenis organisme dan ukuran populasi yang hidup dalam habitat tertentu. Komunitas adalah satu kesatuan yang terorganisis dengan bagian- bagian individu dan peran metabolisme yang bersinggungan dengan ekosistem. Keragaman spesies yang tinggi membuktikan bahwa suatu komunitas memiliki kompleksitas tinggi, karena dalam komunitas itu terjadi interaksi spesies yang juga tinggi serta mengimplikasikan perpindahan energi (jaring makanan), predasi, kompetisi dan pembagian relung. Dalam siklus hidupnya, ikan sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan perairan karena ikan mempunyai pola adaptasi yang tinggi dengan lingkungan fisik dan kimia.

Kontributor: Wahyu Andi Nugroho, ST., M. Sc,Ph.D
Tanggal tercipta: 2019-08-29
Jenis(Tipe): Text
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-160341100086
No Koleksi: 160341100086


 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-28979-160341100086-adele pkl.pdf - 2310 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar