Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 190521100154 pada 2023-08-21 07:08:17 • 323 klik
Sinkretisme Agama Islam dalam Tradisi Ritual Pembuatan Keris Pusaka (Studi Etnografi Desa Aeng Tong Tong Kecamatan Saronggi)
Syncretism of Islamic Religion in the Ritual Tradition of Making Heirloom Keris (Ethnographic Study of Aeng Tong Tong Village, Saronggi District)
disusun oleh PRAHASTIWI SUKMA INDHARWATI
| Subyek: | Sosiologi Agama dan Budaya |
| Kata Kunci: | sinkretisme ritual keris |
[ Anotasi Abstrak ]
ABSTRAKrnrnAbstrak penelitian ini berjudul “ Sinkretisme agama islam dalam tradisi ritual pembuatan keris pusaka“. Penelitian ini bertujuan untuk adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa tentang bagaimana sinkretisme agama dan budaya yang terjadi dalam ritual tradisi pembuatan keris di Desa Aeng Tong Tong Kecamatan Saronngi Kabupaten Sumenep. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode pendekatan etnografi yang dimana metode etnografi sendiri yaitu peneliti melakukan studi terhadap budaya kelompok dalam kondisi yang alamiah melalui observasi dan wawancara.Studi Etnografi sendiri merupakan salah satu sebuah gambaran mengenai cara berpikir, hidup, dan berprilakuHasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sinkretisme agama yang ada dalam tradisi ritual pembuatan keris pusaka di Desa Aeng Tong Tong itu terletak pada setiap serangkaian proses ritualnya baik memadukan unsur agama hindu-budha, islam dan juga kepercayaan animisme dan dinamisme. Penelitian ini menggunakan teori evolusi agama yang dikemukakan oleh tokoh Robert N. Bellah yang berasumsikan bahwa bahwa evolusi dalam agama meningkatkan diferensiasi dan kompleksitas sistem simbol. Dimana ia melihat sebuah tradisi atau ritual beragama sebagai basis tindakan sosial.Menurut teori agama Bellah yang didasarkan prespektif dan asumsinya, maka masyarakat didasarkan pada pemahaman moral agama. Bellah melihat masyarakat sebagai totalitas dan fungsi agama dalam hal ini ialah memberikan makna dan motivasi bagi sistem keseluruhan.Tokoh Robert N bellah menentang bahwa ketidakpercayaan dengan adanya sebuah agama atau kepercayaan lain merupakan sesuatu yang tidak mungkin terjadi di masyarakat.rnKata Kunci : sinkretisme, ritual keris
Deskripsi Lain
ABSTRACKrnThe abstract of this research is entitled "Religious syncretism in the ritual tradition of making heirloom keris". This study aims to describe and analyze how the process of religious and cultural syncretism occurs in the traditional ritual of making keris in Aeng Tong Tong Village, Saronngi District, Sumenep Regency. This research is a type of qualitative research with an ethnographic approach method in which the ethnographic method itself is the researcher conducting a study of group culture in natural conditions through observation and interviews. Ethnographic study itself is one of the descriptions of ways of thinking, living, and behaving that the religious syncretism that exists in the ritual tradition of making heirloom keris in Aeng Tong Tong Village lies in every series of ritual processes, both combining elements of Hinduism-Buddhism, Islam and also animism and dynamism. This study uses the theory of the evolution of religion put forward by the character Robert N. Bellah who assumes that evolution in religion increases the differentiation and complexity of symbol systems. Where he sees a religious tradition ritual the basis of social action. According to Bellah's religious theory which is based on his perspective and assumptions, society is based on an understanding of religious morality. Bellah sees society a totality and the function of religion in this case is to provide meaning and motivation for the whole system. The character Robert N. Bellah argues that disbelief in the existence of a religion other belief is something that cannot possibly happen in society.rnKeyword : syncretism, rituals, keris
| Kontributor | : Bangun Sentosa Dwi Haryanto,S.Sos.,M.Si.,Ph.D |
| Tanggal tercipta | : 2023-07-06 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863 |
| No Koleksi | : 190521100154 |
Sumber :
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
Ketentuan (Rights) :
2023-07-06
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-ABSTRACK_PRAHASTIWI.pdf - 232 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-190521100154-Cover.pdf - 852 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-SKRIPSI_BAB I PRAHASTIWI.pdf - 424 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-SKRIPSI_BAB II PRAHASTIWI.pdf - 486 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-SKRIPSI_BAB III PRAHASTIWI.pdf - 490 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-SKRIPSI_BAB IV PRAHASTIWI.pdf - 1826 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-SKRIPSI_BAB V PRAHASTIWI.pdf - 1969 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-BAB PENUTUP KESIMPULAN DAN SARAN_PRAHASTIWI.pdf - 427 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-DAPUS_PRAHASTIWI.pdf - 445 KB
10. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29863-LAMPIRAN DOKUMENTASI DAN WAWANCARA.pdf - 2520 KB
Dokumen sejenis...
Dokumen yang bertautan...- Sinkretisme Agama Islam dalam Tradisi Ritual Pembuatan Keris Pusaka (Studi Etnografi Desa Aeng Tong Tong Kecamatan Saronggi)
- Makna Ritual Penjamasan Pusaka Keris Di Dalam Keluarga Keraton Sumenep Dalam Perspektif Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead
Kembali ke Daftar 