Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Selasa , 03 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » Master Thesis S-2 » S2 Ilmu Hukum
di-posting oleh 210121100021 pada 2023-09-06 11:09:10  •  391 klik

Pembaharuan Hukum Bersumber Pada Budaya dan Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Hutan Konservasi (Studi di Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan,Kabupaten Malang)
Legal Reform Sources from Deep Local Culture and Wisdom Conservation Forest Management (Study in Sendang Biru Hamlet, Tambakrejo Village, Sumbermanjing Wetan District, Malang Regency)

disusun oleh AGNI ISTIGHFAR PARIBATA


Subyek: Pembaharuan Hukum
Kearifan Lokal
Kata Kunci: Protected Forest
Conflict of Norms
Local Wisdom

[ Anotasi Abstrak ]

AbstrakrnPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menemukan jawaban atas permasalahan atau persoalan hukum di Hutan Konservasi. Pengelolaan di Dusun Sendang Biru, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang dengan mengacu pada aspek kearifan lokal. Studi tentang pengaturan yang tumpang tindih antara UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Penilaian terhadap aspek lokal dimana kesadaran masyarakat beradarnkonsisten dan berkelanjutan dalam melakukan upaya konservasi di kawasan CMC Tiga Warna yang mengacu pada konsep kearifan lokal budaya Jawa yaitu Memayu Hayuning Bhawana. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Hukum Normatif, dengan peraturan perundang-undangan pendekatan dan Pendekatan Konseptual. Penyelesaian konflik norma yang terjadi diuji berdasarkan Teori Gert-Fredrick Malt pada prinsip preferensi terhadap hukum dengan beberapa metode, meliputi: a) Reinterpretasi; b) Pembatalan; c) Pemulihan; d) Penolakan. Dulu menemukan bahwa Bhakti Alam merupakan entitas lokal (berbentuk komunitas) yang hidup dan berlakurnkearifan lokal yang berbadan hukum berupa: 1) yayasan; 2) pemantauan masyarakat kelompok; dan 3) Kelompok Tani Hutan. Ternyata dalam praktiknya kearifan lokal tidak hanya itu saja wilayah masyarakat adat dan suku. Hal di atas merupakan paradoks dalam semangat yang dimiliki manusia persamaan hak dan kesempatan untuk berperan aktif dalam melindungi dan mengelola sumber daya alam lingkungan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pengabaian (neglect) sebagai jawaban atas permasalahan yang ada yang ada dalam konflik hukum yang terjadi di Dusun Sendang Biru Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjingwetan Kabupaten Malang mempunyai konsekuensi praktis. Mengenali hak entitas masyarakat lokal non-pribumi untuk membuat peraturan di wilayah yurisdiksinya kawasan hutan konservasi yang dikelolanya, pengakuan ini serupa dengan prinsip subsidiaritas dalam UU Desa. Keterbatasan definisi kearifan lokal semakin memperluas maknanya. Artinya kearifan lokal tidak hanya lahir dalam masyarakat hukum adat saja.


Deskripsi Lain

AbstractrnThis study aims to examine and find answers to problems legal issues in Conservation Forest Management in Sendang Biru Hamlet, Tambak Rejo Village, Sumbermanjing Wetan District, Malang Regency with reference to aspects of local wisdom. Study of overlapping arrangements between Law no. 6 of 2014 concerning Villages, Law of the Republic of Indonesia Number 1 of 2014 concerning Amendments to Law Number 27 of 2007 concerning Management of Coastal Areas and Small Islands. Assessment of local aspects where community awareness is consistent and sustainable in carrying out conservation efforts in the CMC Tiga Warna area which refers to the concept of local wisdom in Javanese culture, namely Memayu Hayuning Bhawana. The research was conducted using the Normative Law method, with a statutory approach and a Conceptual Approach. The settlement of norm conflicts that occur is tested based on the Gert-Fredrick Malt Theory in the principle of preference for law with several methods, including: a) Reinterpretation; b) Cancellation; c) Recovery; d) Rejection. It was found that Bhakti Alam is a local entity (in the form of a community) that lives and applies local wisdom with legal entities in the form of: 1) foundations; 2) community monitoring groups; and 3) Forest Farmers Group. It turns out that in practice local wisdom is not only the domain of indigenous and tribal peoples. The above is a paradox in the spirit that people have equal rights and opportunities to play an active role in protecting and managing the environment. The results of this study found that neglect (neglect) an answer to the problems that existed in the legal conflict that occurred in Sendang Biru Hamlet, Tambakrejo Village,Sumbermanjingwetan District, Malang Regency had practical consequences. Recognizing the rights of non-indigenous local community entities to make regulations in the jurisdictional areas of the conservation forests they manage, this recognition is similar to the principle of subsidiarity in the Village Law. The limitation of the definition of local wisdom broadens its meaning that local wisdom is not only born in customary law communities.

Kontributor: Prof. Dr. Nunuk Nuswardani S.H., M.H Prof. Dr. Indien Winarwati S.H., M.H
Tanggal tercipta: 2023-09-06
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-Thesis-30124
No Koleksi: 210121100021


Sumber :
Universitas Trunjoyo Madura

Ketentuan (Rights) :
2023

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 ABSTRACT.pdf - 49 KB
 File PDF  2. TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 COVER-digabungkan.pdf - 413 KB
 File PDF  3. TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 BAB I.pdf - 224 KB
 File PDF  4. TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 BAB II.pdf - 315 KB
 File PDF  5. TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 BAB III.pdf - 372 KB
 File PDF  6. TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 BAB IV.pdf - 114 KB
 File PDF  7. TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 CONCLUSION.pdf - 114 KB
 File PDF  8. TRUNOJOYO-Thesis-30124-Agni Istighfar Paribrata 210121100021 REFERENCE.pdf - 183 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar