Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh 200351100004 pada 2024-02-07 08:02:02 • 364 klik
Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) secara Berkelanjutan di Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan Berdasarkan Metode Rapfish
Sustainable management of cob fish (Euthynnus affinis) fisheries resources at Pasongsongan Beach Fishing Port based on the Rapfish Method
disusun oleh ALIFIA SYAHIRAH FARHANI
| Subyek: | Ikan tongkol Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan Rapfish Keberlanjutan Pengelolaan Perikanan |
| Kata Kunci: | Ikan tongkol Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan Rapfish Keberlanjutan Pengelolaan Perikanan |
[ Anotasi Abstrak ]
Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan termasuk salah satu sentra aktivitas kegiatan perikanan tangkap terbesar di pulau Madura. Ikan tonngkol menjadi salah satu hasil tangkapan nelayan Pasongsongan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi, yang ditangkap menggunakan alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda. Penangkapan yang secara besar besaran terhadap ikan tongkol akan mengancam kelestarian dan keberlanjutan ikan tongkol untuk itu diperlukan pengelolaan yang baik agar kelestariannya tetap berlanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status keberlanjutan ikan tongkol di Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan dan memberikan rekomendasi terhadap pengelolaan sumberdaya ikan tongkol di Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 25-30 September 2023. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan Multidimensional Scalling (MDS) dengan Analisa terhadap 5 dimensi (ekologi, ekonomi, teknologi, sosial dan kelembagaan) yang digunakan untuk mengetahui status keberlanjutan pengelolaan perikanan. Data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data stastistik perikanan Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan dan wawancara dengan responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan kelembagaan termasuk status kurang berkelanjutan dengan nilai (skor<50), sedangkan pada dimensi teknologi termasuk pada ststus cukup berkelanjutan (skor >50). Untuk meningkatkan status keberlanjutan pengelolaan perikanan ikan tongkol di Pelabuhan Perikanan Pantai Pasongsongan diperlukan rekomendasi kebijakan dengan meningkatkan penindakan illegal fishing, program pemberdayaan masyarakat, keanekaagaman, perbandingan pendapatan dan pemanfaatan informasi FG.
Deskripsi Lain
Pasongsongan Beach Fishing Port is one of the largest capture fisheries activity centers on the island of Madura. Tonngkol fish is one of the catches of Pasongsongan fishermen who have high economic value, which is caught using ring trawl fishing gear and tonda fishing rods. Large-scale fishing of swordfish will threaten the sustainability and sustainability of swordfish, for that good management is needed so that its sustainability continues. This study aims to assess the sustainability status of swordfish at Pasongsongan Beach Fishing Port and provide recommendations on the management of cob fish resources at Pasongsongan Beach Fishing Port. The research will be conducted on September 25-30, 2023. The method in this study uses a Multidimensional Scalling (MDS) approach with an analysis of 5 dimensions (ecological, economic, technological, social and institutional) used to determine the sustainability status of fisheries management. The data used in this study used static fisheries data from Pasongsongan Beach Fishing Port and interviews with respondents. The results of this study show that ecological, economic, social and institutional dimensions include less sustainable status with a score of (score<50), while the technological dimension including the ststus is quite sustainable (score >50). To improve the sustainability status of swordfish fisheries management at Pasongsongan Beach Fishing Port, policy recommendations are needed by increasing the enforcement of illegal fishing, community empowerment programs, diversity, income comparison and utilization of FG information.
| Kontributor | : DR. AKHMAD FARID, S.PI., M.T |
| Tanggal tercipta | : 2024-02-06 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081 |
| No Koleksi | : 200351100004 |
Sumber :
Universitas Trunojoyo Madura
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_Abstrak.pdf - 426 KB
2. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_Cover.pdf - 1253 KB
3. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_Chapter1.pdf - 189 KB
4. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_Chapter2.pdf - 506 KB
5. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_Chapter3.pdf - 824 KB
6. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_Chapter4.pdf - 854 KB
7. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_Conclusion.pdf - 179 KB
8. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_References.pdf - 365 KB
9. TRUNOJOYO-Tugas Akhir-31081-200351100004_Appendices.pdf - 452 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...
Kembali ke Daftar 