Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh yoga pada 2024-05-31 16:39:40  •  260 klik

PENGARUH UMUR PANEN DAN WAKTU CURING TERHADAP VIABILITAS BENIH TERUNG UNGU (Solanum melongena L)
disusun oleh ERINA QUROTUL ‘AINI

Subyek: TANAMAN TERUNG UNGU
Kata Kunci: Tanaman Terung
Klasifikasi Tanaman Terung
Morfologi Tanaman Terung
Syarat Tumbuh Tanaman Terung
Viabilitas Benih
Pengaruh Umur Panen
Waktu Curing Terhadap Benih

[ Anotasi Abstrak ]

PT. Bisi Internasional Tbk Farm Karangploso merupakan perusahaan yang berfokus pada bidang perbenihan baik komoditas hortikultura maupun pangan yang terletak di Desa Ngijo, Kecamatan. Karangploso, Kabupaten Malang. PT. Bisi Internasional Tbk Farm Karangploso memiliki beberapa greenhouse dan lahan terbuka yang terletak di sekitar Desa Ngijo dan beberapa lahan lainnya di Kota Batu. Produksi benih yang diusahakan antara lain semangka, terung, tomat, melon, pumpkin, timun dan komoditas lainnya. Komoditas hortikultura khususnya tanaman terung (Solanum melongena L) merupakan sumber pangan nabati yang marak dan dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurut Badan Pusat Statistik (2021), produksi terung di Indonesia tahun 2021 sebanyak 676.339 ton. Jumlah tersebut meningkat 17,54% dibandingkan pada tahun sebelumnya 2020 yang sebanyak 575.392 ton. Dengan begitu komoditas terung apabila dikembangkan memiliki prospek yang bagus dan tentunya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya para petani. Meskipun dari segi rasa, terung memiliki rasa yang getir dan hambar, terung memiliki daging buah yang lembut, hal ini tidak membuat ketersediaan terung di pasar maupun supermarket masih tetap melimpah dan tentunya membuat konsumen dapat mudah menjumpainya (Poto Rato YY, 2022) Permintaan pasar terhadap buah terung (Solanum melongena L) selama ini terus meningkat seiring pertambahan penduduk yang diikuti dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya mengonsumsi sayur-sayuran dalam memenuhi gizi keluarga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan, yaitu dengan penggunaan benih yang unggul dan berkualitas. Menurut D.Ningsih et al., (2018) Status mutu benih yang unggul dan berkualitas menentukan keberhasilan produksi tanaman. Budidaya terung membutuhkan benih terung yang terpilih dan bernas serta mempunyai daya tumbuh baik, hal ini diupayakan agar produktivitas terung dapat maksimal. Dalam memperoleh benih terung yang bermutu tidak terlepas dari tahapan kegiatan teknologi benih, dari produksi, pengolahan, pengujian, sertifikasi benih hingga penyimpanan benih.

Kontributor: Choirul Umam, S.Tp., M.T
Tanggal tercipta: 2023-05-30
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-200311100081
No Koleksi: 200311100081


Ketentuan (Rights) :
2023

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-31693-200311100081-Laporan PKL.pdf - 2480 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar