Anda belum Log-in!
Silahkan Log in
Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026
Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.
di-posting oleh yoga pada 2024-06-05 09:33:22 • 240 klik
OPTIMASI APLIKASI ASAM SALISILAT UNTUK KETAHANAN LAYU Phytophthora Capsici PADA TANAMAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum annuum L.) DI PT BISI FARM KENCONG, KEDIRI, JAWA TIMUR
disusun oleh M. RAFLY ABDUL AZIZ
| Subyek: | CABAI MERAH BESAR - PEMUPUKAN |
| Kata Kunci: | Teknik Budidaya Persemaian Pengolahan Lahan Penggunaan Mulsa Pemupukan Pemeliharaan Organisme Pengganggu Tanaman Panen dan Pascapanen Asam Salisilat |
[ Anotasi Abstrak ]
Cabai merah besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi sehingga sangat cocok untuk dikembangkan. Pada umumnya cabai merah besar dimanfaatkan sebagai bahan untuk konsumsi skala rumah tangga atau yang dapat diketahui sebagai bahan utama dalam masakan. Selain itu, cabai merah besar dapat juga diperdagangkan dalam bentuk buah yang segar, cabai merah kering, saus, dan dalam bentuk bubuk yang telah dikemas (Warnita dan Aisman, 2017). Meningkatnya permintaan akan konsumsi cabai merah dapat mengakibatkan harga jual yang ditawarkan cukup melambung tinggi dan kemudian akan mendongkrak angka inflasi pada hasil buah komoditas tanaman cabai, upaya yang harus dilakukan ialah meningkatkan hasil produksi cabai merah besar dan hal tersebut dapat dilakukan dengan membudidayakan tanaman cabai merah besar di lahan pekarangan rumah atau lahan – lahan yang marjinal. Menurut Badan Pusat Statistik (2014) peningkatan produksi cabai merah besar segar pada tahun 2014 sebanyak 111,02 ribu ton dan bila dibandingkan dengan tahun 2013 mengalami peningkatan sebanyak 9,33 ribu ton. Kenaikan tersebut terjadi disebabkan adanyanya peningkatan luas lahan panen sebesar 411 hektare dan tanaman cabai merah besar dapat meningkatkan produktivitasnya sebanyak 5,95% per hectare. Permasalahan yang sering kali dihadapi oleh petani khususnya dalam hal budidaya tanaman cabai merah besar yaitu serangan hama dan penyakit. serangan hama dan penyakit tersebut pada umumnya sering kali dijumpai pada saat musim penghujan. Kendala tersebut ialah tanaman rentan terkena serangan hama dan penyakit, salah satu penyakit tersebut adalah penyakit busuk batang, daun, dan buah yang disebabkan oleh cendawan Phytopthora capsica (Dewi et al., 2016).
| Kontributor | : Dr. Achmad Amzeri, SP., MP |
| Tanggal tercipta | : 2023-05-30 |
| Jenis(Tipe) | : Text |
| Bentuk(Format) | |
| Bahasa | : Indonesia |
| Pengenal(Identifier) | : TRUNOJOYO-KP-200311100048 |
| No Koleksi | : 200311100048 |
Ketentuan (Rights) :
2023
Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)
1. TRUNOJOYO-KP-31715-200311100048-Laporan PKL.pdf - 6292 KB
Dokumen sejenis...Tidak ada !
Dokumen yang bertautan...- PEMBERIAN KOTORAN TERNAK SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L)
- Prosedur Pemakaian dan Pertanggungjawaban Anggaran Biaya Pemeliharaan Aset (Studi Kasus PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya
- KAJIAN DOSIS PUPUK UREA PADA PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM (Amaranthus spinosus L.)
- TEKNIK BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) METODE RAKIT APUNG DIDESA SASIEL PULAU KANGEAN
- EFEKTIFITAS PEMBERIAN PUPUK GUANO SEBAGAI SUBSTITUSI PEMUPUKAN PHOSPOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.)
Kembali ke Daftar 