Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Jumat , 06 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Agroekoteknologi
di-posting oleh yoga pada 2024-06-27 09:51:12  •  210 klik

TEKNIK PERBANYAKAN VEGETATIF TANAMAN JAMBU KRISTAL (Psidium guajava L.) DENGAN METODE CANGKOK DI LAHAN CV. AGRO UTAMA MANDIRI LESTARI
disusun oleh DIFA ARSELIA

Subyek: TANAMAN JAMBU KRISTAL
Kata Kunci: Klasifikasi Tanaman Jambu Kristal (Psidium guajava L.)
Morfologi Tanaman
Syarat Tumbuh Tanaman
Perbanyakan Vegetatif Tanaman
Perbanyakan Cangkok Tanaman

[ Anotasi Abstrak ]

Sektor pertanian terdiri dari beberapa sub sektor yang meliputi tanaman bahan pangan, peternakan, perkebunan, perikanan, kehutanan, dan hortikultura. Komoditas hortikultura memiliki peluang dan prospek untuk dikembangkan. Produk Domestik Bruto (PDB) hortikultura semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tingginya nilai PDB dari komoditas buah-buahan disebabkan oleh tingginya pengeluaran masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi buah-buahan. Setiap tahunnya Indonesia tidak kurang mengeluarkan USD 1,5 juta atau Rp 18 triliun untuk memenuhi pasokan sayuran dan buah-buahan dari luar negeri, sehingga produksi buah nasional perlu ditingkatkan untuk mengatasi masalah impor yang sangat rawan terpengaruh nilai valuta asing (Ramdhona et al., 2019) Jambu kristal adalah salah satu varietas jambu biji yang saat ini mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan di Indonesia. Jambu Kristal dengan nama ilmiah Psidium guajava L. masuk dalam famili Myrtaceae. Pengembangan Jambu Kristal di Indonesia sangat besar karena tanaman ini cocok dengan kondisi tanah, iklim, dan cuaca di negara ini. Selain itu, permintaan akan produk jambu kristal juga terus meningkat (Kundrat et al., 2022). Jambu Kristal memiliki karakteristik buah berbentuk oval, berkulit tipis, memiliki biji, serta bertekstur keras (Suharman et al., 2023). Jambu Kristal pertama kali dikenal pada tahun 1998, tetapi dipasarkan secara resmi pada tahun 2007 melalui SK Menteri Pertanian. Jambu Kristal yang beredar di Indonesia saat ini merupakan mutasi dari residu Jambu Muangthai Pak yang ditemukan di distrik Kaohsiung, Taiwan, pada tahun 1991 (Rustani Susanto, 2019).

Kontributor: Syaiful Khoiri, S.P., M.Si
Tanggal tercipta: 2024-05-21
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210311100022
No Koleksi: 210311100022


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-31922-210311100022-Laporan PKL.pdf - 6770 KB


 Dokumen sejenis...

     Tidak ada !

 Dokumen yang bertautan...

     Tidak ada !



 Kembali ke Daftar