Anda belum Log-in!
Silahkan Log in

Selamat Datang di Portal Digital Content Publisher
Kamis , 05 November 2026

Perpustakaan sebagai jantung pendidikan tinggi di Indonesia, harus mampu memberi kontribusi yang berarti bagi pelaksanaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

TRUNOJOYO » KP&PKL » Manajemen Sumberdaya Perairan
di-posting oleh yoga pada 2024-06-28 17:48:08  •  148 klik

MONITORING KUALITAS AIR PADA KOLAM CALON INDUK IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI INSTALASI BUDIDAYA AIR PAYAU (IBAP) LAMONGAN
disusun oleh SALSABILA DEWI MAHARANI

Subyek: IKAN NILA
Kata Kunci: Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Morfologi Ikan
Habitat Ikan
Parameter Kualitas Air
Perbedaan Calon Induk dan Induk

[ Anotasi Abstrak ]

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 5 pulau dan 30 pulau kecil. Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang sangat besar dan beragam meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya dan industri pengolahan hasil budidaya. ikan merupakan sumberdaya alam yang dapat diperbarui tetapi tidak dapat ditangkap secara sembarangan misalnya menggunakan bahan peledak atau menggunakan alat tangkap yang dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan laut Perikanan dalam budidaya merupakan komponen penting dari sektor perikanan di Indonesia yang berkontribusi dalam menunjang lapangan pekerjaan. Kegiatan budidaya ikan air tawar dapat dilakukan di perairan umum seperti waduk, kolam, dan danau. Ikan merupakan sumber protein yang sangat dibutuhkan oleh manusia karena kandungan protein pada ikan yaitu tinggi serta mengandung asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh (Natsir, 2018) Produksi perikanan dalam budidaya mengalami peningkatan yakni pada air tawar, salah satu dari komoditasnya yaitu ikan nila (Oreochromis niloticus). Ikan nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang baik untuk dibudidayakan sehingga menjadi komoditas unggul dalam budidaya perikanan di Indonesia. Ikan nila juga dapat dibudidayakan pada air payau. Ikan nila (Oreochromis niloticus) banyak dibudidayakan karena mudah beradaptasi dengan lingkungan yang mudah dipijahkan dan penyebarannya sangat luas baik di daerah tropis maupun dengan iklim sedang. Ikan nila (Oreochromis niloticus) termasuk jenis ikan yang mampu bertahan dalam kondisi yang kekurangan oksigen. Salah satu masalah dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) yaitu pertumbuhan yang lambat apabila terjadi perubahan dalam kualitas air. Kualitas yang mempengaruhi pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) yaitu suhu,pH, DO. Kondisi suhu air budidaya yang terlalu rendah dan terlalu tinggi atau tidak stabil dapat menyebabkan ikan mudah terserang penyakit, nafsu makan yang berkurang, dan laju metabolisme yang menurun (Eka, 2020)

Kontributor: Dr. Akhmad Farid, S.Pi, M.T
Tanggal tercipta: 2024-06-19
Jenis(Tipe): Text
Bentuk(Format): Pdf
Bahasa: Indonesia
Pengenal(Identifier): TRUNOJOYO-KP-210351100061
No Koleksi: 210351100061


Ketentuan (Rights) :
2024

 Download File Penyerta (khusus anggota terdaftar)

 File PDF  1. TRUNOJOYO-KP-31951-210351100061-LAPORAN PKL.pdf - 2803 KB


 Dokumen sejenis...



 Dokumen yang bertautan...





 Kembali ke Daftar